Dialektis.co – APBD Perubahan Kota Bontang 2025 diproyeksi akan mencapai Rp 3,1 Triliun. Naik Rp 137 miliar dari proyeksi APBD murni 2025.
Hal itu mengemuka dalam rapat paripurna penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025 di Auditorium Tiga Dimensi, Kamis (8/8/2025) malam.
KUA-PPAS merupakan dokumen strategis berisi kebijakan umum pendapatan, belanja, pembiayaan, serta asumsi dasar sebagai pijakan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD).
Dalam penyampaiannya, Wali Kota Bontang Neni menyampaikan asumsi penerimaan dan belanja daerah terjadi perubahan dari prediksi sebelumnya.
Sebelumnya, belanja pemerintah ditetapkan Rp 3 triliun. Seiring waktu nilainya mengalami peningkatan menjadi Rp 3,1 triliun atau naik 5 persen dari sebelumnya.
“Kesepakatan ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama dalam mewujudkan anggaran yang berpihak pada rakyat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegas Neni dalam sambutannya.
Kata Neni, perubahan KUA-PPAS 2025 disusun berdasarkan dinamika dan tantangan pembangunan baik di tingkat nasional maupun daerah.
Penyusunannya merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, yang memperbolehkan perubahan APBD apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai asumsi awal, termasuk pelampauan proyeksi pendapatan, perubahan belanja, dan pembiayaan daerah.
Dalam perubahan KUA-PPAS 2025 ini, terdapat kenaikan signifikan di beberapa komponen utama. Pendapatan daerah meningkat 4,98 persen atau Rp137,15 miliar, dari target awal Rp2,756 triliun menjadi Rp2,893 triliun.
Belanja daerah naik 5,07 persen atau Rp153,15 miliar, dari Rp3,022 triliun menjadi Rp3,175 triliun. Sementara itu, pembiayaan daerah bertambah 6,01 persen atau Rp15,99 miliar, dari Rp266,15 miliar menjadi Rp282,15 miliar. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post