Dialektis.co – Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SDN 011 Bontang Selatan terus berjalan aktif dengan berbagai kegiatan rutin yang menyasar kesehatan siswa secara menyeluruh.
Program ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan dasar, tetapi juga mencakup imunisasi serta pemantauan kondisi lingkungan sekolah.
Penanggung jawab UKS SDN 011 Bontang Selatan, Nur Jhaya, menjelaskan bahwa kegiatan UKS terdiri dari sejumlah program rutin seperti penjaringan kesehatan siswa, imunisasi, serta pemeriksaan berkala.
Selain itu, pihak sekolah juga melakukan pengecekan sanitasi ruangan dan kualitas udara guna memastikan lingkungan belajar tetap sehat.
“Untuk kegiatan UKS itu terdiri dari kegiatan rutin seperti penjaringan, kemudian imunisasi yang memang sudah menjadi budaya, lalu pemeriksaan rutin, termasuk sanitasi ruangan dan kualitas udara,” ujarnya, Ahad (3/5/2026).
Ia menambahkan, salah satu program unggulan yang telah berjalan lebih dari lima tahun adalah imunisasi gigi.
Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Bontang Selatan II dan menyasar seluruh siswa secara bertahap.
“Program unggulan kami adalah imunisasi gigi. Ini sudah berjalan lebih dari lima tahun, bekerja sama dengan puskesmas. Kegiatannya dimulai dari kelas 1, kemudian ditindaklanjuti sampai kelas 5 untuk memastikan kondisi gigi anak tetap terpantau,” jelasnya.
Baca juga: SDN 011 Bontang Selatan Cetak 10 Kader Kesehatan, Aktif Kelola UKS
Melalui program tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan tindakan awal, tetapi juga pemantauan lanjutan guna memastikan kesehatan gigi tetap terjaga.
Pemeriksaan dilakukan untuk melihat apakah gigi yang telah ditangani masih dalam kondisi baik atau terdapat masalah lanjutan seperti gigi berlubang.
Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah menyesuaikan jadwal kegiatan dengan agenda dari puskesmas. Petugas kesehatan biasanya datang ke sekolah setelah menyelesaikan pelayanan di fasilitas kesehatan.
“Kami menyusun kegiatan berdasarkan agenda puskesmas. Biasanya mereka menyelesaikan pelayanan di puskesmas terlebih dahulu, baru kemudian datang ke sekolah untuk pelayanan UKS,” tuturnya.
Dengan keterbatasan waktu dan tenaga, pelayanan kesehatan di sekolah dilakukan secara bertahap. Dalam satu kali kunjungan, jumlah siswa yang dapat dilayani pun terbatas, sehingga pelaksanaan dilakukan secara bergilir.
Meski demikian, pihak sekolah tetap berkomitmen untuk menjalankan program UKS secara optimal demi mendukung kesehatan dan kenyamanan siswa dalam proses belajar mengajar. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post