Dialektis.co, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang mulai menerapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari seleksi masuk SMP tahun 2026.
Kebijakan ini menjadi langkah baru dalam menyaring calon peserta didik.
Sekretaris Disdikbud Kota Bontang, Saparuddin, menyampaikan bahwa TKA digunakan sebagai tes terstandar.
Hasilnya akan dikombinasikan dengan nilai ujian sekolah.
Menurutnya, penggabungan dua komponen ini diharapkan mampu menciptakan sistem seleksi yang lebih objektif.
Sekolah pun memiliki acuan yang jelas dalam proses penerimaan siswa.
TKA dirancang untuk mengukur capaian akademik siswa secara menyeluruh. Dengan demikian, hasil seleksi lebih mencerminkan kemampuan peserta didik.
“Nilai TKA tidak berdiri sendiri. Nilai tersebut akan digabungkan dengan hasil ujian sekolah sebagai dasar utama seleksi,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas input siswa di jenjang SMP. Proses seleksi pun menjadi lebih terukur.
Namun demikian, penerapan sistem ini belum berlaku untuk semua jenjang. Khususnya pada transisi dari SMP ke SMA masih menunggu kebijakan lanjutan.
Hal ini karena kewenangan SMA/SMK berada di tingkat provinsi. Sehingga mekanisme seleksi masih belum dipastikan.
“Kita berharap kebijakan ini berjalan optimal. Evaluasi akan terus dilakukan untuk penyempurnaan ke depan,” tutupnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post