Dialektis.co, Bontang – Berbagai upaya terus dilakukan untuk menekan jumlah sampah plastik yang sulit terurai secara alami dan membutuhkan waktu sangat lama untuk hancur.
Di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Bontang, para siswa menunjukkan kreativitas dengan mendaur ulang sampah plastik menjadi berbagai karya inovatif yang bernilai guna.
Baca juga: SMPN 2 Bontang Terapkan Pembelajaran Al-Qur’an Metode Ummi, Berlanjut Sejak Ramadan
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Jumadi, mengatakan bahwa setiap Kamis dan Jumat, siswa diajarkan memanfaatkan botol plastik bekas sebagai bagian dari program penghijauan di lingkungan sekolah.
“Botol plastik bisa dibawa dari rumah, namun yang utama adalah memanfaatkan sampah yang berserakan di lingkungan sekolah,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Siapkan Program Sukses TKA, Upaya SMPN 2 Bontang Tingkatan Kapasitas Siswa
Botol-botol plastik tersebut kemudian dikumpulkan dan diolah menjadi berbagai kerajinan, mulai dari pot bunga hingga kursi yang dapat digunakan kembali.
Menurut Jumadi, inovasi ini juga menjadi solusi keterbatasan lahan terbuka di sekolah. Oleh karena itu, pihak sekolah menerapkan konsep pot gantung sebagaimana direkomendasikan oleh Wali Kota.
“Tentu ini sangat membantu, karena lahan terbuka kami terbatas. Maka kami diarahkan untuk membuat pot gantung,” jelasnya.
Baca juga: Optimalkan Jam Mengajar, SMPN 2 Bontang Maksimalkan Beban Guru Hingga 40 JP
Ia bikang, proses pembuatan kursi dari botol plastik tidak terlalu sulit, namun membutuhkan waktu dalam pengumpulan bahan baku.
“Proses pembuatannya sebenarnya tidak lama, tetapi karena pengumpulan sampah hanya dilakukan pada Kamis dan Jumat, maka membutuhkan waktu lebih,” tuturnya.
Baca juga: Bentuk Pokja, SMPN 2 Bontang Optimistis Raih Adiwiyata 2027
Seluruh siswa turut dilibatkan dalam kegiatan ini. Setiap kelas diberikan tanggung jawab untuk menghasilkan sejumlah karya sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Melalui inovasi tersebut, SMPN 2 berharap kesadaran siswa terhadap bahaya sampah plastik semakin meningkat. Selain itu, hasil kerajinan juga dapat dimanfaatkan kembali, bahkan berpotensi untuk diperjualbelikan. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post