Dialektis.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Nuryadi Bachtiar, memaparkan secara rinci alur pendaftaran peserta didik baru untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK).
Sosialisasi ini dilakukan guna memastikan proses penerimaan berjalan tertib, transparan, dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Nuryadi menjelaskan bahwa pendaftaran dilakukan langsung di satuan pendidikan tujuan. Orang tua calon murid diharapkan datang ke TK yang dipilih untuk mendaftarkan anaknya secara langsung tanpa melalui perantara.
Dalam proses tersebut, orang tua wajib mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan oleh panitia di masing-masing satuan pendidikan. Selain itu, seluruh persyaratan administrasi yang telah ditentukan juga harus dilengkapi agar proses pendaftaran dapat diproses lebih lanjut.
“Orang tua calon murid baru harus datang langsung ke TK tujuan untuk melakukan pendaftaran serta mengisi formulir yang telah disiapkan panitia, sekaligus melengkapi seluruh persyaratan yang diminta,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Baca juga: Jadwal SPMB 2026 Ditetapkan, Pendaftaran Dimulai 11 Mei untuk TK dan SD
Setelah proses pendaftaran dilakukan, tahapan berikutnya adalah seleksi calon murid baru. Untuk jenjang TK, seleksi dilaksanakan secara manual dengan memeriksa kelengkapan berkas yang telah diserahkan oleh orang tua.
Pihak sekolah akan memastikan seluruh dokumen yang masuk sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini penting untuk menjaga validitas data serta menghindari adanya kekurangan berkas yang dapat menghambat proses penerimaan.
Nuryadi menegaskan bahwa proses seleksi tidak bersifat kompetitif seperti jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Fokus utama seleksi di TK adalah pada kelengkapan administrasi serta kesesuaian usia anak dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya alur yang jelas ini, Disdikbud berharap orang tua dapat lebih proaktif dalam mempersiapkan dokumen sejak awal.
Selain itu, transparansi dalam proses pendaftaran juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan di Bontang.
“Melalui mekanisme ini, kami ingin memastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan sejak usia dini, dengan proses yang mudah dan akuntabel,” tutupnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post