Dialektis.co – Kepala Satuan Lantas Polres Bontang AKP Purwo Asmadi mengingatkan jajaranya tidak akan memberi toleransi bagi aksi balap liar di jalan raya selama bulan suci Ramadan.
AKP Purwo menegaskan pengawasan akan diperketat. Bagi pengendara yang kedapatan aksi balap liar, tidak hanya ditilang. Sanksi berupa penahanan motor akan diterapkan.
“Motornya kita tahan selama sebulan. Habis lebaran baru bisa keluar,” tegasnya.
Kata dia, tindakan tegas itu dilakukan sebagai upayamemberi efek jera. Ia pun mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya.
Pasalnya, pelaku balap liar kerap didominasi remaja usia sekolah. Nantinya, anak yang tertangkap wajib disertai keterangan orang tua.
Patroli di malam hari ditingkatkan dengan turut menyasar setiap pelanggar kasat mata.
Misalnya anak dibawah umur menggunakan kendaraan, tidak menggunakan helm, serta berboncengan lebih dari dua orang.
“Semua kami akan lakukan dalam upaya mencegah terjadi pelanggaran,” pungkasnya. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post