Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home OLAHRAGA

Viral Pria Bersarung di Mandalika, Ternyata Sedih Tanahnya di Tikungan 9 Belum Dibayar

Redaksi by Redaksi
February 15, 2022
Viral Pria Bersarung di Mandalika, Ternyata Sedih Tanahnya di Tikungan 9 Belum Dibayar

Foto Viral yang Diunggah tim Repsol Honda

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Foto yang menunjukkan tiga orang warga sedang menonton tes pramusim MotoGP dari luar area Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial. Foto itu pertama kali diunggah oleh tim Repsol Honda melalui akun Instagramnya, @hrc_motogp.

Dalam unggahan yang menuai beragam komentar itu, terlihat tiga orang pria dengan santai menyaksikan para pebalap yang memacu kecepatan di lintasan beraspal. Dua orang di antaranya bahkan masih memakai sarung. Tatapan mereka fokus tertuju pada Marc Marquez yang sedang melintas.

Berdasarkan hasil penelusuran Kompas.com, tiga orang yang terbidik kamera itu adalah Sibawaeh (53), Medan (47) yang merupakan adik ipar Sibawaeh dan Amaq Manim (57). Dari tempatnya berada, mereka dapat menyaksikan para pebalap yang melintas di tikungan 9.

Saat ditemui pada Sabtu (12/2/2022), mereka mengaku sebagai pemilik lahan di kawasan itu. Sibawaeh adalah pemilik sah lahan seluas 3,5 hektar di persil 263 yang saat ini menjadi tikungan 9 Sirkuit Mandalika. Tanah itu masih sengketa dan belum dibayar oleh Indonesia Tourism Development Courporation (ITDC).

Saat terbidik kamera, mereka tidak hanya menonton tes pramusim MotoGP. Mereka juga sedang menyaksikan tanahnya yang masih sengketa sedang dilintasi oleh para pebalap kelas dunia.

Sibawaeh mengakui memang berada di lokasi itu, di tanah miliknya, untuk melihat pebalap motoGP mengaspal. Dia datang ke lokasi itu mendengar suara nyaring motor.

“Bahkan sampai ke hati saya rasanya, deru motor itu. Mereka akan melintas kembali di tanah yang belum diselesaikan masalahnya,” kata Sibawaeh, Sabtu.

Sibawaeh tidak menyadari ada kamera dari dalam sirkuit yang membidiknya. Sibawaeh baru tahu keberadaanya tertangkap kamera setelah banyak rekannya mengirimkan foto yang viral itu.

“Saya tidak tahu kalau difoto, saya tidak menyadari hal itu. Karena kami semua tengah berpikir bagaimana kasus sengketa lahan kami bisa selesai sebelum perhelatan MotoGP,” ungkapnya.

Sibawaeh merasa fotonya yang viral itu sebagai hal yang biasa, karena selama sengketa tanahnya belum selesai, banyak wartawan dari berbagai media datang mewawancarainya, baik dari wartawan media lokal, nasional hingga internasional.

“Jadi kalau dikatakan kenapa ada foto saya, mungkin mata kamera diarahkan Tuhan kepada saya, sehingga pihak yang mengunggah bisa membantu menyuarakan perasaan saya, agar tanah saya segera dibayar,” katanya.

Dalam foto itu, Sibawaeh mengenakan kaus oblong berwarna abu tua dan bersarung. Dia duduk berjongkok di lahannya yang tepat berada di balik pagar luar lintasan 9 dan 10.

Bagi Sibawaeh bidikan kamera itu suatu yang kebetulan saja. Foto itu juga menunjukkan bahwa dirinya dan warga lain sebagai pemilik lahan masih bersabar tidak mengganggu perhelatan balap kelas dunia itu.

Sibawaeh mengatakan, andai para pebalap itu tahu bahwa lintasan yang dilaluinya masih berupa tanah sengketa, mereka tidak akan sampai hati melewatinya.

“Kalaupun kita bisa bertemu dengan dia (Marc Marquez) dan melihat keadaan kami yang menderita selama ini, mungkin tidak sampai hati melintas di sini. Apalagi dengan laju kecepatan tinggi karena dia sebagai pebalap,” ungkap Sibawaeh.

