Dialektis.co, Palembang – Menyikapi munculnya berbagai kendala teknis dan administratif di lapangan, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Sumatera Selatan resmi meluncurkan Posko SAPA MBG (Saran dan Pengaduan untuk Program MBG), Rabu (1/4/2026).
Langkah ini diklaim merupakan wujud kontribusi nyata dunia usaha untuk memastikan program strategis nasional berjalan secara akuntabel, berkeadilan, dan berdampak optimal bagi masyarakat.
Koordinator Posko SAPA MBG KADIN Sumsel, Nurhadi Firdaus, mengungkapkan bahwa pembentukan posko ini merupakan respons atas dinamika yang terjadi di tingkat operasional.
Berdasarkan aspirasi yang masuk, setidaknya terdapat tiga klaster persoalan utama yang dihadapi mitra usaha, yakni tumpang tindih kewenangan antara pelaksana teknis, rigiditas prosedur administratif, serta lemahnya mekanisme koordinasi lintas sektor.
“Kehadiran Posko SAPA MBG ini bukan sekadar tempat menerima keluhan, tetapi menjadi jembatan solutif antara mitra usaha dan pemerintah. Kami hadir untuk memastikan bahwa program ini tidak hanya sukses secara nasional, tetapi juga berkelanjutan bagi pelaku usaha daerah,” tegas Nurhadi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa posko akan menjalankan fungsi secara terstruktur, mulai dari penerimaan laporan, verifikasi dan dokumentasi masalah, pendampingan klarifikasi administratif, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis data empiris di lapangan.
Ruang lingkup pengaduan yang dilayani meliputi, pemutusan kerja sama secara sepihak, kendala koordinasi vertikal maupun horizontal, sengketa kontraktual, keterlambatan pencairan dana, serta hambatan teknis operasional lainnya.
Nurhadi menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk tanggung jawab konstruktif dunia usaha dalam menjaga kualitas implementasi kebijakan publik. Posko SAPA MBG berkomitmen untuk beroperasi secara objektif, kolaboratif, dan mengedepankan pendekatan non-konfrontatif.
KADIN Sumsel berharap, dengan adanya kanal komunikasi resmi ini, Program MBG dapat berjalan tanpa ketidakpastian yang merugikan mitra usaha daerah. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga diharapkan semakin solid sebagai fondasi utama keberhasilan program.
“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci utama. Kami percaya, dengan komunikasi yang terbuka melalui Posko SAPA MBG, program ini akan memberikan manfaat maksimal,” pungkas Nurhadi.
Bagi masyarakat yang hendak melapor, bisa langsung ke kantor Kadin Sumsel atau menghubungi lewat medsos dan hotline ke nomor handphone 082281802587 (Bpk Nurhadi/wakil ketua Kadin Sumsel), 089653540470 (Siti/Admin Kadin Sumsel) dan 0711-356187 (Sekretariat Kadin Sumsel). (*/Rls).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post