Dialektis.co – Creative Night Market (CNM) yang kembali digelar di Jalan Cut Nyak Dien mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.
Ia mendorong agar kegiatan tersebut bisa digelar secara rutin, bahkan hingga menjangkau seluruh kecamatan.
Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan di panggung utama CNM, Sabtu (25/04/2026).
“Kalau bisa sebulan sekali dilaksanakan. Bahkan di setiap kecamatan di Bontang ada. Contohnya di Kelurahan Kanaan, di rumah Tongkonan Toraja itu sangat berpotensi,” ungkapnya.
Menurutnya, CNM tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya di Kota Bontang.
Neni juga mendorong agar kegiatan ini dikembangkan lebih luas dengan melibatkan perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Bisa dikembangkan lagi dengan kerja sama perusahaan di sekitar Bontang melalui TJSL. Kegiatan ini untuk memperkuat ekonomi dan budaya yang ada di kota ini,” tambahnya.
Baca juga: Jangan Lewatkan! Creative Night Market Hadir Lagi Pekan Ini di Jalan Cut Nyak Dien
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Eko Mashudi, menyampaikan pelaksanaan CNM merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.
Kegiatan ini melibatkan Gerakan Pemuda Ekonomi Kreatif (Geprek), Pokdarwis Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, serta masyarakat sekitar.
Menurutnya, CNM menjadi salah satu bentuk aksi nyata dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bontang.
Meski dari sekitar 100 UMKM yang diundang, hanya sekitar 60 yang hadir, kegiatan tetap berlangsung meriah dan mendapat antusiasme masyarakat.
“Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan UMKM sekaligus menjadi wadah kreatif bagi pelaku seni budaya,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Warga Bontang yang mencari suasana berbeda di akhir pekan, jangan sampai melewatkan Creative Night Market (CNM) yang kembali digelar, Sabtu (25/04/2026) di Jalan Cut Nyak Dien.
Event ini bukan sekadar pasar malam biasa. Ratusan pelaku usaha lokal siap meramaikan lokasi dengan berbagai pilihan kuliner, produk kreatif, hingga jajanan khas yang menggugah selera.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Eko Mashudi, menyebut sekitar 100 pelaku usaha akan ambil bagian dalam kegiatan ini. Terdiri dari 80 UMKM dan 20 paguyuban yang turut membuka lapak.
“Sekitar 80 UMKM dan 20 stand paguyuban akan meramaikan kegiatan ini,” ujarnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post