Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM KOLOM

Dianggap Tak Becus, Ketua KNPI Bontang Minta Kepala Disnaker Diganti

Redaksi by Redaksi
October 29, 2020
Ketua KNPI Bontang Ajak Pemuda Tetap Produktif di Tengah Pandemi

Ketua DPD II KNPI Bontang, Ahmad Faisal (Foto/Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketua DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bontang, Ahmad Faisal menyoroti kinerja Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota setempat. Ichal menilai, Ahmad Aznem selaku Kadisnaker Kota Bontang tak becus dalam menjalankan tugasnya.

“Kami mendukung Komisi I DPRD yang meminta Pjs. Wali Kota untuk menegur Kepala Disnaker. Bahkan kalau KNPI tegas, non jobkan dan ganti saja memang tidak becus bekerja kok,” ujarnya saat menghubungi dialektis.co, Kamis (29/10) Pagi.

Menurutnya, jika Kadisnaker memahami tugas pokok dan fungsinya (tufoksi). Komsi I DPRD tidak perlu sampai harus mengagendakan rapat hingga ketiga kalinya untuk persoalan yang sama. Ada kesan sengaja dibuat berlarut-larut.

Kadisnaker selaku kepanjangan pemerintah daerah harusnya bersikap responsif saat terjadi persoalan ketenaga kerjaan. Harus ada solusi dan pencegahan jauh-jauh hari.

“Hampir setiap persoalan ketenaga kerjaan selalu berlarut penyelesaiannya. Mana sih persoalan ketenaga kerjaan yang diselesaikan Aznem selama dia menjabat, semuanya hilang ditelan bumi, kasian pekerja. Kalau becus harusnya sudah bisa diselesaikan dari awal,” cecarnya.

Dicontohkannya, persoalan yang menyangkut hak normatif pekerja harusnya dapat segera diselesaikan. Dibutuhkan ketegasan dari seorang Kepala Disnaker, dan ia menilai hal itu tak dimiliki Kadisnaker Bontang.

Lebih jauh, Ichal menyoroti fungsi pengawasan perusahaan yang sangat lemah dijalankan Disnaker. Terbukti dengan banyaknya persoalan normatif yang dialami pekerja, seperti tidak memiliki kontrak kerja, BPJS, gaji tak standar dan lainnya.

“Jadi ranah Disnaker untuk memastikan setiap investor yang masuk ke Bontang untuk mematuhi aturan Undang-undang Ketenaga Kerjaan dan Perda Ketenaga Kerjaan. Dari awal memang, fungsi pengawasaannya memang lemah,” tegasnya.

Sekedar diketahui, sebelumnya pada Senin (26/10) lalu. Komisi I DPRD Bontang terpaksa rapat dengan kursi kosong lantaran Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan PT. Panglima Siaga Bangsa kompak tidak menghadiri undangan rapat dengan pendapat tersebut.

Saat itu, sejumlah anggota Komisi I Bakhtiar Wakkang, Rusli, Abdul Haris dan Ma’ruf Effendi tampak tak bisa menyembunyikan kekesalannya. Lantaran rapat yang sejatinya akan membahas upaya penyelesaian laporan sejumlah tenaga keraja, terkait persoalan normatif ketenaga kerjaan seputar upah, insentif, serta gugaan intimidasi kepada pekerja di lingkup PT Panglima Siaga Bangsa. Terpaksa kembali harus tertunda untuk kedua kalinya. (Yud/DT).

