Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM

Nekat Rampok Minimarket, Polisi Mau Nangis Pas Lihat Kondisi Rumah Pelaku

Redaksi by Redaksi
August 14, 2021
Nekat Rampok Minimarket, Polisi Mau Nangis Pas Lihat Kondisi Rumah Pelaku

Rumah Tersangka (Foto:MPI/Hambali)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Aksi perampokan pada Minggu (8/8/2021) malam di salah satu minimarket di Suradita, Cisauk, Tanggerang mendadak viral.

Menariknya kasus ini menyedot perhatian bukan lantaran aksi bengis, namun justru karena iba dengan kondisi ekonomi si pelaku.

Saat di ringkus tidak jauh dari lokasi, dari tangan pelaku Supriatna (26) Polisi menyita uang hasil kejahatan menggasak laci minimarket senilai Rp 2,7 juta.

Supri mengaku baru pertama kali melakukan aksi nekat itu. Ia terpaksa merampok untuk memenuhi kebutuhan keluarga di rumah.

Untuk membuktikan pengakuannya, polisi lalu mendatangi kediaman pelaku. Benar saja, polisi merasa iba setelah melihat kondisi keluarga yang tempat tinggal dan kehidupannya jauh dari kata layak.

Bantuan paket sembako pun diberikan. Sedangkan pelaku tetap menjalani penahanan di Mapolsek Cisauk.

“Kita tetap berempati terhadap keluarganya. Atas perintah Pak Kapolsek kita sudah salurkan bantuan. Kalau tersangka tetap kita tahan,” ujar Kanitreskrim Polsek Cisauk, Iptu Margana, dikutip dari sindownews, Kamis (12/08/21).

Sebelumnya, dalam melakukan aksinya pelaku datang seorang diri. Saat itu situasi di dalam minimarket sepi dan tidak ada pengunjung lain, hanya ada 2 pegawai.

Pelaku langsung menghampiri seorang kasir perempuan berinisial M (30). Seraya menodongkan pisau sangkur, pelaku membentak M untuk segera membuka laci kasir dan mengumpulkan seluruh uang di dalamnya.

Mengetahui ada perampokan itu, pegawai minimarket lainnya berinisial W (25) memilih bersembunyi. Barulah setelah pelaku kabur, kedua pegawai meminta bantuan kepada warga dan sekuriti di sekitar lokasi.

“Tersangka berhasil kita ringkus di perjalanan pelarian, masih di wilayah Cisauk,” ucapnya.

Terpisah, keluarga dan teman-teman pelaku mengaku kaget saat mengetahui kejadian itu. Pasalnya, Supri dikenal pendiam dan tak pernah membuat keonaran sejak kecil.

“Dari kecil anaknya lurus-lurus aja, pendiam banget dan nggak pernah buat masalah. Makanya kita kaget, teman-temannya juga pada bingung kenapa bisa berbuat itu,” ujar Abdul Rosyid (31), kakak pelaku.

Supri tinggal bersama orang tua, kakak dan seorang adiknya di rumah warisan peninggalan sang nenek. Rumahnya tampak sederhana, tak berbeda jauh jika dibandingkan dengan rumah-rumah di sekitarnya.

“Ini peninggalan dari orang tua ibu. Kita tempati terus di sini,” ucapnya.

Setelah Supri menganggur praktis tulang punggung ekonomi keluarga hanya ditanggung seorang diri oleh Abdul Rosid. Dia bekerja di salah satu apartemen di kawasan Cikokol. Sebagai seorang kakak, Rosyid seringkali membantu kebutuhan Supri.

“Kasihan juga lihatnya, nganggur udah lama. Mau beli rokok, beli bensin, kadang saya kasih. Kalau dia mah nggak pernah mau ngomong, kondisinya mau gimana aja dia diem orangnya. Mungkin karena nggak enak lihat kondisi keluarga nggak bisa bantu. Ibarat situasi sekarang kan semua pada susah, bisa ketemu nasi aja udah syukur,” tutur Rosyid.

Menurut dugaannya, Supri bisa saja merasa tertekan karena lama menganggur. Di satu sisi kondisi orang tuanya sudah renta tak berdaya untuk mencari nafkah. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Kabar NasionalkriminalTanggerang
ShareTweet
Previous Post

Gagal Nodai Kakak Ipar, Pelaku: Sudah Saya Ingatkan Pakai Baju Tertutup, Takut Khilaf

Next Post

Bagan Nelayan Hantam Pujasera Selambai, 5 Kios Dilaporkan Rusak Parah

Related Posts

Pemilih di Bontang Lebih Tertarik Pilpres Ketimbang Pileg, Membaca Data Grafis Bawaslu
WARTA

Pemilih di Bontang Lebih Tertarik Pilpres Ketimbang Pileg, Membaca Data Grafis Bawaslu

Salat Istisqa di Bontang, TNI Bersama Masyarakat Berdoa Memohon Hujan dan Berkah Negeri
GAYA HIDUP

Salat Istisqa di Bontang, TNI Bersama Masyarakat Berdoa Memohon Hujan dan Berkah Negeri

Prajurit Batalyon Arhanud 7/ABC Jalani Riksiapops Mabes TNI Jelang Tugas Satgas Pamtas RI-Malaysia 2026-2027
RAGAM

Prajurit Batalyon Arhanud 7/ABC Jalani Riksiapops Mabes TNI Jelang Tugas Satgas Pamtas RI-Malaysia 2026-2027

Terkait Karhutla, Belum Terjadi Indikasi Penurunan Kualitas Udara di Kota Bontang
WARTA

Terkait Karhutla, Belum Terjadi Indikasi Penurunan Kualitas Udara di Kota Bontang

Tekan Biaya Produksi, Pupuk Kaltim Latih Pembudidaya Bontang Buat Pakan Ikan Mandiri
EKBIS

Tekan Biaya Produksi, Pupuk Kaltim Latih Pembudidaya Bontang Buat Pakan Ikan Mandiri

Dua Pria Asal Guntung Ditangkap, Polisi Temukan 252 Butir Pil Double L Siap Edar
WARTA

Perkara 9 Paket Sabu, Dua Pria di Berbas Pantai Diciduk Polisi

Next Post
Bagan Nelayan Hantam Pujasera Selambai, 5 Kios Dilaporkan Rusak Parah

Bagan Nelayan Hantam Pujasera Selambai, 5 Kios Dilaporkan Rusak Parah

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.