Dialektis.co – Berawal dari keresahan pribadi, Juniardo Hose Manullang, putra kelahiran Bontang yang kini merantau di Sumba Timur, bersama anak muda lokal, diantaranya Yerimias, Angel Hinyo, Jhonselan, Adrian, Imanuel Kene, Vicly, dan Yuyun kembali menghadirkan kasih nyata melalui bantuan sembako dan bingkisan.
Kali ini, Sabtu (11/4/2026) gerakan sosial komunitas kunjungan #Kasih hadir menyentuh hati anak-anak disabilitas di Panti Asuhan Katolik Bakti Luhur Susteran ALMA, Sumba Timur.
Baca juga: Pria Asal Bontang Inisiasi ‘Kunjungan Kasih’ di Sumba, Didukung Bene Dion Agak Laen
Juniardo Hose, menyampaikan dalam momentum Paskah 2026, gerakan sosial ini kembali digelar dengan mengusung tema ‘Kasih yang Bangkit, Membawa Kasih yang Hidup’.
“Ini menjadi wujud, bahwa nilai kemanusiaan dan toleransi di Indonesia tetap hidup dan harus terus dijaga,” ujarnya saat komunikasi dengan media ini.
Kegiatan Kasih yang keempat digelar ini berlangsung dengan penuh kehangatan.
Acara dimulai dengan perkenalan, motivation talk, doa bersama, makan bersama, lomba melukis telur paskah, pujian, hingga penyerahan bantuan berupa sembako dan bingkisan untuk anak-anak.
Baca juga:
“Gerakan kecil ini lahir dari keresahan pribadi saya. Namun justru dari hal sederhana ini, saya menemukan makna hidup yang baru. Dengan memberi, saya juga dipulihkan,” ungkapnya.
Di sisi lain, pengurus panti asuhan menyambut baik dan memberikan apresiasi atas kehadiran komunitas ini.
Mereka menilai kegiatan seperti ini sangat berarti, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.
Kegiatan ini juga tidak lepas dari peran para donatur yang disebut sebagai ‘orang-orang baik’. Dukungan mereka menjadi fondasi utama terselenggaranya program ini dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua orang baik yang telah ambil bagian. Tanpa mereka, #4Kasih tidak akan berjalan seperti ini,” pungkas Juniardo.
Baca juga: Pria Asal Bontang Ini Kembali Berbagi Bersama Anak Yatim di Waingapu, Sehari 2 Panti
Sebagai informasi, sebelumnya di tengah perbedaan yang ada, komunitas gerakan Kunjungan #Kasih ini mengklaim hadir sebagai pengingat bahwa kasih yang tulus selalu menemukan jalannya, dan dari situlah harapan tumbuh.
Hal itu ditunjukkan melalui program berkelanjutan #4Kasih. Seperti sebelumnya, mereka telah melaksanakan #3Kasih pada bulan Ramadan untuk yayasan yatim piatu Muslim, sebagai bentuk nyata bahwa kasih dapat hadir tanpa memandang latar belakang. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.









Discussion about this post