Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Mulai 17 Sep RSUD Taman Husada Berlakukan Pembatasan Jam Besuk, Satu Kali Sehari

Redaksi by Redaksi
September 12, 2024
Mulai 17 Sep RSUD Taman Husada Berlakukan Pembatasan Jam Besuk, Satu Kali Sehari
Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang memberlakukan kebijakan baru terkait jam besuk pasien. Hal ini dilakukan sehubungan dengan adanya proses pembangunan di lingkungan rumah sakit, yang melibatkan berbagai proyek penting.

Pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada 17 September 2024, dengan tujuan menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pihak yang berada di rumah sakit.

Menurut Humas RSUD Taman Husada Bontang, dr. Siti Aisyatur Ridha, jam besuk pasien kini hanya diberlakukan satu kali per hari.

“Terhitung mulai tanggal 17 September, jam besuk hanya akan dilakukan sekali dalam sehari, dengan batas maksimal dua orang secara bergantian,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (11/9/2024) di ruangannya.

Jam besuk di Ruang Perawatan Biasa dijadwalkan berlangsung pada pukul 16.30 hingga 20.30 WITA.

Sementara itu, untuk Ruang Perawatan Intensif seperti ICU, ICCU, dan PICU, kunjungan diperbolehkan pada pukul 18.00 hingga 20.30 WITA.

Kebijakan ini diberlakukan agar pasien yang dirawat bisa mendapatkan waktu istirahat yang cukup, tanpa terganggu oleh kunjungan yang berlebihan.

Selain itu, kebijakan ini juga untuk memudahkan pembesuk ketika berkunjung ke rumah sakit pelat merah tersebut. Mengingat lahan parkir RSUD terbatas, sehingga dilakukan perubahan jam besuk.

“Jadi ketika kami sudah pulang, artinya kendaraan sudah berkurang. Sehingga pengunjung leluasa memarkir kendaraan mereka,” terangnya.

Selanjutnya ada aturan khusus yang melarang dengan tegas membesuk di Ruang Anggrek lantaran merupakan ruangan dengan kondisi khusus.

Selain itu, anak-anak di bawah usia 12 tahun untuk membesuk pasien di seluruh ruangan rumah sakit. Anak usia tersebut dilarang membesuk untuk melindungi mereka dari risiko tertular penyakit.

“Orang tua harus memahami bahwa ini demi kesehatan anak-anak mereka, bukan sekadar datang untuk besuk,” tegas dr. Siti.

Proyek pembangunan yang sedang berjalan di RSUD Taman Husada melibatkan pembangunan lift baru, gedung parkir, serta pemasangan Aluminium Composite Panel (ACP).

Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi pasien, pengunjung, serta seluruh staf rumah sakit.

Namun, selama proses pembangunan, beberapa area di rumah sakit mungkin akan terganggu, sehingga pembatasan kunjungan ini dirasa perlu.

Pembangunan lift dan gedung parkir diharapkan dapat mengurangi kepadatan di area rumah sakit, yang selama ini sering menjadi keluhan bagi para pengunjung.

Sementara itu, pemasangan ACP akan meningkatkan estetika serta keamanan bangunan rumah sakit, memberikan suasana yang lebih nyaman bagi pasien dan tenaga medis.

RSUD Taman Husada Bontang memastikan bahwa kebijakan ini bersifat sementara, dan akan dievaluasi seiring dengan perkembangan proyek pembangunan.

Pihaknya terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pasien, dengan selalu memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan baik bagi pasien maupun pengunjung.

“Kami berharap masyarakat bisa bersabar dan memahami kondisi ini. Kami melakukan yang terbaik untuk memastikan keamanan dan kenyamanan semua pihak,” tambah dr. Siti.

Adanya kebijakan ini, RSUD Taman Husada juga berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi kesehatan dan keselamatan bersama.

Setelah pembangunan selesai, diharapkan seluruh fasilitas rumah sakit akan lebih optimal dalam memberikan layanan kesehatan kepada warga Bontang. (ADV).

Penulis : Mira

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: RSUD Taman Husada
ShareTweet
Previous Post

RSUD Taman Husada Pastikan 4 Bapaslon Pilkada Bontang Layak Bertanding

Next Post

Berbenah Tawarkan Program Pembangunan Tingkat RT, Anggarkan Rp200–Rp300 juta

Related Posts

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan
WARTA

HIV di Bontang Capai 441 Kasus, 2026: 43 kasus baru, 24 laki-laki & 19 perempuan

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta
WARTA

Viral Kematian Anak 6 Tahun Karena DBD, Dinkes Bontang Sebut Penyebab Komplikasi Penyakit Penyerta

Sabtu Pemeliharaan WTP Altra Bontang, 16.500 Pelanggan di Area Ini Terdampak
WARTA

Kemarau Datang, Warga Bontang Diimbau Bijak Gunakan Air Bersih

Gagal Kabur, Dua Pelaku Curanmor di Sebuntal Ditangkap Warga di Jalan Poros BON-SMR
WARTA

Pelaku Curanmor Milik Pekerja SPBU Bonles Tertangkap, Ternyata Masih Pelajar

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Biaya Parkir Progresif Diterapkan di Citimall Bontang, 80% Masuk Kas Daerah
WARTA

Biaya Parkir Progresif Diterapkan di Citimall Bontang, 80% Masuk Kas Daerah

Next Post
Berbenah Tawarkan Program Pembangunan Tingkat RT, Anggarkan Rp200–Rp300 juta

Berbenah Tawarkan Program Pembangunan Tingkat RT, Anggarkan Rp200–Rp300 juta

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.