Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM KOLOM

Kisah Yurni Handayani, Dari Pengajian Rumahan ke Grand Final Pemuda Pelopor Tingkat Nasional

Redaksi by Redaksi
October 19, 2023
Kisah Yurni Handayani, Dari Pengajian Rumahan ke Grand Final Pemuda Pelopor Tingkat Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO, SAMARINDA – Proses dari Perjuangan tak akan mengkhianati hasil. Perumpamaan ini menggambarkan usaha tak kenal lelah perempuan asal Kota Samarinda, Yurni Handayani untuk menggapai hasil yang sebelumnya tidak pernah dia impikan.

Yurni begitu sapaan akrabnya berhasil masuk grand final pada ajang pemilihan pemuda pelopor tingkat Nasional 2023 yang digelar oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemudadan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI). Dia meraih juara tiga untuk kepeloporan di bidang pendidikan mewakili Kalimantan Timur (Kaltim).

Seperti diketahui, poses seleksi pemuda pelopor mulai dari penerimaan berkas berlangsung sejak Juni 2023 silam sebanyak 108 dari 26 provinsi. Selanjutnya dilakukan seleksi administrasi, hingga ditentukan calon Pemuda Pelopor Tingkat Nasional sebanyak 60 orang terpilih dari 26 provinsi, yang terbagi dalam lima bidang.

Saat itu Uning mengawalinya dari seleksi tingkat kota Samarinda. Hasilnya dia berhasil melaju ketingkat provinsi. Kemudian ketingkat nasional. Kegiatan penjurian Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional di Hotel Ciputra lantas memunculkan tiga pemuda terbaik pada masing-masing bidang. Dengan jumlah 15 peserta masuk ke babak Grand Final dan penentuan juara.

Adapun para juara pertama Pemuda Pelopor 2023 yaitu Amir Khaeruddin dari Lampung untuk bidang Pendidikan, Sandi Agustinus dari Kalimantan Selatan untuk bidang Agama Sosial Budaya, Govvinda Yuli Effendi dari Sumatera Barat untuk bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan, dan Pariwisata, Teguh Fajar Santosa dari Jawa Tengah untuk bidang pangan; serta Intan Josefin Purba dari Sumatera Utara untuk bidang Inovasi Teknologi.

Meskipun hanya berhasil meraih peringkat ketiga, bagi Yurni itu sudah cukup membuatnya bangga.

“Terharu bukan karena pencapaian yang didapat sekarang. Tapi masa lalu dari proses yang buat diriku menjadi seperti saat ini. Rekam jejak air mata serta jatuh bangun itu yang buat aku mampu bangkit dengan semua rasa payah yang sudah dilalui,”

“Aku jadi ingat satu nasihat ‘Jika kamu ikhlas tanpa meminta maka dengan begitu semesta akan memberi lebih banyak tanpa kamu minta”, katanya saat dikonfirmasi.

Sebelum sampai ketahap ini, semuanya bermulai dari tahun 2008, rumah papan berukuran 10X20 yang berada di Jalan Anggur nomor 06 RT 56 Kelurahan Sidodadi, Samarinda Ulu menjadi saksi awal perjuangan perempuan kelahiran 24 Agustus 1996 itu.

Kala itu Yurni masih berusia 16 tahun, dia memanfaatkan waktu luangnya untuk mengajar anak-anak di sekitar kawasan kebun sayur, baca tulis dan belajar mengaji.

“Dulu itu banyak saya dengar keluhan orang tua, mereka bingung ingin membatasi waktu bermain anak dengan kegiatan positif lain, akhirnya saya inisiatif. Kujadikanlah rumah orang tua untuk tempat mereka belajar setelah bermain dan kegiatan formalnya seperti di sekolah,” papar Uning.

Dari itu, perempuan yang baru lulus SDN 006 Samarinda ini mulai senang interaktif bersama anak-anak kecil. Dia mulai mengembangkan diri untuk mendorong bakatnya.

Terlebih setelah masuk di Pendidikan Sekolah Menengah Pertama, SMPN 7 Samarinda. Kegiatan mentoring jadi “jalan ninjanya” untuk melatih publik speaking.

