Dialektis.co – Pasca menetapkan oknum Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara, AKP Yohanes Bonar Adiguna sebagai tersangka kasus peredaran narkotika golongan II jenis etomidate atau liquid.
Direktorat Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Kaltim, akhirnya membeberkan kronologi pengungkapan kasus yang mengjutkan publik di Benua Etam tersebut.
Direktur Resnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Romylus menjelaskan, kasus ini terungkap dari koordinasi antara penyidik dengan petugas Bea Cukai terkait adanya paket mencurigakan melalui jasa ekspedisi TIKI.
“Bea Cukai memberikan informasi, terkait adanya pengiriman paket mencurigakan melalui TIKI yang diduga berisi narkotika,” kata Romylus saat konferensi pers di Samarinda, Ahad (17/5/2026).
Berdasar inforasi itu. Jajaran Polda Kaltim melakukan penyelidikan di dua lokasi berbeda, yakni Tenggarong dan Balikpapan.
Sementara petugas lain melakukan pemantauan terhadap paket yang dipasok dari Medan, Sumatra Utara tersebut. Hingga pada 30 April, dilakukan penangkapan terhadap AB di Tenggarong, pria yang mengambil paket itu.
“AB mengaku hanya disuruh oleh AKP Yohanes Bonar Adiguna,” ucapnya.
Saat paket dibuka, polisi menemukan 20 buah liquid etomidate.
Celakanya, AB mengaku sebelumnya telah tiga kali megambil paket serupa atas perintah tersangka Yohanes Bonar Adiguna.
Di tempat lain, hasil penyelidikan di Balikpapan. Polisi juga menemukan paket lain yang berisi 50 buah liquid etomidate.
“Total 70 yang kami amankan dari Tenggarong dan Balikpapan. Pengirimnya sama dari Medan dan penerimanya juga sama,” ungkapnya.
Berdasar bukti-bukti tersebut, AKP Yohanes Bonar Adiguna akhirnya diamankan ke Polda Kaltim pada 1 Mei 2026 sekitar pukul 04.00 Wita.
Hasil pemeriksaan, Yohanes Bonar Adiguna mengaku telah beberapa kali menerima kiriman serupa pada 18 April, 27 April, dan 30 April 2026.
Penyidik kini masih mendalami kemungkinan adanya paket lain dengan identitas pengirim dan penerima yang sama.
“Total keseluruhan ada lima kali pengiriman. Pertama 10 buah, kedua 10 buah, ketiga 10 buah, keempat 20 buah yang kami amankan, dan kelima 50 buah. Total sekitar 100 buah,” ungkapnya. (*)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zj kemudian join.







Discussion about this post