Dialektis.co – Penyerang andalan Timnas Indonesia, Ole Romeny mengungkap perjuangan berat yang harus ia jalani demi bisa kembali memberi kontribusi di lapangan hijau.
Hal itu ia ungkapkan dalam wawancara eksklusif di podcast The Haye Way. Ole mengaku sedang berada dalam mode “terkunci” atau super fokus.
Mendedikasikan setiap detik hidupnya untuk proses pemulihan.
“Saya langsung tahu. Kaki saya patah,” kata Ole, mengenang kembali momen saat menghadapi Arema itu.
Kata dia, pikiran pertamanya saat tergeletak di lapangan bukanlah tentang rasa sakit yang ia rasakan. Melainkan tentang kesempatan untuk bisa tampil bersama Timnas Indonesia di Round 4.
Momen itu menjadi awal dari sebuah perjuangan panjang untuk kembali ke lapangan.
Baca juga: Jelang Round 4! Ready For Jeddah, Indonesia Mengejar Mimpi Piala Dunia
“Saya belum makan satu gram pun gula sejak tekel itu,” ujarnya.
Ole mengklaim ia belum pernah setotal ini dalam menjaga kondisi tubuhnya sepanjang karir.
Bahkan ia menyatakan tidak bisa tidur nyenyak, jika ia makan dengan buruk.
“Saya mendapatkan pesan setiap hari dari para suporter. ‘Semoga lekas sembuh’. Saya belum pernah melihat yang seperti ini, sebanyak ini dalam hidup saya,” ungkapnya.
Kata Ole, dukungan sporter Indonesia itu juga memberi ia energi. Memacu dirinya untuk segera pulih.
Dan ingin berada di Jeddah, Arab Saudi berjuang bersama Timnad di Round 4 kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sebagai seorang striker, Ole memiliki sebuah ritual mental yang unik untuk mempersiapkan dirinya sebelum pertandingan.
Ia mengaku seringkali “memanifestasikan” atau memvisualisasikan gol-gol yang akan ia cetak di dalam benaknya, sebuah bentuk latihan mental untuk mempertajam instingnya.
“Saya pikir saya sudah mencetak, entah berapa banyak gol di dalam kepala saya,”
“Selama kita menang, saya memanifestasikan kemenangan. Kita harus menang, dan kita harus pergi ke Piala Dunia. Itulah mimpi terbesar kita, dan kita akan melakukan segalanya untuk itu,” pungkasnya. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post