Dialektis.co – Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi mengusulkan agar sebagian hasil retribusi wisata di Pelataran Kelurahan Bontang Kuala dialokasikan untuk mendukung kegiatan seni dan budaya masyarakat.
Menurutnya, pendapatan yang diperoleh dari kawasan wisata itu seharusnya tidak hanya masuk sebagai penerimaan daerah, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi warga.
Winardi menilai, Bontang Kuala memiliki potensi besar untuk menghadirkan berbagai atraksi yang dapat menarik wisatawan, terutama pada periode kunjungan tinggi atau high season yang umumnya terjadi setiap akhir pekan.
“Kalau kita sudah tahu high season-nya Sabtu dan Minggu, maka harus ada pemantik kegiatan di sana,” kata Winardi saat mengikuti rapat gabungan di Ruang Rapat Paripurna, Selasa (2/5/2026).
Baca juga: Winardi: Retribusi Sah, Tapi Jangan Sampai Warga Merasa Dijadikan Objek Bisnis
Dia mencontohkan, pemerintah dapat memfasilitasi festival seni rupa skala kecil dengan menyediakan ruang pertunjukan dan panggung bagi para pelaku seni lokal.
Kegiatan tersebut, kata Winardi, dapat menjadi agenda rutin yang berganti tema setiap pekan.
“Misalnya minggu ini ada festival seni rupa kecil-kecilan. Sediakan tempatnya, panggungnya, panggil anak-anak seni rupa tampil. Penutupannya bisa diisi seni budaya khas Bontang Kuala,” tambah politisi PDI-P itu.
Menurutnya, pola kegiatan seperti itu tidak hanya menghidupkan kawasan wisata, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya yang melibatkan generasi muda.
Terlebih mengenai, pesan tentang pentingnya menjaga tradisi, dapat tersampaikan secara langsung melalui pertunjukan yang dinikmati masyarakat dan wisatawan.
“Jadi sampai pesannya bahwa lembaga adat Bontang Kuala menjaga pelestarian budaya itu sampai ke anak cucu. Bukan hanya tercatat di tulisan, tapi masih bisa dilihat dan dirasakan sampai hari ini,” terangnya.
Pada pekan berikutnya, lanjut Awin, sapaannya, kegiatan dapat diisi dengan seni modern atau pertunjukan kreatif lain yang melibatkan komunitas lokal. Pun langkah itu akan menciptakan siklus saling menguntungkan, antara pariwisata, ekonomi kreatif, dan pelestarian budaya di Bontang Kuala.
“Mungkin sebagian hasil retribusi bisa diarahkan ke sana,” tutup Winardi. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post