Dialektis.co – Warga Kota Bontang, Kalimantan Timur ramai menyuarakan keluhannya terkait lonjakan tagihan pembayaran air bersih dari Perumda Tirta Taman. Keluhan banyak diutarakan melalui media sosial Facebook.
Pantauan, selain melalui unggahan akun pribadi. Keluhan paling ramai di sejumlah grup, diantaranya Bursa Barang Bontang (BBB) yang meminta Pemerintah Kota (Pemkot) setempat untuk meninjau harga air PDAM.
Pengguna facebook lainnya, kemudian ramai memberi komentar dengan keluhan serupa. Tarif air yang dibebankan kepada masyarakat dinilai terlalu tinggi. Terlebih kualitas air bersih yang diterima, belum ada perbaikan.
“Ada yang sama kah, pembayaran air PDAM Maret ini melonjak dari sebelumnya. Dari Rp400-an, jadi Rp800-an. Tolong pemerintah, tinjau ulang besaran kenaikan tarif,” keluh akun, Chafia Putri, Kamis (2/4/2026).
Baca juga: Tarif Air Bersih PAM di Bontang Resmi Naik, Berlaku di Pembayaran April 2026
Dominan komentar warga, menilai lonjak kenaikan hingga dua kali lipat dari harga semula.
“Iya sama Mbak, naiknya kebangetan. Hampir dua kali lipat,” komentar Putri Hermayanti.
“Dari Rp244 ribu, jadi Rp559 ribu,” timpal Syaqila Aliza di kolom komentar yang sama.
Terpisah, sebelumnya diwartakan. Perumda Tirta Taman resmi menaikkan tarif air bersih. Tarif baru mulai diberlakukan pada penggunaan Maret yang pembayarannya dilakukan pada April 2026.
Kenaikan tarif air bersih ini berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Bontang Nomor 100.3.3.3/85/PSDA/202 yang telah ditetapkan pada 2 Februari 2026 lalu.
Baca juga: Bontang Mulai Lirik Air Baku Permukaan, Commissioning Test di WTP Kanaan
Direktur Perumda Air Minum Tirta Taman, Suramin mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perubahan tarif tersebut dan menyesuaikan penggunaan air secara bijak.
Kata dia, idealnya pemakaian rumah tangga idealnya berada di kisaran 10 hingga 30 meter kubik. Jika masih dalam batas itu, ia meyakinkan biaya yang dikeluarkan relatif terjangkau.
“Kalau pemakaian di atas 10 hingga 30 meter kubik. Ya, tentu perlu menjadi perhatian,” ujarnya saat itu. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post