Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM PARIWARA

Disdikbud Tegaskan Kepercayaan Guru soal Iuran PGRI, Jamin untuk Kemajuan Profesi

Redaksi by Redaksi
May 5, 2026
Disdikbud Tegaskan Kepercayaan Guru soal Iuran PGRI, Jamin untuk Kemajuan Profesi

Foto bersama di sela-sela bimtek (Foto/Mira)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bontang terus memperkuat peran organisasi profesi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan perpustakaan sekolah menuju akreditasi nasional, yang juga menjadi ruang konsolidasi antara organisasi guru dan pemerintah daerah dalam menguatkan budaya literasi di sekolah.

Ketua PGRI Bontang, Safaruddin, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, menegaskan kegiatan itu merupakan bentuk nyata kontribusi organisasi dalam menopang program strategis daerah.

Menurutnya, penguatan perpustakaan tidak bisa dilepaskan dari peran aktif guru sebagai motor penggerak di lingkungan pendidikan.

Ia menjelaskan, keberlanjutan program peningkatan kapasitas seperti bimtek sangat bergantung pada komitmen kolektif seluruh anggota, terutama dalam memenuhi kewajiban kontribusi organisasi.

Hal tersebut, menurutnya, bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting untuk membiayai berbagai agenda peningkatan mutu pendidikan.

Pun ia mengingatkan kepala satuan pendidikan agar tidak mengabaikan kewajiban tersebut.

Sikap abai, kata dia, berpotensi menghambat pelaksanaan program pengembangan yang telah dirancang.

“Saya akan memberikan teguran kepada kepala sekolah yang masih menghambat kewajiban ini. Kalau ada kecurigaan, silakan diaudit. Saya jamin pengelolaannya amanah dan saya awasi langsung,” tegasnya.

Ia menambahkan, transparansi menjadi prinsip utama dalam pengelolaan keuangan organisasi.

Dengan keterbukaan, anggota dapat melihat langsung manfaat dari kontribusi yang diberikan, salah satunya melalui kegiatan peningkatan kapasitas seperti bimtek yang tengah berlangsung.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya mengembalikan fungsi perpustakaan sebagai pusat literasi yang hidup dan aktif.

Menurutnya, fasilitas tersebut tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan harus menjadi jantung proses pembelajaran di sekolah.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyoroti masih adanya keraguan sebagian guru dalam memenuhi kewajiban kontribusi organisasi.

Ia menilai, kondisi tersebut lebih dipengaruhi oleh faktor kepercayaan dan kekhawatiran terhadap pengelolaan dana, bukan semata persoalan kemampuan.

Menurutnya, hal ini perlu diluruskan melalui komunikasi yang terbuka dan penguatan akuntabilitas organisasi.

Ia memastikan bahwa seluruh kontribusi yang dihimpun melalui PGRI digunakan untuk mendukung kemajuan dan kesejahteraan guru, termasuk dalam program peningkatan kapasitas, perlindungan profesi, hingga penguatan kompetensi.

“Bukan karena tidak mau, tapi ada rasa khawatir dan belum sepenuhnya percaya. Saya menjamin iuran itu dikelola dengan baik dan digunakan untuk kemajuan guru. Ini harus dipahami bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, penting bagi organisasi profesi untuk terus membangun kepercayaan melalui transparansi dan pelibatan anggota dalam setiap program.

Dengan demikian, dukungan guru terhadap organisasi akan semakin kuat dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi menjadi kunci dalam mendorong transformasi pendidikan, termasuk melalui penguatan perpustakaan sekolah sebagai pusat literasi yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. (*/Adv).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Disdikbud Bontang 2026
ShareTweet
Previous Post

Perpustakaan Sekolah di Bontang Didorong Lebih Profesional

Next Post

Rustam Ingatkan Pentingnya Kemandirian Fiskal, Desak DPMPTSP Giat Cari Investor

Related Posts

Bedah Novel Menghadang Kubilai Khan, Ajak Publik di Solo Menyelami Heroisme Leluhur Nusantara
RAGAM

Bedah Novel Menghadang Kubilai Khan, Ajak Publik di Solo Menyelami Heroisme Leluhur Nusantara

Cerita Ketua OSIS SMPN 1 Bontang, Bangga Sukses Gelar Aksi Eco-Earth Day di MPLS 2026
RAGAM

Cerita Ketua OSIS SMPN 1 Bontang, Bangga Sukses Gelar Aksi Eco-Earth Day di MPLS 2026

Kalahkan Argentina, Spanyol Juara Piala Dunia 2026
OLAHRAGA

Kalahkan Argentina, Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Job Fair Bontang 2026 Siap Digelar 1-4 September, Puluhan Perusahaan Ditargetkan Berpartisipasi
EKBIS

Job Fair Bontang 2026 Siap Digelar 1-4 September, Puluhan Perusahaan Ditargetkan Berpartisipasi

Disnaker Bontang Bekali Pencari Kerja Keterampilan Desain Grafis, Peserta Disiapkan Hadapi Dunia Kerja
EKBIS

Disnaker Bontang Bekali Pencari Kerja Keterampilan Desain Grafis, Peserta Disiapkan Hadapi Dunia Kerja

Videotron Jalan Awang Long jadi Lokasi Nobar Final Piala Dunia, Agus Haris: Fasilitasi Masyarakat
WARTA

Videotron Jalan Awang Long jadi Lokasi Nobar Final Piala Dunia, Agus Haris: Fasilitasi Masyarakat

Next Post
Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi

Rustam Ingatkan Pentingnya Kemandirian Fiskal, Desak DPMPTSP Giat Cari Investor

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.