Dialektis.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mulai mempersiapkan pengadaan seragam sekolah gratis bagi seluruh pelajar.
Program ini tak hanya berorientasi pada bantuan pendidikan, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dalam pelaksanaannya, Disdikbud Bontang akan melibatkan penjahit lokal dalam proses produksi seragam. Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku UMKM di daerah.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Safaruddin, mengatakan bahwa pengadaan seragam akan dilakukan melalui proses lelang yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026. Skema yang digunakan masih serupa dengan tahun sebelumnya.
Ia menjelaskan, pelibatan penjahit lokal menjadi bagian penting dalam kebijakan ini. Selain untuk memenuhi kebutuhan seragam, program ini juga menjadi stimulus ekonomi bagi masyarakat.
“Kita lakukan secara bertahap mulai dari seragam dulu, setelah itu tas. Maka itu penyedianya akan kami temui dulu untuk menanyakan kesiapannya,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Lebih lanjut, proses pengadaan dilakukan melalui sistem e-katalog yang kini tengah memasuki tahap kontrak dengan pihak penyedia. Sistem ini dinilai mampu menjaga transparansi dan efisiensi.
Setelah kontrak berjalan, penyedia diminta segera melakukan produksi, termasuk melakukan pengukuran terhadap siswa baru jenjang SD dan SMP. Hal ini penting agar seragam bisa digunakan tepat waktu.
Adapun jumlah seragam yang disiapkan cukup besar, yakni sekitar 9.850 stel untuk SMP dan 19.970 stel untuk SD. Seluruh siswa akan menerima paket seragam lengkap.
Melalui program ini, Disdikbud berharap selain meringankan beban orang tua, juga dapat memperkuat ekonomi lokal dan menciptakan perputaran uang di kalangan pelaku usaha kecil. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan. breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post