Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home EKBIS

Profit dan Kinerja Optimal, Pupuk Kaltim Raih TOP BUMN Awards 2022

Redaksi by Redaksi
December 14, 2022
Profit dan Kinerja Optimal, Pupuk Kaltim Raih TOP BUMN Awards 2022
Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) raih penghargaan Outstanding Achievement in Profitability Ratio pada ajang Bisnis Indonesia TOP BUMN Awards 2022, atas pencapaian tingkat profitabilitas perusahaan berdasarkan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE).

Penghargaan diterima Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi, dari Direktur Bisnis Indonesia Chamdan Purwoko di Luwansa Hotel Kuningan Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Pupuk Kaltim dinilai sebagai salah satu perusahaan BUMN yang mampu meningkatkan produktivitas dalam mencapai profitabilitas terbaik, meski diadang berbagai tantangan dan krisis global seperti Covid-19 dua tahun terakhir.

Dimana rasio profitabilitas dilihat dari laba bersih yang dihasilkan melalui kegiatan pokok perusahaan serta kemampuan memperoleh laba dengan ekuitas yang dimiliki.

“Penghargaan ini memotivasi Pupuk Kaltim terus berupaya maksimal meningkatkan kinerja menjadi perusahaan petrokimia terbaik di Indonesia, sehingga peran perusahaan kedepan makin berkontribusi terhadap perekonomian negara dan sektor pangan tanah air,” ujar Rahmad Pribadi.

Dijelaskannya, pencapaian kinerja keuangan Pupuk Kaltim dua tahun terakhir merupakan sejarah tertinggi dalam 45 tahun perjalanan perusahaan.

Berbagai tantangan tak menyurutkan upaya Pupuk Kaltim untuk terus memacu produktivitas, hingga mampu meningkatkan profitabilitas maksimal dari capaian yang sebelumnya pernah di raih.

“Saat ini Pupuk Kaltim juga memiliki stok 108.917 ton urea bersubsidi dan 6.725 ton NPK formula khusus. Lalu pupuk non subsidi, sebesar 158.702 ton urea dan 38.073 NPK. Semua stok tersedia di gudang Pupuk Kaltim yang tersebar di berbagai wilayah,” papar Rahmad.

Dirinya menyebut, kinerja Pupuk Kaltim tidak lepas penerapan growth strategy yang berfokus pada tiga pilar utama. Diantaranya keunggulan operasional dan rantai pasok melalui efisiensi energi dan optimalisasi infrastruktur, keunggulan diversifikasi dengan mengembangkan bisnis di sektor hilirisasi petrokimia serta energi terbarukan, dan jangkauan pasar dengan peningkatan kapasitas domestik serta ekspansi di pasar global.

Hal itu pun ditunjang tiga keuntungan kompetitif yang mampu membuat Pupuk Kaltim lebih unggul dalam mencapai realisasi target.

Yakni memiliki pabrik yang dapat diandalkan dengan konsumsi energi yang rendah, sehingga proses produksi menjadi lebih efisien dan kompetitif.

Selanjutnya Pupuk Kaltim memiliki lokasi strategis di Kota Bontang Kalimantan Timur, yang ditunjang fasilitas logistik dan greenport yang baik. Kehadiran greenport dapat menciptakan efisiensi di bidang produksi, sehingga rasio per ton pupuk dan produk lain yang dihasilkan semakin meningkat.

Keunggulan tersebut pun didukung sumber daya manusia mumpuni, yang terdiri dari profesional terbaik di industri petrokimia.

“Dilandasi budaya kerja agile dan adaptif, Pupuk Kaltim semakin mampu menjawab tantangan dengan mengembangkan hilirisasi industri petrokimia berbasis renewable resources, guna mencapai dominasi pasar di wilayah Asia Pasifik melalui growth strategy,” lanjut Rahmad.

Sejalan dengan prinsip Environment, Social and Governance (ESG), Pupuk Kaltim pun mengembangkan berbagai terobosan untuk menjadi pionir dalam transisi energi hijau pada industri petrokimia di Indonesia.

Hal ini diwujudkan melalui kinerja sangat baik dalam pemanfaatan energi secara bertanggung jawab dan efisien, guna mendukung tercapainya target Nationally Determined Contribution (NDC).

Menurut Rahmad, Pupuk Kaltim tidak hanya dituntut lebih produktif tapi juga ramah terhadap lingkungan.

Hal ini merupakan langkah Perusahaan untuk mencapai keseimbangan antara profit, people dan planet (3P), dengan menyeimbangkan profitabilitas dan upaya menjaga kelestarian lingkungan serta kontribusi sosial kemasyarakatan.