Saban hari, dari atas bukit, perempuan belia ini sedang menyaksikan belasan anak-anak usia Sekolah Dasar (SD) sedang asik bermain. Baginya itu adalah masanya, bermain. Namun kadang tak mengenal waktu, bisa hingga larut waktu bermain.

“Saya kembali berfikir, perlu intensitas tinggi ini untuk mendorong ke kegiatan hingga bakat anak-anak yang begitu aktif ini untuk lebih positif,”terangnya.

Terlebih kondisi lingkungan yang tak layak anak. Tak jauh dari tempat anak bermain, aktif arena judi. Sabung ayam juga tak terelakan, kerap berlangsung di lingkungan.

Remaja mabuk-mabukan juga secara terang-terangan. Hal itu menjadi motivasi baginya untuk potong generasi supaya tidak mengikuti jejak tersebut kemudian menjadi aktivitas positif.

Hari, bulan hingga tahun berlalu. Tahun 2010, anak-anak yang dikumpulkan terus bertambah. Pembelajaran juga bertambah. Selain baca tulis dan belajar Al-Qur’an, ditambah dengan mengulang memori pelajaran di bangku sekolah anak.

Dirinya seorang diri kemudian mengelompokkan anak dari segi usia. Usia yang lebih tua mengajari anak usia dibawahnya, seperti yang sudah Al-Qur’an mengajari yang Iqro.

Jenjang pembelajaran terus berlanjut, anak-anak yang belajar pun terus bertambah.

“Waktu itu kemudian kita buatkan kelompok pengajian, namanya pengajian Nurul hidayah tapi pelajarannya random atau acak. Tidak melulu Al-Qur’an, tapi juga pelajaran sekolah,”imbuhnya.

Yurni yang masih belia itu mulai tumbuh dewasa, tahun 2012-2014 dia melanjutkan pendidikan di SMAN 5 Samarinda.

Bersamaan dengan itu Yurni pindah tempat tinggal, jaraknya tak jauh dari tempat semula. Tepatnya di Gang SD, RT 57 Kelurahan Sidodadi, Samarinda Ulu. Disana dia lebih eksploitatif.

Rumah dengan sedikit penghuni berubah layaknya rumah singah. Segala aktivitas dibangun. Mulai mentoring, kajian hingga diskusi-diskusi.

Hal ini juga memicu semangat anak-anak untuk terus belajar. Bersama sebagian anak-anak didiknya yang mulai tumbuh dewasa, mereka berinisiatif membangun perpustakaan mini. Tak lain untuk mendorong minat baca anak.

“Dirumah atas (sebutan rumah tempat tinggalnya yang baru) kita mulai mengembangkan banyak kegiatan, kita bagi berdasarkan kelompok umur. Jadi kegiatan itu sudah bervariasi,”

“Nah, dari perpustakaan ini ternyata anak-anak senang juga. Walaupun kadang cuman lihat-lihat gambarnya buku. Ada juga yang baca. Setidaknya dengan begitu ada pemicu semangat untuk mereka buka buku, Alhamdulillah ternyata dari ini kemudian banyak dari pihak luar yang sumbangkan bukunya,” sambungnya lagi.

Hal seperti ini terus berlanjut hingga Yurni melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pada tahun 2014. Dia mengambil jurusan Biologi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (Unmul).

Dari perguruan tinggi, pola pikir kian berkembang. Tercetus dipikirannya agar anak-anak didiknya tidak sebatas berkumpul dan belajar. Sehingga dia mencoba menjadikannya seperti sebuah yayasan agar anak-anak bisa keluar dengan selembar Ijazah.

Ternyata semangat itu disambut positif orang tuanya. Lahan kosong milik keluarga kemudian dipinjam, dibangun untuk yayasan yang diberi nama “Kaindea Studi Center”. Uning mengawalinya dengan membentuk PAUD dan TK yang diberi nama Cakrawala Kaki Langit (Cakala).

