Dialektis.co – Pedagang di kawasan Lapangan Lang-lang, Stadion Bessai Berinta, Kota Bontang, mengeluhkan rencana penarikan biaya lapak yang akan diberlakukan mulai April 2026.
Jika diterapkan, htung-hitungan pedagang total beban yang harus mereka tanggung mencapai sekitar Rp1 juta per bulan. Terdiri dari sewa lapak Rp800 ribu di luar biaya listrik dan air.
Mawar (bukan nama sebenarnya). Pedagang yang telah berjualan lebih dari 10 tahun di lokasi tersebut, menilai rencana tersebut sangat memberatkan.
Pasalnya, pendapatan pedagang saat ini hanya berkisar Rp30 ribu hingga Rp40 ribu per hari. Bahkan dalam beberapa hari terakhir hanya Rp5 ribu hingga Rp10 ribu.
“Kalau nanti sudah jalan bulan April. Sewa lapak Rp800 ribu, ditambah listrik dan air bisa sampai Rp1 juta. Itu terlalu berat. Kami maunya Rp300 ribu saja,” ujarnya kepada media ini, Jumat (6/2/2026) sore.
Ia bilang, sebelum kawasan tersebut dibangun kios permanen. Pendapatan pedagang bisa mencapai Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari. Namun setelah penataan kawasan, jumlah pengunjung justru menurun drastis.
Selain besaran biaya, pedagang juga mengaku mendapat kewajiban untuk membuka lapak. Jika tidak beroperasi, lapak berpotensi dialihkan kepada pedagang lain.
Kondisi ini membuat pedagang berada dalam posisi serba tertekan, karena biaya akan tetap berjalan di tengah sepinya pembeli.
Hal senada disampaikan Melati (minta tidak disebutkan namanya), pedagang lainnya. Ia menilai rencana penerapan tarif tersebut tidak mempertimbangkan kondisi riil pedagang kecil.
“Sekarang saja pendapatan kami paling Rp30 ribu sehari. Kalau nanti sudah diberlakukan, kami bingung mau bertahan bagaimana,” katanya.
Para pedagang berharap pemerintah dapat meninjau ulang rencana penarikan biaya lapak sebelum diberlakukan pada April mendatang. Agar kebijakan yang diambil tidak justru mematikan usaha kecil di kawasan tersebut. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post