Komitmen tersebut direalisasikan melalui pengembangan EBT dengan berbagai inovasi seperti Green Asphalt, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap, hingga penggunaan motor listrik untuk aktivitas di lingkungan perusahaan. Selain itu juga ada program Community Forest dalam mendorong dekarbonisasi melalui sejumlah aksi nyata berbasis lingkungan, untuk mencapai target pengurangan emisi karbon hingga 32,50 persen di tahun 2030.

“Dari seluruh upaya yang direalisasikan, Pupuk Kaltim siap menciptakan masa depan baru demi pembangunan ekonomi yang lebih kuat dan mandiri. Didukung implementasi ESG sebagai motor penggerak arah bisnis dengan mengusung konsep ekonomi sirkular, melalui penerapan diversifikasi dan pengembangan usaha,” terang Rahmad Pribadi.

Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pupuk Kaltim bersama sejumlah BUMN lainnya dalam ajang TOP BUMN 2022, yang diharap dapat memacu produktivitas masing-masing perusahaan untuk meningkatkan kontribusi secara signifikan terhadap pembangunan, guna mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

Dijelaskan Pahala Mansury, Kementerian BUMN saat ini tengah melakukan transformasi secara menyeluruh melalui perubahan budaya kerja berlandaskan AKHLAK, disamping klasterisasi untuk lebih memfokuskan kinerja pengembangan bisnis secara terarah. Hal ini pun berimplikasi terhadap kinerja keuangan BUMN yang terus mengalami perbaikan, hingga mencapai kontribusi penerimaan negara sebesar Rp 1.198 Triliun dalam rentang waktu 2020 hingga kuartal III 2022.

“Selanjutnya adalah bagaimana kita menghadapi tantangan di tengah kondisi global melalui penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, health care, ketahanan digital hingga peningkatan inklusi keuangan disamping juga melakukan pengembangan infrastruktur,” papar Pahala Mansury.

Maka dari itu BUMN pun didorong tidak hanya sekadar menghasilkan laba secara signifikan, tapi juga melakukan transformasi dari sisi budaya kerja serta inovasi bisnis model, sekaligus mendorong pengembangan investasi di berbagai sektor.

Upaya tersebut sangat penting dalam menghadapi tantangan global seperti halnya dekarbonisasi, dimana industri pupuk termasuk berkontribusi paling besar terhadap emisi.

Sehingga inovasi model bisnis perlu dilakukan, seperti transisi energi melalui sumber EBT dan memproduksi jenis pupuk lain seperti nano fertilizer yang didukung pengembangan teknologi terbarukan.

“Kita berharap dengan perubahan bisnis model dan risk management, BUMN kedepan bisa memiliki neraca yang semakin kuat dan sehat guna membangun organisasi yang lebih baik,” pungkas Pahala Mansury.(*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join. Agar lebih mudah instal aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: BontangPupuk Kaltim
ShareTweet
Previous Post

Masterplan Banjir, Jangka Pendek Masih Berkutat Normalisasi Drainase & Sungai

Next Post

14 Tahun Jadi Wartawan, Umbaran Wibowo Tiba-tiba Jadi Kapolsek, Ternyata Intel

Related Posts

DKUMPP Bontang Pastikan Program UMKM Jalan, Tahun Ini Masih Tahap Penguatan
EKBIS

10 UMKM Bontang Tembus Pasar Malaysia, Ikut Business Matching di Samarinda

UMKM Center Bontang Jadi Andalan Perusahaan Cari Souvenir Lokal
EKBIS

UMKM Center Bontang Jadi Andalan Perusahaan Cari Souvenir Lokal

DKUMPP Bontang Jemput Bola Sertifikasi Halal, Sasar Warung Makan dan Kantin
EKBIS

DKUMPP Bontang Jemput Bola Sertifikasi Halal, Sasar Warung Makan dan Kantin

DKUMPP Bontang ‘Upgrade’ Pembina UMKM, Fokus Tingkatkan Kualitas Pendampingan
EKBIS

DKUMPP Bontang ‘Upgrade’ Pembina UMKM, Fokus Tingkatkan Kualitas Pendampingan

Sehari Tembus 100 Produk, Penjualan UMKM Center Bontang Melesat
EKBIS

Sehari Tembus 100 Produk, Penjualan UMKM Center Bontang Melesat

DKUMPP Bontang Pastikan Program UMKM Jalan, Tahun Ini Masih Tahap Penguatan
EKBIS

DKUMPP Bontang Pastikan Program UMKM Jalan, Tahun Ini Masih Tahap Penguatan

Next Post
14 Tahun Jadi Wartawan, Umbaran Wibowo Tiba-tiba Jadi Kapolsek, Ternyata Intel

