Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home EKBIS

Bicara Soal Keputusan Naikkan UMP, Anies: Jangan yang Kecil Tetap Kecil

Redaksi by Redaksi
January 5, 2022
Bicara Soal Keputusan Naikkan UMP, Anies: Jangan yang Kecil Tetap Kecil

Guberbur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto/Net)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dengan terbuka mengungkapkan alasan dia mengambil keputusan merevisi atau menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 sebesar 5,1 persen atau senilai Rp4.641.854.

Keputusan ini pun menuai reaksi beragam termasuk dari kalangan pengusaha.

Sementara, dalam sebuah kesempatan di hadapan sejumlah pengusaha. Anies menegaskan akan membesarkan yang kecil tanpa mengecilkan yang besar.

Baca juga: UMK Bontang Diusulkan Naik Rp 43 Ribu, Tunggu SK Gubernur

“Dulu kita hidup sulit kita jalani begitu kita sudah naik lupa sama yang di belakang. Nah kami di Jakarta ingin yang besar tambah besar, tapi yang kecil tolong tambah besar juga. Jangan yang kecil tetap kecil yang besar tambah besar,” ucap Anies dalam sebuah video, seperti dilansir dari MNC Portal Indonesia, Selasa (4/1/2022).

Anies menegaskan, pihaknya ingin membuat masyarakat Jakarta sejahtera.

“Membesarkan yang kecil tanpa mengecilkan yang besar. Yang besar tambah besar tapi yang kecil juga boleh ikut besar begitu kira kiranya,” imbuhnya.

Anies mengaku terkejut ketika UMP hanya naik 0,8 persen sehingga muncul revisi menjadi 5,1 persen. Ia mengatakan, semuanya berawal dari buruh untuk menjadi seorang pengusaha.

“Munculnya revisi karena diawal terus terang terkejut. Rumus barunya kok jadi seperti ini. Kalau saya ajak bapak ibu sekalian sebagai anak bangsa merasakan kira-kira muncul rasa ketidakadilan tidak? Pasti muncul,” kata Anies.

Menurutnya, semua orang pada dasarnya sama pernah di bawah. Namun, sambunya, saat sudah sudah sukses lupa dengan yang di bawah.

“Saya itu sering merasa sudahlah kita jangan sering pakai divisi deviding pengusaha buruh dulunya kita sama kok. Kita diruangan ini dulunya buruh kok dulunya mulai dari bawah kok. Cuma kalau kita sudah di atas lupa sama yang di bawah. Betul itu dan saya pun sering alami,” paparnya.

Baca juga: BW Minta Disdikbud Kejar Ketertinggalan Pembelajaran Pasca Pandemi

Anies menambahkan, keputusan UMP naik 5,1 persen berdasarkan data Bappenas dan inflasi yang yang ada. Sehingga semua sudah diperhitungkan, walaupun tidak menggunakan formula baru yang ditetapkan pemerintah saat pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, Mantan Mendikbud itu mengajak para pengusaha untuk bangkit bersama agar perekonomian Jakarta pulih.

“Semua sekarang kami minta Bapak/Ibu sekalian yuk kita bangkitnya sama-sama, jangan bangkitnya sendiri-sendiri, bangkit sama-sama ya, pekerjanya bangkit, pengusahanya bangkit, ekonominya bergerak dan itu yang kita inginkan untuk Jakarta kita,” tuturnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

Awal Tahun Terasa Dingin, Apa Akibat Aphelion? Begini Penjelasan BMKG

Next Post

12 Tahun Berjalan, Program Rehabilitasi Terumbu Pupuk Kaltim Jadi Rumah Ternyaman Puluhan Spesies Ikan di Bontang

Related Posts

Malam Ini Car Free Night di MT Haryono Bontang, Jam 17.00 – 23.00 Jalan Ditutup
EKBIS

Malam Ini Car Free Night di MT Haryono Bontang, Jam 17.00 – 23.00 Jalan Ditutup

Dukung Layanan Kesehatan Masyarakat, Pupuk Kaltim Hibahkan Satu Unit Mini ICU ke Kodam VI/Mulawarman
EKBIS

Dukung Layanan Kesehatan Masyarakat, Pupuk Kaltim Hibahkan Satu Unit Mini ICU ke Kodam VI/Mulawarman

Gandeng Skywise, TransNusa Luncurkan Ekosistem Digital Penerbangan Terintegrasi
EKBIS

Gandeng Skywise, TransNusa Luncurkan Ekosistem Digital Penerbangan Terintegrasi

Fraksi Golkar Tekankan Fiskal Terbatas Harus Tetap Berorientasi pada Kebutuhan Rakyat
DPRD Bontang

Fraksi Golkar Tekankan Fiskal Terbatas Harus Tetap Berorientasi pada Kebutuhan Rakyat

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kalimantan dan Sumatra
EKBIS

Pupuk Kaltim Salurkan 76.400 Masker bagi Masyarakat Terdampak Karhutla di Kalimantan dan Sumatra

Apa Kabar Proyek Kilang? Bontang Tunggu Sikap Pemerintah Pusat
EKBIS

SKK Migas Ungkap Kondisi Energi Nasional, Jika Hulu Terganggu, DBH Bontang Pasti Anjlok

Next Post
12 Tahun Berjalan, Program Rehabilitasi Terumbu Pupuk Kaltim Jadi Rumah Ternyaman Puluhan Spesies Ikan di Bontang

12 Tahun Berjalan, Program Rehabilitasi Terumbu Pupuk Kaltim Jadi Rumah Ternyaman Puluhan Spesies Ikan di Bontang

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.