Saat didatangi ke kediamannya untuk diwawancara, Sibawaeh sempat menunjukkan kebun singkong yang semakin subur. Dari lokasi kebun itu dia dapat menyaksikan ajang tes pramusim MotoGP di Sirkuit Mandalika yang berlangsung sejak Jumat, 11 Februari 2022.

Sementara itu, terkait dengan sengketa lahan yang belum tuntas, Gubernur NTB sudah membentuk Satgas penyelesaian sengketa lahan antara warga dan ITDC. Namun, sampai tes pramusim bergulir, sengketa itu tak kunjung usai.

Penjelasan Satgas

Anggota Satgas Penyelesaian Sengketa Lahan Sirkuit, Zainal Asikin mengatakan, sampai hari ini pihaknya baru menyelesaikan dua kasus lahan warga yang bersengketa dengan ITDC. Menurutnya, masih ada 10 kasus sengketa lahan lainnya.

Asikin bahkan ragu kasus itu bisa kelar hingga perhelatan MotoGP pada 18 hingga 21 Maret 2022 mendatang.

“Kita baru selesaikan dua kasus, masih ada 10 kasus lainnya. Mungkin tidak bisa kita menyelesaikan hingga perhelatan MotoGP,” kata Asikin kepada Kompas.com saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (13/2/2022).

Asikin mengaku kesulitan menyelesaikan lahan sengketa itu karena masing-masing warga memiliki banyak ahli waris yang harus dihadirkan.

“Itu membutuhkan waktu yang cukup panjang, tidak bisa diselesaikan tanpa harus menuntaskan satu kasus sekaligus dengan menghadirkan ahli warisnya,” kata Asikin.

Asikin mengatakan, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi dari proses penyelesian lahan tersebut. Rekomendasi itu berupa layak atau tidaknya lahan itu dibayar oleh ITDC.

Terkait dengan pengakuan Sibawaeh terkait lahannya yang masih sengketa, ahli hukum Universitas Mataram itu mengatakan bahwa kinerja tim Satgas berlandaskan pada aspek hukum dan aspek kemanfaatan bagi kedua belah pihak.

“Dua aspek ini kita utamakan, kalau memang apa yang kita gelar, apa yang kita kaji, kalau memang ITDC harus membayar, kita akan tekan untuk membayar warga,” jelasnya. (*)

Sumber Kompas.com

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

Blok Hunian Digeledah, Warga Binaan Rutan Samarinda Malah Gembira, Ada Apa?

Next Post

Lurah Telihan Pastikan Turap Sungai Jalan Tani Masuk Prioritas Musrenbang, Dikerjakan 2023

Related Posts

Tendangan Brutal di Liga 4 Jatim, PSSI Minta Sanksi Tegas Larangan Main Seumur Hidup
OLAHRAGA

Tendangan Brutal di Liga 4 Jatim, PSSI Minta Sanksi Tegas Larangan Main Seumur Hidup

Sepak Bola Gagal Total, Futsal Justru Raih Emas SEA Games Usai Bantai Thailand 1-6
OLAHRAGA

Sepak Bola Gagal Total, Futsal Justru Raih Emas SEA Games Usai Bantai Thailand 1-6

Bikin Bangga! Marching Band Pupuk Kaltim Juara Internasional di TWMC 2025 Thailand
WARTA

Bikin Bangga! Marching Band Pupuk Kaltim Juara Internasional di TWMC 2025 Thailand

Bontang Berjaya, Atlet Lokal Kuasai Cabor Sepak Takraw di BK Porprov Kaltim
OLAHRAGA

Bontang Berjaya, Atlet Lokal Kuasai Cabor Sepak Takraw di BK Porprov Kaltim

Kejuaraan Badminton Sirkuit Nasional C PKT Open Berakhir, Sekda Bontang Puji Atlet Lokal
OLAHRAGA

Kejuaraan Badminton Sirkuit Nasional C PKT Open Berakhir, Sekda Bontang Puji Atlet Lokal

Diikuti 793 Atlet, Even Sirkuit Nasional C Pupuk Kaltim Open 2025 Resmi Digelar
OLAHRAGA

Diikuti 793 Atlet, Even Sirkuit Nasional C Pupuk Kaltim Open 2025 Resmi Digelar

Next Post
Lurah Telihan Pastikan Turap Sungai Jalan Tani Masuk Prioritas Musrenbang, Dikerjakan 2023