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

Ketua KNPI Bontang Ajak Pemuda Tetap Produktif di Tengah Pandemi

Next Post

Aznem Akan Mundur dari Kepala Dinas Tenaga Kerja

Related Posts

Bupati Tanggamus dan JMSI Diskusi Hilirisasi Produk Pertanian dan Pelebaran Jalan
KOLOM

Bupati Tanggamus dan JMSI Diskusi Hilirisasi Produk Pertanian dan Pelebaran Jalan

Kebijakan SPK TKBM di KSOP Satui Disorot, Pengguna Jasa Nilai Ganggu Kenyamanan Berusaha
KOLOM

Kebijakan SPK TKBM di KSOP Satui Disorot, Pengguna Jasa Nilai Ganggu Kenyamanan Berusaha

Menuju Indonesia Maju : Komitmen Menegakkan Pasal 33 UUD 1945
KOLOM

Menuju Indonesia Maju : Komitmen Menegakkan Pasal 33 UUD 1945

Korban Lubang Tambang Bertambah, JATAM Desak Investigasi Kematian Muhammad Aji
KOLOM

Korban Lubang Tambang Bertambah, JATAM Desak Investigasi Kematian Muhammad Aji

Teguh Santosa Nilai Agresivitas China karena Fragmentasi Sikap Indonesia Sendiri
KOLOM

Membaca Ekodiplomasi dan Posisi Geopolitik Indonesia di Era Prabowo

PRIMA Gelar HUT ke-5 Secara Sederhana, Angkat Tema Revolusi Sudah Dimulai dari Istana
KOLOM

PRIMA Gelar HUT ke-5 Secara Sederhana, Angkat Tema Revolusi Sudah Dimulai dari Istana

Next Post
Aznem Akan Mundur dari Kepala Dinas Tenaga Kerja

Aznem Akan Mundur dari Kepala Dinas Tenaga Kerja

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 838000411

article 838000412

article 838000413

article 838000414

article 838000415

article 838000416

article 838000417

article 838000418

article 838000419

article 838000420

article 838000421

article 838000422

article 838000423

article 838000424

article 838000425

article 838000426

article 838000427

article 838000428

article 838000429

article 838000430

article 838000431

article 838000432

article 838000433

article 838000434

article 838000435

article 838000436

article 838000437

article 838000438

article 838000439

article 838000440

article 838000441

article 838000442

article 838000443

article 838000444

article 838000445

article 838000446

article 838000447

article 838000448

article 838000449

article 838000450

article 00036

article 00037

article 00038

article 00039

article 00040

article 00041

article 00042

article 00043

article 00044

article 00045

article 00046

article 00047

article 00048

article 00049

article 00050

article 00051

article 00052

article 00053

article 00054

article 00055

article 00056

article 00057

article 00058

article 00059

article 00060

article 00061

article 00062

article 00063

article 00064

article 00065

article 00066

article 00067

article 00068

article 00069

article 00070

article 00071

article 00072

article 00073

article 00074

article 00075

article 0000131

article 0000132

article 0000133

article 0000134

article 0000135

article 0000136

article 0000137

article 0000138

article 0000139

article 0000140

article 0000141

article 0000142

article 0000143

article 0000144

article 0000145

article 0000146

article 0000147

article 0000148

article 0000149

article 0000150

article 0000151

article 0000152

article 0000153

article 0000154

article 0000155

article 0000156

article 0000157

article 0000158

article 0000159

article 0000160

article 0000161

article 0000162

article 0000163

article 0000164

article 0000165

article 0000166

article 0000167

article 0000168

article 0000169

article 0000170

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

articel 000000161

articel 000000162

articel 000000163

articel 000000164

articel 000000165

articel 000000166

articel 000000167

articel 000000168

articel 000000169

articel 000000170

articel 000000171

articel 000000172

articel 000000173

articel 000000174

articel 000000175

articel 000000176

articel 000000177

articel 000000178

articel 000000179

articel 000000180

articel 000000181

articel 000000182

articel 000000183

articel 000000184

articel 000000185

articel 000000186

articel 000000187

articel 000000188

articel 000000189

articel 000000190

articel 000000191

articel 000000192

articel 000000193

articel 000000194

articel 000000195

articel 000000196

articel 000000197

articel 000000198

articel 000000199

articel 000000200

news-1701