Dialektis.co – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyatakan, kejadian mobil dinas kesehatan (Dinkes) yang kedapatan digunakan berlibur ke Berau, akan ditindaklanjuti oleh Inspektorat.
Hal itu dilakukan sebagai respons viralnya keberadaan mobil dinas tersebut “nangkring” di kawasan wisata saat masa libur lebaran.
Sesuai prosedur, pemeriksaan Inspektorat dilakukan guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran disiplin ASN.
“Nanti akan ada pemeriksaan dari Inspektorat. Dalam aturan ada disiplin ringan, sedang, dan berat. Itu yang akan ditentukan,” terang Neni kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).
Diakui Neni, video mobil dinas yang beredar tersebut melekat pada jabatan sekretaris. Hal ini menjadi perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan penggunaan aset negara.
“Yang jelas itu digunakan bukan untuk dinas. Karena itu, tetap akan ada proses penegakan disiplin sesuai aturan,” sebutnya.
Penanganan kasus ini akan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin ASN. Sanksi yang diberikan nantinya akan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran yang terbukti.
Hasil penelusuran awal, mobil tersebut memang kerap dipinjamkan. Baik kepada pegawai, maupun masyarakat umum dengan sejumlah ketentuan.
Salah satunya, penggunaan di luar dinas tidak ditanggung oleh anggaran pemerintah, termasuk biaya bahan bakar.
Kasus penggunaan mobil dinas di luar urusan pekerjaan ini cukup menarik perhatian publik setempat. Pasalnya, sehari sebelumnya Wali Kota Neni Moerniaeni mewanti-wanti jajarannya untuk tidak menggunakan kendaraan dinas saat mudik atau libur lebaran. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post