Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KABAR PARLEMEN

Belajar dari Proyek Batching Plant yang Ditolak Warga, Arfian Imbau Investor Taat Izin

Redaksi by Redaksi
February 2, 2026
Belajar dari Proyek Batching Plant yang Ditolak Warga, Arfian Imbau Investor Taat Izin

Anggota DPRD Bontang Arfian Arsyad (Foto/Isn)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Anggota DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad memberikan penegasan terkait pemahaman para investor atau pengusaha yang berinvestasi di Kota Bontang.

Menurutnya, jangan sampai investor salah kaprah dengan asumsi bahwa izin dari sistem Online Single Submission (OSS) sudah cukup untuk memulai pengerjaan pembangunan.

Hal itu ia tegaskan saat meninjau langsung lokasi pembangunan instalasi batching plant milik PT Tahta Indonesia Muda di Jalan Pelabuhan Tiga, Kelurahan Tanjung Laut Indah yang sebelumnya mendapat penolakan dari warga, Senin (2/2/2026).

“Ini penting untuk disampaikan. Jangan memulai proyek jika seluruh izinnya belum rampung. Akhirnya begini, warga menolak. Kan kasihan juga pengusahannya,” ujarnya.

Baca juga: Tanpa Sosialisasi, Pembangunan Batching Plant di Tanjung Laut Indah Ditolak Warga

Menurut politisi Gelora itu, penghentian proyek ini harus jadi pelajaran bersama. Betapa taat terhadap izin investasi begitu penting.

Ia berharap kejadian seperti ini nantinya tidak berulang. Pasalnya, iklim investasi juga mesti tetap dijaga.

“Kami imbau semua investasi menyelesaikan semua perizinan baru melakukan kegiatan. Kasihan kita sebagai pengusaha biasanya sudah mengeluarkan biaya, ternyata mendapat penolakan,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam inspeksi mendadak itu Komisi Gabungan DPRD Bontang tegas menilai pembangunan batching plant tidak layak dilanjutkan. Sebab ditemukan fakta perizinan belum rampung.

“Ini jelas tidak boleh dilanjutkan. Izinnya belum rampung, tapi pembangunannya sudah berjalan. Ini tidak boleh diteruskan,” tegas Sekretaris Komisi C DPRD Bontang Sahib.

Terpisah, Kepala DLH Bontang Heru Triatmojo menyatakan hingga kini perusahaan belum mengantongi dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) yang menjadi syarat utama operasional.

“Dokumen lingkungannya belum sampai ke tahap UKL-UPL. Baru sebatas koordinasi awal dan konsultasi,” ungkap Heru. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kabar Bontang
ShareTweet
Previous Post

Belajar dari Kasus Bimtek Dishub, Wali Kota Neni Minta Inspektorat Intens Lakukan Pendampingan

Next Post

Warga Pelabuhan Tiga Butuh Akses Jalan Alternatif, Selama Ini Lalui Jalan Perusahaan

Related Posts

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Dewan Tinjau Proyek Polder Tanjung Laut, Kualitas Pengerjaan jadi Perhatian
VIDEO

Dewan Tinjau Proyek Polder Tanjung Laut, Kualitas Pengerjaan jadi Perhatian

Warga Keluhkan Lumpur Kotori Jalan Karimata Akibat Proyek Polder Tanjung Laut
WARTA

Warga Keluhkan Lumpur Kotori Jalan Karimata Akibat Proyek Polder Tanjung Laut

Pagi Ini Hadapi Samarinda di Laga DPRD Cup 2025, Bontang Incar Juara
WARTA

Sekwan Bontang Bantah Hambur Uang Rp3 Miliar Hanya untuk Beli 27 Unit Mikrofon

Legislator Ikut Plototin Target PAD Bontang 2026, Winardi Nilai Terlalu Konservatif
EKBIS

Legislator Ikut Plototin Target PAD Bontang 2026, Winardi Nilai Terlalu Konservatif

Fraksi Amanat Demokrat Bergelora Soroti Realisasi Pajak Daerah, Ingatkan WTP Harus Berdampak 
DPRD Bontang

Fraksi Amanat Demokrat Bergelora Soroti Realisasi Pajak Daerah, Ingatkan WTP Harus Berdampak 

Next Post
Warga Pelabuhan Tiga Butuh Akses Jalan Alternatif, Selama Ini Lalui Jalan Perusahaan

Warga Pelabuhan Tiga Butuh Akses Jalan Alternatif, Selama Ini Lalui Jalan Perusahaan

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.