Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM PARIWARA

10 Tim Melaju ke Babak Final PKT-GAMA Business Case Competition 2023, Kejar Total Hadiah Rp 113 Juta

Redaksi by Redaksi
August 23, 2023
10 Tim Melaju ke Babak Final PKT-GAMA Business Case Competition 2023, Kejar Total Hadiah Rp 113 Juta
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO, Jakarta 21 Agustus 2023 – Sepuluh tim berhasil melaju ke babak Grand Final PKT-GAMA Business Case Competition 2023 yang diselenggarakan oleh Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (KAFEGAMA) yang bersinergi dengan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM).

Lima tim merupakan peserta untuk kategori S1 yang berasal dari Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Udayana Bali, dan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Sementara itu, lima tim grand finalis lainnya untuk kategori S2 berasal dari Universitas Gadjah Mada (sebanyak dua tim), Universitas Kristen Petra Surabaya, Universitas Indonesia, dan Monash University Indonesia.

Sebelumnya, sebanyak 24 tim, masing-masing 12 tim untuk tingkat S1 dan S2 telah mengikuti tahap Challenge I yang diadakan pada Sabtu, 29 Juli 2023 di Kampus Magister Manajemen (MM) UGM Jakarta dan merupakan tahap presentasi yang pertama setelah tahap seleksi administrasi dan pra-kompetisi yang telah menampung lebih dari seratus tim pendaftar.

Pada babak Challenge I, peserta diajak untuk berpikir kritis dalam mengidentifikasi serta merencanakan berbagai solusi potensial atas problematika terkini yang paling relevan terkait penerapan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) oleh PKT di seluruh lini operasional perusahaan.

“Melalui ajang kompetitif ini, kami mengajak generasi muda Indonesia untuk tidak hanya tahu cara berpikir kritis, tetapi juga tahu bagaimana cara menempatkan buah-buah pikiran kritis tersebut pada waktu dan tempat yang benar,”

“Dengan tingginya urgensi akan pertimbangan keberlanjutan hidup di hampir seluruh sektor bisnis dan industri masa kini, kita dituntut untuk semakin inovatif dengan ruang gerak yang lebih terbatas dikarenakan harus mempertimbangkan faktor lingkungan,”

“PKT sadar akan kompleksitas dari problematika ini kedepannya dan oleh karenanya berkomitmen untuk memulai investasi sedini mungkin, salah satunya adalah dengan menyelenggarakan edukasi penerapan ESG kepada mahasiswa dalam sajian kompetisi seperti BCC ini,” ungkap VP Riset PKT, Awalia Noor Baroroh yang juga menjadi perwakilan PKT di jajaran dewan juri Challenge I.

Sementara itu dari sudut pandang pengusaha sekaligus Komisaris Utama BPR Lestari Group, Suzana Chandra, beberapa aspek harus digarisbawahi untuk penentuan peserta terbaik di babak awal ini.

“Yang pertama adalah perlu diketahui apakah mereka benar-benar paham masalahnya. Yang kedua adalah soal analisa datanya, terkait data-data yang mereka ambil seperti apa,” ujarnya.

Dari data-data yang diambil kemudian bisa menyimpulkan metode apa yang harus digunakan untuk mendapatkan solusi.

Setelah mendapatkan solusi kemudian masih dilihat lagi apakah itu bisa diaplikasikan atau tidak, apakah ukuran sampelnya cukup bagus dan sebagainya.

“Jadi tahapan-tahapannya ini merupakan framework berpikir yang terdiri mulai dari kondisi dan identifikasi masalah sampai dengan analisa dan solusi,” jelasnya.

Ajang BCC yang merupakan kolaborasi antara PKT dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) digelar untuk kedua kalinya sejak pertama dilaksanakan tahun 2022 lalu.

Mengusung tema Agribusiness Sustainability through ESG Development, kompetisi ini menyasar mahasiswa S1 dan S2 sebagai generasi penerus kepemimpinan bangsa untuk sadar terhadap kondisi sektor agribisnis yang tidak hanya soal profit dan pemenuhan produksi, tetapi juga memerlukan pertimbangan aspek keberlanjutan lingkungan hidup.

Juri lainnya dalam babak Challenge I BCC ini, Alvina Elysia, Direktur PT Kaltim Nusa Etika, mengungkapkan beberapa hal lainnya yang menarik dalam babak BCC kali ini.

Kata dia, banyak juga peserta yang bisa mengelaborasi pengetahuan yang mereka dapatkan di bangku perkuliahan dan mampu mengutarakan rencana implementasinya di dalam industri.

Pengalaman ini tentu akan menjadi sangat berguna bagi mereka di dunia kerja nantinya.

*Mereka dapat menggunakan point of view dari berbagai sisi, baik itu holistic view, management, bahkan sampai ke social impact-nya. Semua ini akan menjadi saat bermanfaat ketika mereka turun ke dunia kerja, baik itu untuk impact untuk profesionalitasnya, maupun ke masyarakat,” paparnya.

Selanjutnya, ajang BCC ini akan diteruskan dengan babak final BCC Challenge II yang akan diselenggarakan pada tanggal 26 Agustus 2023 di Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM di Yogyakarta.

Dalam babak final yang akan diuji oleh juri-juri dari kalangan praktisi profesional seperti Erick Thohir – Menteri BUMN Republik Indonesia (*dalam konfirmasi), Dr. Friderica Widyasari Dewi – Sekretaris Umum PP KAFEGAMA (ADK OJK), dan David Setyadi Gunawan, M.M. – Founder Eden Farm ini, peserta akan berkesempatan untuk memenangkan hadiah dengan total senilai Rp 113 juta. (ADV/HMS).

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pupuk Kaltim
ShareTweet
Previous Post

Komposisi Baru Bawaslu Bontang, Pleno Pertama Tetapkan Aldy Sebagai Ketua

Next Post

Dear Polisi Bontang, Jangan Coba-Coba Beking Narkoba, Judi & Tambang Ilegal

Related Posts

Antrean di SPBU Mulai Terurai, Bontang Batal Terapkan Skema Ganjil-Genap
EKBIS

Antrean di SPBU Mulai Terurai, Bontang Batal Terapkan Skema Ganjil-Genap

Top Brand Index Aice Capai 27,27%, Aice Pertahankan Top Brand 8 Tahun Berturut-turut
EKBIS

Top Brand Index Aice Capai 27,27%, Aice Pertahankan Top Brand 8 Tahun Berturut-turut

Transnusa Airlines Tetap Prioritaskan Keselamatan Penumpang di Tengah Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
EKBIS

Transnusa Airlines Tetap Prioritaskan Keselamatan Penumpang di Tengah Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Petani Terdampak Banjir di Kota Padang
EKBIS

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Petani Terdampak Banjir di Kota Padang

Cegah Alih Fungsi, BPN Larang Sertifikasi 753 Hektare Sawah Parepare Jadi Hunian
WARTA

Cegah Alih Fungsi, BPN Larang Sertifikasi 753 Hektare Sawah Parepare Jadi Hunian

Ramai Peminat, PKT Buka Lowongan Magang untuk 70 Orang di Job Fair 2026
EKBIS

Ramai Peminat, PKT Buka Lowongan Magang untuk 70 Orang di Job Fair 2026

Next Post
Dear Polisi Bontang, Jangan Coba-Coba Beking Narkoba, Judi & Tambang Ilegal

Dear Polisi Bontang, Jangan Coba-Coba Beking Narkoba, Judi & Tambang Ilegal

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.