Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home EKBIS

Kisah Dibalik Badut Dora yang Kerap Mangkal di Depan SPBU Kopkar PKT

Redaksi by Redaksi
November 21, 2020
Kisah Dibalik Badut Dora yang Kerap Mangkal di Depan SPBU Kopkar PKT

Perjuangan Seorang Ayah Rela Jadi Badut (Foto/dialektis.co)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Dampak pandemi Covid-19 mengubah kehidupan Andri, pemutusan hubungan kerja (PHK) yang ia alami memaksa mantan montir bengkel di Kota Samarinda itu banting setir menjadi pengamen badut di kawasan SPBU Kopkar PKT, Kota Bontang.

Sejak pagi menyapa hingga terik mentari mereda, Andri beraksi dengan kostum badut karakter dora menanti sekeping derma.

Gerakannya pun tampak semakin bersemangat saat ada kendaraan yang menghentikan laju, badut dora itu seolah berharap tangan-tangan menyodorkan uang kecil yang baginya sangat bermakna.

Andri menuturkan, sulitnya mendapat pekerjaan, serta desakan kebutuhan hidup yang harus dipenuhi setiap harinya menjadi alasan utama ayah dua anak itu menjadi pengamen badut, 4 bulan belakangan di Kota Taman.

Baca juga: Mengulik Bisnis Kurir di Bontang, Tetap Tumbuh di Tengah Pandemi

Andri menyadari, pendapatannya saat ini sangat mepet untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya bayar kontrakan tempat keluarga kecilnya berdiam.

“Yang penting halal mas, kalau lagi beruntung sehari bisa dapat Rp 100 ribu udah Alhamdulillah,” ujarnya saat ditemui, Jumat (20/11) Sore.

Dalam menjalankan aksinya, Andri mengaku tidak lelah. Hanya rasa gerah yang kerap ia rasakan, itu sebab beberapa saat ia terpaksa melepas kepala badut yang dikenakannya untuk sekedar mengelap peluh di kening dan menenggak air mineral.

Rasa gelisah dan waspada juga seriang Andri rasakan jika mobil aparat melintas. Ia khawatir, ada razia yang menjaring pencari nafkah di jalanan seperti dirinya.

Ia pun masih berharap, suatu saat mendapat pekerjaan tetap. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan keluarganya yang dari hari kehari dirasa terus meningkat. (Yud/DT).

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

Frienly Match, Rutan Samarinda VS Lapas Tenggarong Berlangsung Sengit

Next Post

Belum Berakhir, 18 Kasus Positif dan 3 Pasien Covid-19 Sembuh di Bontang

Related Posts

Tekan Biaya Produksi, Pupuk Kaltim Latih Pembudidaya Bontang Buat Pakan Ikan Mandiri
EKBIS

Tekan Biaya Produksi, Pupuk Kaltim Latih Pembudidaya Bontang Buat Pakan Ikan Mandiri

Pacu PAD Kaltim Sinergi BUMD-BUMN, PT BKS Jajaki Kemitraan Bisnis Bersama PKT
EKBIS

Pacu PAD Kaltim Sinergi BUMD-BUMN, PT BKS Jajaki Kemitraan Bisnis Bersama PKT

Lewat PKT Proaktif, Pupuk Kaltim Salurkan Logistik dan Kebutuhan Mendesak bagi Korban Gempa NTT
WARTA

Lewat PKT Proaktif, Pupuk Kaltim Salurkan Logistik dan Kebutuhan Mendesak bagi Korban Gempa NTT

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan
EKBIS

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Biaya Parkir Progresif Diterapkan di Citimall Bontang, 80% Masuk Kas Daerah
WARTA

Biaya Parkir Progresif Diterapkan di Citimall Bontang, 80% Masuk Kas Daerah

Next Post
Sempat Melandai Beberapa Hari, Angka Kematian Covid-19 di Bontang Naik Lagi

Belum Berakhir, 18 Kasus Positif dan 3 Pasien Covid-19 Sembuh di Bontang

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.