“Kaya mimpi aja, dulu tidak pernah terbayang bakal punya ini (yayasan). Alhamdulillah ini sebagai satu langkah maju dari proses yang terus kujaga sampai sekarang. Karena memang iya senang aja sama anak-anak,”jelasnya.

Waktu berlalu, yayasan terus berjalan. Anak-anak didiknya dahulu kini membersamainya sebagai tenaga pengajar di Yayasan yang dia bangun. Diluar dari itu mereka membentuk guru les privat. Peserta didiknya bukan saja dari lingkungan sekitar tetapi juga datang dari luar.

“Karena proses ini, tahun 2022, kebetulan ada seleksi Pemuda pelopor. Saya tidak tau itu. Lalu Kaka sepupuku masukan berkas. Tidak tau apa-apa tiba-tiba ikut seleksi begitu aja, tapi waktu itu tidak lolos, coba-coba aja kan waktu itu,”terangnya.

Karena kegiatannya yang masih terus berlanjut, tahun 2023 kemudian dihubungi lagi panitia seleksi Pemuda pelopor tingkat kota Samarinda untuk kembali mengikuti seleksi.

“Awalnya gak niat, karena mau fokus aja kegiatan. Karena sekarang juga sedang menempuh pendidikan S2. Jadi agak susah bagi waktu. Setelah dipertimbangkan coba dulu lagi ikut, dan Alhamdulillah ternyata bisa tembus sampai nasional,”beber Yurni.

Dari hasil seleksi tersebut ternyata mengantarkanya ke posisi ke tiga di bidang pendidikan. Sementara peringkat ke dua diraih oleh Muntaz Soraya Perwakilan dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung lalu peringkat pertama daraih Amir Khaeruddin dari Lampung. (Jif/DT).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1  kemudian join. Agar lebih mudah install aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Samarinda
ShareTweet
Previous Post

Keributan Wanita di Wisma KM 24 Bontang-Samarinda, Disiram Pop Mie Panas

Next Post

Rendi Solihin: Festival Seni Budaya Nusantara untuk Dongkrak Pariwisata dan Ekraf Kukar

Related Posts

Hip-Hop Movement Siap Digelar di Bontang, 19 April BXTMOB Hadirkan ‎BACK2BLOCK
GAYA HIDUP

Hip-Hop Movement Siap Digelar di Bontang, 19 April BXTMOB Hadirkan ‎BACK2BLOCK

SMPN 5 Bontang Target Naik Level dari Adiwiyata Nasional ke Mandiri
PARIWARA

SMPN 5 Bontang Target Naik Level dari Adiwiyata Nasional ke Mandiri

Optimalkan Jam Mengajar, SMPN 2 Bontang Maksimalkan Beban Guru Hingga 40 JP
WARTA

Optimalkan Jam Mengajar, SMPN 2 Bontang Maksimalkan Beban Guru Hingga 40 JP

Bontang Pilih Rabu untuk WFH ASN, Jaga Ritme Layanan dan Tradisi Jumat
WARTA

Bontang Pilih Rabu untuk WFH ASN, Jaga Ritme Layanan dan Tradisi Jumat

Apresiasi Capai Zero Kemiskinan Ekstrem, Irfan Harap Pendampingan Terus Dilakukan
DPRD Bontang

Apresiasi Capai Zero Kemiskinan Ekstrem, Irfan Harap Pendampingan Terus Dilakukan

Lawan Praktik “Ordal”, Pemkot Bontang Surati Perusahaan Soal Rekrutmen Transparan
WARTA

Lawan Praktik “Ordal”, Pemkot Bontang Surati Perusahaan Soal Rekrutmen Transparan

Next Post
Rendi Solihin: Festival Seni Budaya Nusantara untuk Dongkrak Pariwisata dan Ekraf Kukar

Rendi Solihin: Festival Seni Budaya Nusantara untuk Dongkrak Pariwisata dan Ekraf Kukar

