Dialektis.co – Judi online (Judol dan pinjaman online (Pinjol) turut menjadi awal keretakan rumah tangga keluarga di Kota Bontang yang mengajukan ke Pengadilan Agama (PA).
PA Bontang mencatat, dalam kurun waktu tiga bulan Januari hingga Maret, terdapat 126 perkara perceraian yang ditangani.
“Faktor dominan tetap ekonomi. Lebih spesifik, ada yang dipicu judi online dan pinjaman online tanpa sepengetahuan pasangan,” kata Ketua PA Bontang melalui Hakim PA, Rifqi Akbari.
Selain itu, persolan ekonomi yang ditimbulkan dari masalah tidak memiliki pekerjaan.
Serta bekerja tetapi tidak memberikan nafkah kepada pasangan juga menjadi pemicu yang sering mendasari gugatan.
Meski begitu, Rifqi Akbari menekankan dalam prosesnya PA tetap mengedepankan mediasi. Hal itu dilakukan untuk menekan perceraian.
Saat mediasi sudah tidak menemui solusi atau perceraian tidak dapat dihindari. Pihaknya berupaya memastikan hak-hak perempuan dan anak tetap terpenuhi.
“Jika perceraian tidak bisa diselamatkan. Baru kami mengupayakan adanya kesepakatan nafkah, baik nafkah iddah maupun mut’ah,” tambahnya.
Dirincikannya, hingga pekan ketiga Maret 2026. Tercatat sudah 77 perkara perceraian telah diputuskan. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan. breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post