Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Neni Respons Keluhan Guru Swasta Soal Insentif Dicabut Karena Siswa Kurang dari 60

Redaksi by Redaksi
May 20, 2026
Neni Respons Keluhan Guru Swasta Soal Insentif Dicabut Karena Siswa Kurang dari 60

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dalam acara Dialog Pendidikan PGRI di Pendopo Rujab.(Foto/Asri)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang menghentikan penyaluran insentif bagi sekolah swasta dengan jumlah siswa di bawah 60 orang dikeluhkan para guru Madrasah Aliyah, SMA, dan SMK swasta di Kota Bontang.

Aturan tersebut dinilai berdampak langsung terhadap kesejahteraan tenaga pengajar, khususnya di sekolah kecil dengan keterbatasan fasilitas.

Abidin Mardhani, salah satu guru swasta Madrasah Aliyah DDI Bontang Selatan menyebut, kebijakan itu membuat para tenaga pendidik kehilangan tambahan penghasilan yang selama ini membantu kebutuhan sehari-hari.

“Sekolah kami memang kecil dan jumlah siswanya kurang dari 60. Insentif yang selama ini membantu kebutuhan hidup guru justru dihilangkan hanya karena jumlah siswa,” ujarnya saat Dialog Pendidikan PGRI di Pendopo Rujab Walikota, Rabu (20/5/2026).

Ia berharap, pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang lebih adil bagi sekolah swasta kecil agar para guru tetap mendapatkan perhatian.

Menanggapi keluhan tersebut, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengaku prihatin.

Ia mengatakan, persoalan itu sudah dilaporkan DPRD Bontang kepada Pemerintah Provinsi Kaltim agar aturan tersebut dapat ditinjau ulang.

“Kemarin dari DPR juga sudah melapor bahwa ada peraturan sekolah yang muridnya kurang dari 60 tidak mendapatkan insentif dana,” terangnya.

Menurutnya, sekolah swasta kecil tetap berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat sehingga keberadaan para guru perlu mendapat perhatian.

Karena itu, Pemkot Bontang mulai mencari kemungkinan agar bantuan insentif tetap bisa diberikan melalui APBD Bontang, meski SMA dan SMK merupakan kewenangan pemerintah provinsi.

“Saya minta apakah memungkinkan kita juga memberikan insentif untuk sekolah swasta yang bukan menjadi urusan pemerintah kota,”

“Walaupun mungkin besarannya tidak sebesar sebelumnya, tetapi pemerintah harus tetap hadir,” ucapnya.

Ia mencontohkan, pada periode kepemimpinannya sebelumnya, Pemkot Bontang pernah menyalurkan hibah APBD kepada guru SMA, SMK, dan SLB swasta sebesar Rp1 juta per orang.

Skema tersebut kini kembali dikaji bersama inspektorat agar sesuai aturan pengelolaan keuangan daerah.

“Insyaallah kita perjuangkan. Nanti dikoordinasikan lagi apakah memungkinkan kembali seperti dulu,” jelas Neni Moerniaeni. (*/Adv).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zj kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Diskominfo Bontang 2026
ShareTweet
Previous Post

Disnaker Bontang Saring 414 Peserta, 25 Nama Kantongi Tiket Pelatihan Ahli K3

Next Post

Wali Kota Bontang Pertanyakan Data Dapodik Sekolah untuk Hitung Kebutuhan MBG

Related Posts

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PDIP Minta Pemkot Jelaskan Rinci Sumber PAD
DPRD Bontang

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PDIP Minta Pemkot Jelaskan Rinci Sumber PAD

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim 0908/Bontang Gelar Turnamen Bola Voli
OLAHRAGA

Semarak HUT ke-81 TNI, Kodim 0908/Bontang Gelar Turnamen Bola Voli

Kecelakaan Fatal Dekat Tugu Selamat Datang Bontang, Bus Karyawan Tambang Vs Truk
WARTA

Kecelakaan Fatal Dekat Tugu Selamat Datang Bontang, Bus Karyawan Tambang Vs Truk

Bontang Usulkan 16 Unit Bus Sekolah ke Kementerian Perhubungan
WARTA

Bontang Usulkan 16 Unit Bus Sekolah ke Kementerian Perhubungan

Calon Tunggal, Andi Amrie Resmi Terpilih Pimpin KONI Bontang
OLAHRAGA

Calon Tunggal, Andi Amrie Resmi Terpilih Pimpin KONI Bontang

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Jalan KS Tubun, Diduga Bunuh Diri
WARTA

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Jalan KS Tubun, Diduga Bunuh Diri

Next Post
Wali Kota Bontang Pertanyakan Data Dapodik Sekolah untuk Hitung Kebutuhan MBG

Wali Kota Bontang Pertanyakan Data Dapodik Sekolah untuk Hitung Kebutuhan MBG

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.