Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Disdikbud Bontang Gerak Cepat Tangani Temuan Anak Putus Sekolah di Bontang Lestari

Redaksi by Redaksi
March 28, 2026
Disdikbud Bontang Gerak Cepat Tangani Temuan Anak Putus Sekolah di Bontang Lestari

Gedung Disdikbud Kota Bontang (Foto/Mira)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti temuan Wali Kota terkait adanya seorang anak yang putus sekolah di Kelurahan Bontang Lestari.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut hak dasar anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, sekaligus menjadi indikator penting bagi pemerintah dalam memastikan tidak ada anak usia sekolah yang tertinggal dari sistem pendidikan formal.

Anak tersebut diketahui telah berhenti sekolah sejak duduk di bangku kelas IV SD. Kondisi ini memicu keprihatinan, mengingat fase sekolah dasar merupakan tahap krusial dalam pembentukan kemampuan literasi, numerasi, serta karakter dasar yang akan memengaruhi jenjang pendidikan berikutnya.

Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan anak akan semakin tertinggal dan sulit kembali beradaptasi dengan lingkungan belajar.

Hasil penelusuran awal yang dilakukan Disdikbud menunjukkan bahwa keputusan berhenti sekolah bukan berasal dari pihak sekolah, melainkan diambil oleh orang tua.

Alasan utama yang melatarbelakangi keputusan tersebut adalah karena anak dinilai belum mampu membaca dengan baik serta tidak mengalami kenaikan kelas selama dua tahun berturut-turut, sehingga menimbulkan kekhawatiran dalam keluarga.

Menanggapi hal tersebut, Disdikbud Bontang langsung melakukan koordinasi lintas pihak, baik secara internal maupun dengan pihak sekolah asal anak tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian sekaligus menyusun strategi penanganan yang tepat agar anak dapat segera kembali mengakses pendidikan.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin persoalan ini berlarut-larut dan berdampak lebih jauh terhadap masa depan anak.

“Kami langsung bergerak begitu menerima informasi. Prioritas kami adalah memastikan anak ini tidak kehilangan hak pendidikannya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (28/3/2026).

Ia bikang, langkah awal yang diambil adalah mengarahkan anak untuk kembali ke bangku sekolah dengan dukungan dari semua pihak terkait.

“Kita dorong supaya anak ini bisa kembali bersekolah secepat mungkin dan tidak semakin tertinggal,” katanya.

Selain itu, komunikasi juga telah dilakukan dengan pihak sekolah guna memastikan kesiapan dalam menerima kembali siswa tersebut tanpa hambatan administratif maupun teknis.

“Kami sudah berkoordinasi dengan kepala sekolah agar proses penerimaan kembali bisa berjalan lancar,” lanjutnya.

Dengan langkah cepat tersebut, pihak Disdikbud berharap kasus serupa dapat segera tertangani dan menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem deteksi dini terhadap anak berisiko putus sekolah. (*/Adv).

Dapatkan update berita pilihan dan. breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co  WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Disdikbud Bontang 2026
ShareTweet
Previous Post

Masalah Ekonomi, Judol dan Pinjol Turut jadi Pemicu Perceraian Warga Bontang

Next Post

Libatkan Penjahit Lokal, Disdikbud: Program Seragam Gratis Dongkrak Ekonomi UMKM

Related Posts

Optimis Selesai Lebih Cepat, Jembatan Guntung Masuk Tahap Pengecoran
WARTA

Optimis Selesai Lebih Cepat, Jembatan Guntung Masuk Tahap Pengecoran

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Petani Terdampak Banjir di Kota Padang
EKBIS

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Petani Terdampak Banjir di Kota Padang

5 Hektare Terbakar, Pria 62 Tahun di Teluk Pandan Ngaku Hendak Tanam Jagung
WARTA

5 Hektare Terbakar, Pria 62 Tahun di Teluk Pandan Ngaku Hendak Tanam Jagung

Waspada Karhutla, Ketua DPC PRIMA Bontang Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
WARTA

Waspada Karhutla, Ketua DPC PRIMA Bontang Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

Cegah Alih Fungsi, BPN Larang Sertifikasi 753 Hektare Sawah Parepare Jadi Hunian
WARTA

Cegah Alih Fungsi, BPN Larang Sertifikasi 753 Hektare Sawah Parepare Jadi Hunian

Kasus ISPA Bontang Kembali Naik, Juni Tembus 1.857 Kasus
WARTA

Kasus ISPA Bontang Kembali Naik, Juni Tembus 1.857 Kasus

Next Post
Libatkan Penjahit Lokal, Disdikbud: Program Seragam Gratis Dongkrak Ekonomi UMKM

Libatkan Penjahit Lokal, Disdikbud: Program Seragam Gratis Dongkrak Ekonomi UMKM

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.