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 138000631

article 138000632

article 138000633

article 138000634

article 138000635

article 138000636

article 138000637

article 138000638

article 138000639

article 138000640

article 138000641

article 138000642

article 138000643

article 138000644

article 138000645

article 138000646

article 138000647

article 138000648

article 138000649

article 138000650

article 138000651

article 138000652

article 138000653

article 138000654

article 138000655

article 138000656

article 138000657

article 138000658

article 138000659

article 138000660

article 138000661

article 138000662

article 138000663

article 138000664

article 138000665

article 138000666

article 138000667

article 138000668

article 138000669

article 138000670

article 138000671

article 138000672

article 138000673

article 138000674

article 138000675

article 138000676

article 138000677

article 138000678

article 138000679

article 138000680

article 138000681

article 138000682

article 138000683

article 138000684

article 138000685

article 138000686

article 138000687

article 138000688

article 138000689

article 138000690

article 138000691

article 138000692

article 138000693

article 138000694

article 138000695

article 138000696

article 138000697

article 138000698

article 138000699

article 138000700

article 138000701

article 138000702

article 138000703

article 138000704

article 138000705

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

208000446

208000447

208000448

208000449

208000450

208000451

208000452

208000453

208000454

208000455

article 228000306

article 228000307

article 228000308

article 228000309

article 228000310

article 228000311

article 228000312

article 228000313

article 228000314

article 228000315

article 228000316

article 228000317

article 228000318

article 228000319

article 228000320

article 228000321

article 228000322

article 228000323

article 228000324

article 228000325

article 228000326

article 228000327

article 228000328

article 228000329

article 228000330

article 228000331

article 228000332

article 228000333

article 228000334

article 228000335

article 238000336

article 238000337

article 238000338

article 238000339

article 238000340

article 238000341

article 238000342

article 238000343

article 238000344

article 238000345

article 238000346

article 238000347

article 238000348

article 238000349

article 238000350

article 238000351

article 238000352

article 238000353

article 238000354

article 238000355

article 238000356

article 238000357

article 238000358

article 238000359

article 238000360

article 238000361

article 238000362

article 238000363

article 238000364

article 238000365

article 238000366

article 238000367

article 238000368

article 238000369

article 238000370

article 238000371

article 238000372

article 238000373

article 238000374

article 238000375

article 238000376

article 238000377

article 238000378

article 238000379

article 238000380

article 238000381

article 238000382

article 238000383

article 238000384

article 238000385

article 238000386

article 238000387

article 238000388

article 238000389

article 238000390

article 238000391

article 238000392

article 238000393

article 238000394

article 238000395

article 238000396

article 238000397

article 238000398

article 238000399

article 238000400

article 238000401

article 238000402

article 238000403

article 238000404

article 238000405

article 238000406

article 238000407

article 238000408

article 238000409

article 238000410

sumbar-238000336

sumbar-238000337

sumbar-238000338

sumbar-238000339

sumbar-238000340

sumbar-238000341

sumbar-238000342

sumbar-238000343

sumbar-238000344

sumbar-238000345

sumbar-238000346

sumbar-238000347

sumbar-238000348

sumbar-238000349

sumbar-238000350

sumbar-238000351

sumbar-238000352

sumbar-238000353

sumbar-238000354

sumbar-238000355

sumbar-238000356

sumbar-238000357

sumbar-238000358

sumbar-238000359

sumbar-238000360

sumbar-238000361

sumbar-238000362

sumbar-238000363

sumbar-238000364

sumbar-238000365

sumbar-238000366

sumbar-238000367

sumbar-238000368

sumbar-238000369

sumbar-238000370

sumbar-238000371

sumbar-238000372

sumbar-238000373

sumbar-238000374

sumbar-238000375

sumbar-238000376

sumbar-238000377

sumbar-238000378

sumbar-238000379

sumbar-238000380

sumbar-238000381

sumbar-238000382

sumbar-238000383

sumbar-238000384

sumbar-238000385

sumbar-238000386

sumbar-238000387

sumbar-238000388

sumbar-238000389

sumbar-238000390

sumbar-238000391

sumbar-238000392

sumbar-238000393

sumbar-238000394

sumbar-238000395

sumbar-238000396

sumbar-238000397

sumbar-238000398

sumbar-238000399

sumbar-238000400

news-1701