Dialektis.co – Kejuaraan Badminton Sirkuit Nasional C Pupuk Kaltim (PKT) Open 2025 resmi berakhir, Sabtu (13/12). Sebanyak 793 peserta, dari 75 klub ternama se-Indonesia ikut ambil bagian di ajang bergengsi ini.
Usai mengapresiasi Pupuk Kaltim yang berhasil mewujudkan Bontang pertama kalinya jadi tuan rumah turnamen badminton bersekala Sirkuit Nasional PBSI.
Kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Ahmad Suharto juga turut memuji penampilan atlet muda lokal Bontang.
“Kami bangga dengan penampilan semua peserta. Terutama atlet Bontang, semoga kelak lahir pemain nasional yang membanggakan Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya dengan digelarnya turnamen berskala nasional di Bontang memberi peluang atlet lokal untuk merasakan persaingan level atas. Ini merupakan pengalaman berharga dan patut dibanggakan.
Baca juga: Diikuti 793 Atlet, Even Sirkuit Nasional C Pupuk Kaltim Open 2025 Resmi Digelar
Suharto menilai turnamen ini sebagai wujud nyata sinergi. Sekaligus kontribusi Pupuk Kaltim dalam membangun olahraga nasional.
“Terimakasih Pupuk Kaltim. Buat seluruh peserta, apapun hasilnya, kalian sudah menjadi pemenang sejati,” ucapnya.
SPV Umum PKT, Minarni Dwiningsi menyampaikan kejuaraan Badminton Sirkuit Nasional C Pupuk Kaltim Open 2025 ini menjadi catatan sejarah yang membanggakan bagi PKT dan Kota Bontang.
“Ini menjadi penegasan jika kepercayaan masyarakat kepada PKT besar untuk menggelar kegiatan skala nasional,” ujarnya.
Kata Minarni, bagi PKT kejuaraan ini sebagai wujud komitmen pembinaan atlet di daerah, serta mencari bakat-bakat generasi muda.
Sementara, Ketua PB PKT, Anton Widodo menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta dan klub yang telah begitu antusias mengikuti kejuaran ini.
Pesannya, bagi yang belum mendapatkan hasil terbaik jangan berkecil hati. Serta bagi para juara, semoga lebih giat lagi berlatih agar semakin berprestasi.
“Terima kepada seluruh peserta,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kejuaran ini dipertandikan nomor kelompok usia dini, anak-anak, pemula, remaja, taruna, hingga dewasa, baik kategori prestasi maupun nonprestasi.
Menariknya turnamen yang digelar 8 hingga 13 Desember ini menerapkan system Rangking Poin PBSI. Sehingga turut menarik minat pemain-pemain unggulan dan potensial Indonesia. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post