Dilektis.co – YA (20), seorang spesialis maling mangga di Kota Bontang kembali tertangkap. Aksi warga Kelurahan Berebas Tengah itu sudah berungkali ketahuan warga.
Di hadapan polisi, YA membantah melakukan aksinya lantaran ada penadah yang menampung hasil curiannya.
Pria muda itu menyatakan, semua mangga yang ia ambil dijual secara eceran di pasar secara berpindah.
YA mengaku aksinya dilakukan lataran kebutuhan ekonomi. Tak punya penghasilan, mendorongnya ia nekat berulang melakukan aksi pencurian.
Baca juga: Dini Hari Heboh Perkara Mangga di Belakang RS Amalia, Pelaku Dibawa ke Polsek
“Tidak ada kerjaan. Mangganya saya jual untuk kebutuhan harian,” ujarnya pelan, di Polsek Bontang Utara, Senin (22/6/2026).
Kata YA, keuntungan jual mangga sempat cukup menggiurkan. Ia, kerap menjual dengan harga Rp17 ribu per kilogram.
Namun belakangan harga merosot, seiring musim panen. Hingga ia menjajakannya dengan harga Rp3 ribu per kilogram.
Sementara, Kapolsek Bontang Utara AKP Lukito melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Bontang Baru, Aiptu Purnomo, menegaskan pelaku sudah kerapkali tertangkap melalukan aksi pencurian mangga.
Baca juga: Aneh, Diduga Mabuk Seorang Pria Manjat Pohon Mangga Tak Turun-turun di Tanjung Laut
Tercatat, YA perah tertangkap basah di wilayah RT 2, RT 3 dan RT 14 Kelurahan Bontang Baru. Ia juga sempat ditagkap warga di kawasan Jalan Taekwondo, Kelurahan Api-Api, pada akhir Mei 2026 lalu.
“Ini sudah meresahkan. Berulang kali kedapatan melakukan aksi pencurian mangga. Usianya masih muda, bisa bekerja secara layak,” ujar Purnomo.
Pihaknya, tidak dapat memberi toleransi atas aksi pencurian berulang yang dilakukan. Dikhawatirkan akan menjadi kebiasaan dan berpotensi berkembang menjadi tindak pidana lain.
Sebelumnya diwartakan, aksi pencurian buah kembali bikin heboh warga Bontang. Kali ini pohon buah mangga di wilayah Gang Gamelan, belakang RS Amalia, Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang, Senin (22/6/2026) dini hari.
Baca juga: Perkara Alpukat, Jam 3 Subuh Beraksi di BTN PKT, Kabur Motor Pelaku Ditinggal
Pelaku diduga sudah kerap kali beraksi, saat musim panen. Aksinya sekira pukul 01.30 Wita terhenti saat dipergoki warga yang baru saja selesai nonton bareng laga Piala Dunia 2026.
“Dua orang pelakunya. Temannya yang satunya sempat kabur,” ujar Idam, salah satu warga setempat.
Warga bersama pemilik curiga pelaku melakukan aksinya karena sudah ada penadahnya.
Pasalnya, barang bukti mangga yang diambil berjumlah sangat banyak. Hingga tiga kantong belanja. Dinilai mustahil jika untuk dikonsumsi sendiri. (*).
Baca juga: Tak Kunjung Kembali, Motor Pelaku Curi Alpukat yang Ditinggal Ditahan Polisi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.







Discussion about this post