Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

5 Kelurahan Catat Kasus Tertinggi, Bontang Laporkan 182 Kasus DBD

Redaksi by Redaksi
October 1, 2020
5 Kelurahan Catat Kasus Tertinggi, Bontang Laporkan 182 Kasus DBD

Kepala Dinas Kesehatan Bontang, dr Bahauudin

Share on FacebookShare on Twitter

MASYARAKAT kini harus mengantisipasi situasi penyakit infeksi ganda. Pasalnya selain dituntut waspada terhadap penyebaran virus Covid-19, kini ancaman Deman Berdarah Dengue (DBD) juga tengah mengintai.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang, dr. Bahauudin menyebut grafik jumlah kasus DBD di Kota Bontang saat ini relatif meningkat.

Bahkan, data penyebaran hingga akhir Agustus kemarin telah menyentuh angka 182 Kasus DBD. Dari penyebaran yang terjadi di seluruh (15) Kelurahan di Kota Bontang.

“Semua Kelurahan ada. Tapi kasus DBD tertinggi yaitu di Kelurahan Berebas Tengah 25 kasus, Kelurahan Api-Api 20 kasus, Kelurahan Loktuan 17 kasus, Kelurahan Gunung Elai 17 kasus, dan Kelurahan Tanjung Laut 16 kasus,” ungkapnya kepada dialektis.co, Selasa (23/9).

Dinkes Bontang memprediksi peningkatan jumlah kasus akan terus terjadi hingga puncaknya di bulan Desember mendatang. Sebab itu, Baharuddin meminta masyarakat untuk rajin memelihara kebersihan lingkungan.

“Kita masih belum tahu kedepannya, semoga saja tidak ada penambahan kasus lagi. Saya minta masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungan karena dengan menjaga kebersihan lingkungan salah satu cara menekan peningkatan kasus DBD,” imbaunya.

Dalam waktu dekat ini Dinkes belum melakukan fogging massal. Namun terus mendorong semua pihak untuk kembali menggalakkan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar dari sarang nyamuk dan jentik.

“Jika terjadi penularan secara signifikan baru kita akan melakukan fogging dengan skala besar,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinkes Bontang  tengah bergerak cepat menekan potensi meningkatnya kasus DBD dengan melakukan pemetaan zona DBD. Pemetaan wilayah dilakukan guna mengetahui titik kasus tertinggi sehingga dari sisi penanggulangan dapat lebih terukur. (Jis/Yud).

Grafis:

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

Dukung Tani Organik di Kaltim, YDBA dan PT Pamapersada Serahkan Bantuan Alat Pertanian

Next Post

Waspada DBD, Bontang Gerak Cepat Petakan Zona Rawan

Related Posts

Korban Ditombak Saat Pergoki Sawit Dipanen Tanpa Izin, Pembunuhan di Muara Badak
WARTA

Korban Ditombak Saat Pergoki Sawit Dipanen Tanpa Izin, Pembunuhan di Muara Badak

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
WARTA

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

Waspada! 3 Lokasi Penerapan ETLE di Bontang, Pelanggar Bisa Ditilang Berulang-ulang
WARTA

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut di Dekat GOR Loktuan

Warga Harap Pemicu Karhutla di Bonles Diusut Tuntas, Polisi Lakukan Penyelidikan
WARTA

Warga Harap Pemicu Karhutla di Bonles Diusut Tuntas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup 2026 Tembus Rp772,9 Juta
EKBIS

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup 2026 Tembus Rp772,9 Juta

Kabar Duka, Komandan Damkar Kebanggaan Bontang Norman Tutup Usia
WARTA

Kabar Duka, Komandan Damkar Kebanggaan Bontang Norman Tutup Usia

Next Post
Waspada DBD, Bontang Gerak Cepat Petakan Zona Rawan

Waspada DBD, Bontang Gerak Cepat Petakan Zona Rawan

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.