Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM

Dinkes Bontang Belum Temukan Kasus Flu Burung pada Manusia

Redaksi by Redaksi
November 27, 2020
Dinkes Bontang Belum Temukan Kasus Flu Burung pada Manusia

Kepala Dinas Kesehatan Bontang Bahauudin (Foto/dok dialektis.co)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang dr. Bahauudin menegaskan jajaranya belum menemukan kasus flu burung yang menjangkit manusia.

“Untuk Bontang belum ada yang menyerang manusia baru hewan saja,” ujarnya kepada reporter dialektis.co, Kamis (26/11).

Namun begitu, kata Bahauudin langkah antisipasi perlu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus mematikan tersebut.

Dijelaskannya, gejala terjangkit flu burung pada manusia mirip dengan gejala Covid-19 Yakni, suhu tubuh 38 derajar celcius keatas, batuk, sakit tenggorokan, sesak nafas dan nyeri badan. Dengan masa inkubasi yang lebih cepat.

“Ketika virus itu sudah masuk dalam tubuh maka dalam 3 hari sudah akan terlihat gejalanya. Jika proses virus dalam tubuh tumbuh lebih cepat maka dapat berujung hingga pada kematian,” jelasnya.

Kata dia, flu burung dapat menjangkit pada manusia lewat kontak langsung dengan unggas yang terpapar virus tersebut. Dan selanjutnya dapat menular antara manusia ke manusia melalui batuk dan bersin.

Baca juga: Bontang Waspada Flu Burung, Sudah 230 Ayam Terinfeksi

Masyarakat yang dalam 7 hari belakangan memiliki riwayat kontak langsung dengan unggas yang mati mendadak tanpa sebab pun diminta untuk memeriksakan kesehatan diri.

“Begitu ada gejala untuk secepatnya melakukan pemeriksaan,” imbaunya.

Meski begitu, Bahauudin memastikan daging dan telur unggas yang terpapar flu burung aman dikonsumsi selama benar-benar dimasak secara bersih dan matang.

Sekedar diketahui, sebelumnya pada Senin (16/11/2020) Kota Bontang digemparkan dengan ditemukannya ratusan unggas jenis ayam milik warga di dua wilayah Kelurahan mati mendadak dan belakangan diagnosanya positif terjangkit virus Avian Influenza (AI) atau flu burung.

Pemerintah  kota setempat pun telah menerbitkan surat edaran prihal kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit tersebut, yang ditujukan kepada seluruh peternak unggas melalui Kelurahan masing-masing.

Dalam surat edaran tersebut, peternak diminta waspada terhadap unggas yang sakit atau mati. Serta meminta untuk meningkatkan kebersihan kandang dan peralatannya dengan melakukan penyemprotan disinfektan atau membersihkan dengan menggunakan sabun.

“Segera melapor ke DKP3 di Jalan S Parman KM 6, Cq Drh Priyono WA 085239789860 bila terjadi kematian unggas mendadak,” ujar Plt. Kepala DKP3, Amran dalam surat edarannya. (Ajis/Yud).

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

46 Tahun Badak LNG, Mengabdi Untuk Negeri

Next Post

Waspada! Sempat Tersangkut Belat Nelayan Selambai, Buaya 2 Meter Masih Berkeliaran

Related Posts

Polres Bontang Dalami 4 Aktor di Balik Penyeludupan Bengkirai, Tak Berhenti di Sopir
WARTA

Kronologis Mantan Honorer di Bontang jadi Tersangka Proyek Fiktif Sepatu Sneakers

Pelaku Penikaman di Jalan Tomat Ditangkap, Barang Bukti Pisau Menancap di Helm
WARTA

Oknum Mantan Honorer Diskop UKMPP Bontang Resmi jadi Tersangka Proyek Fiktif  

Lakalantas Tunggal di Jalan Sultan Syahrir Bontang, Seorang Pemotor Meninggal Dunia
WARTA

Lakalantas Tunggal di Jalan Sultan Syahrir Bontang, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

Kalah 0-1 dari Persipura, Gol Boaz Bikin Persiba Terpuruk di Zona Degradasi
OLAHRAGA

Kalah 0-1 dari Persipura, Gol Boaz Bikin Persiba Terpuruk di Zona Degradasi

Disdikbud Bontang Terapkan Kuota Siswa Inklusi per Rombel
PARIWARA

Disdikbud Bontang Terapkan Kuota Siswa Inklusi per Rombel

Bontang Terapkan TKA untuk Seleksi Masuk SMP 2026
PARIWARA

Bontang Terapkan TKA untuk Seleksi Masuk SMP 2026

Next Post
Waspada! Sempat Tersangkut Belat Nelayan Selambai, Buaya 2 Meter Masih Berkeliaran

Waspada! Sempat Tersangkut Belat Nelayan Selambai, Buaya 2 Meter Masih Berkeliaran

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.