14 Tahun Jadi Wartawan, Umbaran Wibowo Tiba-tiba Jadi Kapolsek, Ternyata Intel

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

berita 128000726

berita 128000727

berita 128000728

berita 128000729

berita 128000730

berita 128000731

berita 128000732

berita 128000733

berita 128000734

berita 128000735

berita 128000736

berita 128000737

berita 128000738

berita 128000739

berita 128000740

berita 128000741

berita 128000742

berita 128000743

berita 128000744

berita 128000745

berita 128000746

berita 128000747

berita 128000748

berita 128000749

berita 128000750

berita 128000751

berita 128000752

berita 128000753

berita 128000754

berita 128000755

berita 128000756

berita 128000757

berita 128000758

berita 128000759

berita 128000760

berita 128000761

berita 128000762

berita 128000763

berita 128000764

berita 128000765

berita 128000766

berita 128000767

berita 128000768

berita 128000769

berita 128000770

artikel 128000821

artikel 128000822

artikel 128000823

artikel 128000824

artikel 128000825

artikel 128000826

artikel 128000827

artikel 128000828

artikel 128000829

artikel 128000830

artikel 128000831

artikel 128000832

artikel 128000833

artikel 128000834

artikel 128000835

artikel 128000836

artikel 128000837

artikel 128000838

artikel 128000839

artikel 128000840

artikel 128000841

artikel 128000842

artikel 128000843

artikel 128000844

artikel 128000845

artikel 128000846

artikel 128000847

artikel 128000848

artikel 128000849

artikel 128000850

artikel 128000851

artikel 128000852

artikel 128000853

artikel 128000854

artikel 128000855

artikel 128000856

artikel 128000857

artikel 128000858

artikel 128000859

artikel 128000860

artikel 128000861

artikel 128000862

artikel 128000863

artikel 128000864

artikel 128000865

story 138000816

story 138000817

story 138000818

story 138000819

story 138000820

story 138000821

story 138000822

story 138000823

story 138000824

story 138000825

story 138000826

story 138000827

story 138000828

story 138000829

story 138000830

story 138000831

story 138000832

story 138000833

story 138000834

story 138000835

story 138000836

story 138000837

story 138000838

story 138000839

story 138000840

story 138000841

story 138000842

story 138000843

story 138000844

story 138000845

story 138000846

story 138000847

story 138000848

story 138000849

story 138000850

story 138000851

story 138000852

story 138000853

story 138000854

story 138000855

story 138000856

story 138000857

story 138000858

story 138000859

story 138000860

story 138000861

story 138000862

story 138000863

story 138000864

story 138000865

story 138000866

story 138000867

story 138000868

story 138000869

story 138000870

story 138000871

story 138000872

story 138000873

story 138000874

story 138000875

journal-228000376

journal-228000377

journal-228000378

journal-228000379

journal-228000380

journal-228000381

journal-228000382

journal-228000383

journal-228000384

journal-228000385

journal-228000386

journal-228000387

journal-228000388

journal-228000389

journal-228000390

journal-228000391

journal-228000392

journal-228000393

journal-228000394

journal-228000395

journal-228000396

journal-228000397

journal-228000398

journal-228000399

journal-228000400

journal-228000401

journal-228000402

journal-228000403

journal-228000404

journal-228000405

journal-228000406

journal-228000407

journal-228000408

journal-228000409

journal-228000410

journal-228000411

journal-228000412

journal-228000413

journal-228000414

journal-228000415

journal-228000416

journal-228000417

journal-228000418

journal-228000419

journal-228000420

article 228000406

article 228000407

article 228000408

article 228000409

article 228000410

article 228000411

article 228000412

article 228000413

article 228000414

article 228000415

article 228000416

article 228000417

article 228000418

article 228000419

article 228000420

article 228000421

article 228000422

article 228000423

article 228000424

article 228000425

article 228000426

article 228000427

article 228000428

article 228000429

article 228000430

article 228000431

article 228000432

article 228000433

article 228000434

article 228000435

article 228000436

article 228000437

article 228000438

article 228000439

article 228000440

article 228000441

article 228000442

article 228000443

article 228000444

article 228000445

article 228000446

article 228000447

article 228000448

article 228000449

article 228000450

article 228000451

article 228000452

article 228000453

article 228000454

article 228000455

update 238000492

update 238000493

update 238000494

update 238000495

update 238000496

update 238000497

update 238000498

update 238000499

update 238000500

update 238000501

update 238000502

update 238000503

update 238000504

update 238000505

update 238000506

update 238000507

update 238000508

update 238000509

update 238000510

update 238000511

update 238000512

update 238000513

update 238000514

update 238000515

update 238000516

update 238000517

update 238000518

update 238000519

update 238000520

update 238000521

update 238000522

update 238000523

update 238000524

update 238000525

update 238000526

update 238000527

update 238000528

update 238000529

update 238000530

update 238000531

update 238000532

update 238000533

update 238000534

update 238000535

update 238000536

update 238000537

update 238000538

update 238000539

update 238000540

update 238000541

update 238000542

update 238000543

update 238000544

update 238000545

update 238000546

news-1701