Dialektis.co – Bontang City Carnival (BCC) dipastikan, tahun ini tidak masuk dalam agenda perayaan hari ulang tahun (HUT) Kota Bontang.
Kebutuhan anggaran yang dinilai terlalu besar, menjadi alasan utama kemeriahan tahunan itu tidak akan digelar.
Terlebih Pemkot Bontang, di tengah keterbatasan anggaran harus menyesuaika sejumlah kegiatan.
“Iya, BCC tahun ini tidak ada. Memang anggarnya terbatas,” kata Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni kepada wartawan.
Neni menegaskan, saat ini pemerintah memperioritaskan anggaran yang ada untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
Dijelaskannya, kondisi keuangan daerah tidak hanya berdampak pada progam BCC. Tapi juga berdampak pada sejumlah kegiatan pemerintahan yang membutuhkan anggaran besar.
Neni menyebut hampir seluruh kegiatan yang membutuhkan pembiayaan besar dilakukan penyesuaian.
Langkah itu diambil dengan menentukan skala prioritas alokasi anggaran. Terlebih, masih tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bantuan pemerintah.
“Semua alokasi kita pangkas. Prioritas diarahkan ke bantuan masyarakat dan itu tidak sedikit, jumlahnya banyak,” katanya.
Selain BCC, efisiensi anggaran turut memengaruhi pelaksanaan sejumlah agenda pemerintahan lainnya. Pemerintah memilih menekan belanja kegiatan dan mengarahkan anggaran pada kebutuhan yang dinilai lebih mendesak.
Sementara itu, terkait kebutuhan anggaran di sektor pendidikan, pemerintah masih melakukan tindak lanjut dan berkomunikasi dengan pihak sekolah.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan pendidikan yang menjadi prioritas tetap dapat ditangani di tengah keterbatasan keuangan daerah.(*)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post