Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Bontang Waspada Flu Burung, Sudah 230 Ayam Terinfeksi

Redaksi by Redaksi
November 17, 2020
Bontang Waspada Flu Burung, Sudah 230 Ayam Terinfeksi

Ilustrasi (Foto/Net)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang telah menetapkan status waspada penyebaran flu burung.

Hal tersebut menyusul ditemukannya sejumlah kasus kematian unggas yang hasil diagnosanya positif terjangkit virus Avian Influenza (AI).

Bahkan dari hasil pemeriksaan Puskesmas Hewan DKP3 Bontang, hingga Senin (16/11/2020) kemarin, tercatat sudah 230 unggas jenis ayam peliharaan warga yang telah terkonfirmasi terjangkit flu burung.

Pemerintah melalui DKP3 setempat pun telah menerbitkan surat edaran prihal kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit tersebut, yang ditujukan kepada seluruh peternak unggas melalui Kelurahan masing-masing.

Dalam surat edaran tersebut, peternak diminta waspada terhadap unggas yang sakit atau mati. Serta meminta untuk meningkatkan kebersihan kandang dan peralatannya dengan melakukan penyemprotan disinfektan atau membersihkan dengan menggunakan sabun.

“Segera melapor ke DKP3 di Jalan S Parman KM 6, Cq Drh Priyono WA 085239789860 bila terjadi kematian unggas mendadak,” ujar Plt. Kepala DKP3, Amran dalam surat edarannya.

Sementara, Kepala Seksi Pelayanan Hewan Kota Bontang, Riyono menyatakan kasus flu burung kali ini bukan kali pertama terjadi di Kota Taman –sebutan lain Bontang.

Kata dia, kasus serupa pernah ditemukan pada tahun 2011 lalu. Setelah itu menghilang dan kali ini (2020) kembali ditemukan. Riyono menduga cuaca pancaroba menjadi faktor utama virus yang menyerang hewan ternak ini kembali berkembang biak.

Menurutnya saat peralihan musim (pancaroba) menjadi waktu yang rentan terhadap penyebaran penyakit, termasuk flu burung.

Ia pun tidak menepis kemungkinan adanya potensi penularan saat mobilisasi unggas dari luar ke Kota Bontang.

“Kayak pancaroba, kebetulan kemarin ada unggas baru yang masuk. Tapi ya itu tadi, pelihara 1 atau 2 ekor tak begitu diperhatikan. Penyebarannya virus harus kontak kalau unggas,” ujarnya.

Meski begitu, Riyono menegaskan dari hasil penelusuran di lokasi ditemukannya kasus flu burung. Tidak ditemukan atau pengakuan adanya unggas yang baru masuk ke Bontang. Sehingga kesimpulan sementara lebih mengarah pada faktor cuaca menjadi penyebab.

Lebih jauh, dibeberkannya sejauh ini telah ditemukan kasus flu burung di 9 lokasi penyebaran virus flu burung di dua Kelurahan Bontang Baru dan Kampung Jawa, yakni  di Gang Gamelan, RT 15, RT 19, RT 22, Gang Angklung, dan Gang Gendang.

“Peternak ayam yang rentan tertular, karena kontak langsung dengan unggas. Puskeswan juga lagi keliling semprot disinfektan ke kandang milik warga, sebagai langkah waspada,” pungkasnya. (Yud/DT).

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

Dirgahayu Korp Arhanud TNI-AD

Next Post

Cegah Difteri dan Tetanus, Dinkes Gelar Bulan Imunisasi Anak Sekolah

Related Posts

Pro-Kontra Sekolah Elit Larang Antar Hingga Gerbang, Disdikbud Siap Fasilitasi Pertemuan
WARTA

Pro-Kontra Sekolah Elit Larang Antar Hingga Gerbang, Disdikbud Siap Fasilitasi Pertemuan

Kasus ISPA Bontang Kembali Naik, Juni Tembus 1.857 Kasus
WARTA

Dinkes Bontang Imbau Waspada Superflu, Menular Lewat Droplet Saat Batuk & Bersin

Jateng Hadirkan Pembebasan Denda & Progresif Pajak Kendaraan, Berlaku Hingga 28 Desember
RAGAM

Jateng Hadirkan Pembebasan Denda & Progresif Pajak Kendaraan, Berlaku Hingga 28 Desember

Kemkomdigi: Surat Peringatan Pemadaman Internet 25-27 September Hoaks
WARTA

Kemkomdigi: Surat Peringatan Pemadaman Internet 25-27 September Hoaks

Raih Juara 2 Lomba Taman Numerasi, SDN 011 Bontang Selatan: Tentang Ide yang Diwujudkan
WARTA

Raih Juara 2 Lomba Taman Numerasi, SDN 011 Bontang Selatan: Tentang Ide yang Diwujudkan

Raih New Zealand Scholarship, Kepala SPNF SKB Bontang Kunjungi Selandia Baru
GAYA HIDUP

Raih New Zealand Scholarship, Kepala SPNF SKB Bontang Kunjungi Selandia Baru

Next Post
Cegah Difteri dan Tetanus, Dinkes Gelar Bulan Imunisasi Anak Sekolah

Cegah Difteri dan Tetanus, Dinkes Gelar Bulan Imunisasi Anak Sekolah

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.