Dialektis.co – Anggota DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad memberikan penegasan terkait pemahaman para investor atau pengusaha yang berinvestasi di Kota Bontang.
Menurutnya, jangan sampai investor salah kaprah dengan asumsi bahwa izin dari sistem Online Single Submission (OSS) sudah cukup untuk memulai pengerjaan pembangunan.
Hal itu ia tegaskan saat meninjau langsung lokasi pembangunan instalasi batching plant milik PT Tahta Indonesia Muda di Jalan Pelabuhan Tiga, Kelurahan Tanjung Laut Indah yang sebelumnya mendapat penolakan dari warga, Senin (2/2/2026).
“Ini penting untuk disampaikan. Jangan memulai proyek jika seluruh izinnya belum rampung. Akhirnya begini, warga menolak. Kan kasihan juga pengusahannya,” ujarnya.
Baca juga: Tanpa Sosialisasi, Pembangunan Batching Plant di Tanjung Laut Indah Ditolak Warga
Menurut politisi Gelora itu, penghentian proyek ini harus jadi pelajaran bersama. Betapa taat terhadap izin investasi begitu penting.
Ia berharap kejadian seperti ini nantinya tidak berulang. Pasalnya, iklim investasi juga mesti tetap dijaga.
“Kami imbau semua investasi menyelesaikan semua perizinan baru melakukan kegiatan. Kasihan kita sebagai pengusaha biasanya sudah mengeluarkan biaya, ternyata mendapat penolakan,” tegasnya.
Sebelumnya, dalam inspeksi mendadak itu Komisi Gabungan DPRD Bontang tegas menilai pembangunan batching plant tidak layak dilanjutkan. Sebab ditemukan fakta perizinan belum rampung.
“Ini jelas tidak boleh dilanjutkan. Izinnya belum rampung, tapi pembangunannya sudah berjalan. Ini tidak boleh diteruskan,” tegas Sekretaris Komisi C DPRD Bontang Sahib.
Terpisah, Kepala DLH Bontang Heru Triatmojo menyatakan hingga kini perusahaan belum mengantongi dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) yang menjadi syarat utama operasional.
“Dokumen lingkungannya belum sampai ke tahap UKL-UPL. Baru sebatas koordinasi awal dan konsultasi,” ungkap Heru. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post