Dialektis.co – Puncak arus mudik Lebaran 2026, dipastikan terjadi pada Jumat (13/3) malam besok dan Senin (16/3) mendatang.
Kepadatan di pelabuhan kebanggan warga Bontang itu diyakini terjadi. Pasalnya, seluruh tiket pelayaran milik PT Pelni di dua hari itu telah ludes terjual.
“Kami minta calon penumpang yang belum mendapat tiket sebaiknya tidak usah ikut ke pelabuhan. Info dari operator kapal, semua tiket sudah ludes terjual,” imbau Manajer Operasional PT Laut Bontang Bersinar (LBB), Jackthin Pamasi.
Diterangkannya, KM Egon pada Jumat, 13 Maret 2026 dijadwalkan berangkat pukul 20.00 WITA dengan tujuan Pare-Pare. Seluruh tiket pelayaran ini, sudah habis.
Tiga hari berselang, KM Egon pada Senin, 16 Maret 2026 dijadwalkan kembali berlayar pukul 04.00 WITA dengan rute panjang, Pare-Pare – Batulicin – Surabaya – Lembar – Waingapu.
Baca juga: Libur Lebaran 2026 Cukup Panjang, Berikut Jadwal Lengkapnya Merujuk SKB 3 Menteri
Jackthin menyebut selama ini, masyarakat sering berharap adanya tambahan kuota melalui dispensasi. Namun hal tersebut belum tentu diberikan oleh operator kapal.
Kata dia, informasi untuk tidak menjanjikan kuota dispensasi juga sudah disampaikan kepada agen penjualan tiket.
Informasi ini dinilai sangat penting. Sebab pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banyak penumpang yang terkatung-katung di pelabuhan lantaran tidak memiliki tiket.
Lebih jauh Jackthin menegaskan pada pelayaran 13 dan 16 Maret ini semua kapasitas kapal dimaksimalkan untuk penumpang. KM Egon, dua hari itu tidak memuat kendaraan.
Pihaknya juga tengah mempersiapkan rekayasa pengaturan di ruang tunggu. Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pemudik tetap terjaga, meski terjadi penumpukan penumpang.
Berikut jadwal kapal tersisa di Pelabuhan Loktuan pada bulan Maret 2026:
- KM Binaiya, Rabu, 25 Maret 2026 (16.00 WITA) = Pare-Pare.
- KM Egon, Jumat, 27 Maret 2026 (20.00 WITA) = Pare-Pare.
- KM Binaiya, Sabtu, 28 Maret 2026 (11.00 WIFA) = Awerange – Makassar – Batulicin – Surabaya.
- KM Egon, Senin, 30 Maret 2026 (04.00 WITA) = Pare-Pare – Batulicin – Surabaya – Lembar – Waingapu.
Harga tiket yang tertera di website resmi Pelni, yakni :
- Bontang ke Pare-Pare (Kelas Ekonomi) = Rp 242 ribu.
- Bontang ke Makassar (Kelas Ekonomi) = Rp 322 ribu.
- Bontang ke Awarange (Kelas Ekonomi) = Rp 242 ribu.
- Bontang ke Labuan Bajo (Kelas Ekonomi) = Rp 391 ribu.
- Bontang ke Bima (Kelas Ekonomi) = Rp 446 ribu.
- Bontang ke Benoa atau Denpasar (Kelas Ekonomi) = Rp 547 ribu.
- Bontang ke Batulicin (Kelas Ekonomi) = Rp 456 ribu.
- Bontang ke Lembar (Kelas Ekonomi) = Rp 591 ribu.
- Bontang ke Surabaya (Kelas Ekonomi) = Rp 570 ribu.
- Bontang ke Waingapu (Kelas Ekonomi) = Rp 622 ribu.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post