Dialektis.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik dengan menyalurkan insentif bagi guru swasta.
Program ini menjadi salah satu langkah konkret dalam menjaga kualitas pendidikan di daerah.
Insentif yang diberikan mencapai Rp 6 juta per guru untuk triwulan pertama tahun 2026. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari dua sumber pendanaan.
Sebesar Rp 4,5 juta berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkot Bontang. Sementara Rp 1,5 juta lainnya bersumber dari program Gratispol milik Pemprov Kalimantan Timur.
Total penerima insentif ini mencapai 1.418 guru swasta. Jumlah tersebut tidak mengalami perubahan setelah melalui proses verifikasi data akhir.
“Pemberian insentif ini disalurkan setelah pengabdian mereka selama tiga bulan terakhir,” ujar Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud Bontang, Ishak Karangan, Senin (27/4/2026).
Program ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan para guru swasta. Selain itu, juga menjadi motivasi dalam meningkatkan kinerja mereka di sekolah masing-masing.
“Penyaluran ini menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik di daerah,” lanjut dia.
Pun, keberlanjutan program tersebut menjadi perhatian Disdikbud. Pemerintah berharap insentif dapat terus diberikan secara berkala.
Dengan adanya dukungan tersebut, diharapkan para guru swasta dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi unggul di Kota Bontang. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post