Dialektis.co Bontang – Muhammad Fauzi, tak bisa menutupi kekesalannya usai kena gocek atau tipu dengan modus pembayaran menggunakan uang mainan, Jumat (27/2/2026) malam.
Diceritakannya, ia menjadi korban saat melakukan transaksi jual beli vape dengan sistem cash on delivery (COD).
Peristiwa itu terjadi di depan Masjid Wihdatul Ummah, Gang Atletik, Kelurahan Api-Api, tepatnya kawasan dekat SMP Negeri 7 Kota Bontang.
Pelaku diduga sengaja memilih lokasi yang minim penerangan. Saat barang sudah berpindah tangan, pelaku langsung kabur sebelum korban sempat memeriksa uang yang diterima.
Vape yang dijual korban jenis TRML T99 warna silver. Fauzi menyebut ciri-ciri fisik pelaku tubuh berisi, cukup tinggi, serta memiliki tato di tangan kanan.
“Pelaku naik motor NMAX hitam, menggunakan helm scoopy putih,” ujarnya kepada media ini.
Pelaku terlihat sangat mengenali lokasi. Dia melarikan diri ke arah jembatan menuju kawasan Bontang Baru. Saat menyadari uang pembayaran tidak asli. Fauzi sempat berupaya melakukan pengejaran.
Pelaku terus melaju melewati kawasan Atletik 16, kemudian keluar melalui jalan tikus dan berputar di sekitar Atletik 18.
“Terakhir dia masuk ke wilayah Atletik 11. Setelah itu menghilang,” bebernya.
Hingga informasi ini dipublis, Fauzi mengaku belum melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.







Discussion about this post