Dialektis.co – Realisasi pendapatan daerah Kota Bontang pada Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp2,84 triliun lebih atau 98,49 persen dari target sebesar Rp2,89 triliun lebih.
Capaian tersebut disampaikan oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD di Ruang Paripurna, Senin (15/6/2026).
Neni menyampaikan, bahwa realisasi pendapatan daerah pada Tahun 2025 berasal dari sumber-sumber penerimaan pendapatan daerah dengan target Rp2,89 triliun lebih.
“Dari target direalisasikan sebesar Rp2,84 triliun lebih atau dengan persentase capaian 98,49 persen,” ujarnya.
Kata Neni, pendapatan daerah tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.
Dari ketiga sumber tersebut, PAD menjadi komponen yang berhasil melampaui target.
Ia menjelaskan, target PAD sebesar Rp384,83 miliar lebih berhasil direalisasikan sebesar Rp400,47 miliar lebih hingga akhir tahun 2025.
“Capaian sumber penerimaan Pendapatan Asli Daerah Kota Bontang dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp384,83 miliar lebih dapat direalisasikan sebesar Rp400,47 miliar lebih,” terangnya.
Sementara itu, pendapatan transfer yang menjadi penyumbang terbesar penerimaan daerah juga mencatat capaian tinggi. Dari target Rp2,47 triliun lebih, realisasinya mencapai Rp2,42 triliun lebih.
Adapun lain-lain pendapatan daerah yang sah terealisasi sebesar Rp24,02 miliar lebih dari target Rp28,08 miliar lebih.
Secara keseluruhan, capaian pendapatan daerah Kota Bontang sepanjang 2025 berada di kisaran 98 persen dari target yang ditetapkan.
“Hasil tersebut menjadi gambaran kinerja penerimaan daerah yang tetap terjaga di tengah dinamika pelaksanaan anggaran selama satu tahun terakhir,” pungkasnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking.news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post