Lurah Telihan Pastikan Turap Sungai Jalan Tani Masuk Prioritas Musrenbang, Dikerjakan 2023

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
    • DPRD Kaltim
    • DPRD Bontang
    • DPRD Kukar
    • DPRD Kutim
  • EKBIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • PARIWARA
  • KOLOM
  • VIDEO
  • INFOGRAFIS

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

mahjong ways slot

sbobet88

live casino online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

118000231

118000232

118000233

118000234

118000235

118000236

118000237

118000238

118000239

118000240

118000241

118000242

118000243

118000244

118000245

118000246

118000247

118000248

118000249

118000250

118000251

118000252

118000253

118000254

118000255

118000256

118000257

118000258

118000259

118000260

128000216

128000217

128000218

128000219

128000220

128000221

128000222

128000223

128000224

128000225

138000191

138000192

138000193

138000194

138000195

138000196

138000197

138000198

138000199

138000200

138000201

138000202

138000203

138000204

138000205

138000206

138000207

138000208

138000209

138000210

138000211

138000212

138000213

138000214

138000215

138000216

138000217

138000218

138000219

138000220

148000226

148000227

148000228

148000229

148000230

148000231

148000232

148000233

148000234

148000235

148000236

148000237

148000238

148000239

148000240

148000241

148000242

148000243

148000244

148000245

148000246

148000247

148000248

148000249

148000250

148000251

148000252

148000253

148000254

148000255

158000111

158000112

158000113

158000114

158000115

158000116

158000117

158000118

158000119

158000120

158000121

158000122

158000123

158000124

158000125

158000126

158000127

158000128

158000129

158000130

158000131

158000132

158000133

158000134

158000135

158000136

158000137

158000138

158000139

158000140

168000196

168000197

168000198

168000199

168000200

168000201

168000202

168000203

168000204

168000205

168000206

168000207

168000208

168000209

168000210

168000211

168000212

168000213

168000214

168000215

168000216

168000217

168000218

168000219

168000220

168000221

168000222

168000223

168000224

168000225

178000246

178000247

178000248

178000249

178000250

178000251

178000252

178000253

178000254

178000255

178000256

178000257

178000258

178000259

178000260

178000261

178000262

178000263

178000264

178000265

178000266

178000267

178000268

178000269

178000270

178000271

178000272

178000273

178000274

178000275

178000276

178000277

178000278

178000279

178000280

178000281

178000282

178000283

178000284

178000285

178000286

178000287

178000288

178000289

178000290

178000291

178000292

178000293

178000294

178000295

188000286

188000287

188000288

188000289

188000290

188000291

188000292

188000293

188000294

188000295

188000296

188000297

188000298

188000299

188000300

188000301

188000302

188000303

188000304

188000305

188000306

188000307

188000308

188000309

188000310

188000311

188000312

188000313

188000314

188000315

198000191

198000192

198000193

198000194

198000195

198000196

198000197

198000198

198000199

198000200

198000201

198000202

198000203

198000204

198000205

198000206

198000207

198000208

198000209

198000210

198000211

198000212

198000213

198000214

198000215

198000216

198000217

198000218

198000219

218000101

218000102

218000103

218000104

218000105

218000106

218000107

218000108

218000109

218000110

218000111

218000112

218000113

218000114

218000115

218000116

218000117

218000118

218000119

218000120

218000121

218000122

218000123

218000124

218000125

218000126

218000127

218000128

218000129

218000130

228000081

228000082

228000083

228000084

228000085

228000086

228000087

228000088

228000089

228000090

228000091

228000092

228000093

228000094

228000095

228000096

228000097

228000098

228000099

228000100

228000101

228000102

228000103

228000104

228000105

228000106

228000107

228000108

228000109

228000110

238000211

238000212

238000213

238000214

238000215

238000216

238000217

238000218

238000219

238000220

208000021

208000022

208000023

208000024

208000025

208000026

208000027

208000028

208000029

208000030

208000031

208000032

208000033

208000034

208000035

208000036

208000037

208000038

208000039

208000040

208000041

208000042

208000043

208000044

208000045

208000046

208000047

208000048

208000049

208000050

news-1701