Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home EKBIS

Scuba Belum Dilarang,  Wadir RSUD Taman Husada Sebut Masker Kain Lebih Baik

Redaksi by Redaksi
October 1, 2020
Scuba Belum Dilarang,  Wadir RSUD Taman Husada Sebut Masker Kain Lebih Baik

Wakil Direktur Pelayanan Medis RSUD Taman Husada Bontang dr. Toetoek Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INFORMASI agar penggunaan masker berbahan kain scuba dan juga buff tak digunakan lagi karena dinilai kurang efektif mencegah penularan Covid-19 beredar dengan cepat di tengah-tengah masyarakat.

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Wakil Direktur Pelayanan Medis RSUD Taman Husada Bontang dr. Toetoek Pribadi mengatakan belum mengetahui dengan pasti tentang larangan tersebut. Namun ia meyakinkan saat ini Kota Bontang belum menerapkan larangan serupa.

“Belum ada larangan, paling tidak saat ini semua bermasker dulu. Karena itu bisa melindungi kita dan orang lain,” ujarnya saat ditemui di sela-sela acara launching gerakan belanja tiap hari di Pasar Tamrin, Rabu (24/9).

Meski begitu, Toetoek menyarankan jika menggunakannya sebaiknya dilapis kain atau tisu. Menurutnya, penggunaan masker kain sedikit lebih baik asalkan rajin diganti.

“Sebetulnya yang standar itu masker medis. Tapi kalau pake masker kain juga ngak papa selama dalam rentang waktu tertentu (3 jam) harus ganti,”

“Sebuah kesalahan, dia punya masker satu lalu dipakai sampai satu Minggu. Kalau kita ke Pasar, pulang ya ganti jangan dipake lagi,” jelasnya.

Sementara, meski belum ada larangan penggunaan masker berbahan kain scuba. Sejumlah pedagang masker di Kota Taman sudah mulai mengeluh dengan mulai menurunnya penjualan sejak informasi tersebut beredar luas.

Salah satu pedagang masker di Jalan Bhayangkara, Roni (29) mengaku penurunan jumlah pembeli masker jenis scuba drastis terjadi dalam sepekan belakangan.

“Terlanjur stok banyak mas, ini aja sudah mulai banting harga jadi Rp 5 ribu. Sebelumnya kita jual Rp 10 ribu,” tuturnya.

Hal senada dikatakan, pedagang masker lainnya, Farid. Dirinya menyebut penurunan penjualan masker jenis scuba sangat terasa, padahal sebelumnya masker jenis itu merupakan dagangan paling diminati pembeli.

Meski begitu menurutnya penurunan penjualan tersebut tidak sepenuhnya karena beredarnya informasi larangan penggunan. Namun juga akibat makin maraknya pasar-pasar daring yang juga ikut menjajakan masker. (Yud/DT).

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

Innalilahi, Turut Berduka Adi Darma Tutup Usia

Next Post

Dinkes Bontang Distribusikan 200 unit Wastafel Portabel, Sasaran Utamanya Fasilitas Umum

Related Posts

Biaya Parkir Progresif Diterapkan di Citimall Bontang, 80% Masuk Kas Daerah
WARTA

Biaya Parkir Progresif Diterapkan di Citimall Bontang, 80% Masuk Kas Daerah

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang
WARTA

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang

Tiket Lembah Permai Fair Gratis Malam Ini, Hadirkan Golden Memories Lewat Aksi Panggung Galatua Reborn
EKBIS

Tiket Lembah Permai Fair Gratis Malam Ini, Hadirkan Golden Memories Lewat Aksi Panggung Galatua Reborn

Pengawas SPBU Kopkar Bantah Kualitas Pertamax Sulit Dipertanggung jawabkan
EKBIS

Nopol Luar Kaltim Bakal Dilarang Isi BBM Subsidi di Bontang, Kecuali Angkutan Barang

Distribusi Solar di SPBU Disorot, Pertamina: Bontang Sudah Terapkan Antrean Online
EKBIS

Berlaku Mulai Hari Ini, Pertamax di Kaltim Resmi Turun Rp 350 jadi Rp16.300

Disnaker Bontang Bekali Siswa SMK 3 Hadapi Dunia Kerja, Kenalkan Peluang Karier di Dalam dan Luar Negeri
VIDEO

Disnaker Bontang Bekali Siswa SMK 3 Hadapi Dunia Kerja, Kenalkan Peluang Karier di Dalam dan Luar Negeri

Next Post
Dinkes Bontang Distribusikan 200 unit Wastafel Portabel, Sasaran Utamanya Fasilitas Umum

Dinkes Bontang Distribusikan 200 unit Wastafel Portabel, Sasaran Utamanya Fasilitas Umum

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.