Dialektis.co – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menetapkan total daya tampung SMP negeri mencapai 1.646 siswa pada SPMB 2026/2027.
Kuota ini tersebar di sejumlah sekolah negeri dengan pembagian rombongan belajar (rombel) yang telah disesuaikan. Setiap rombel diisi rata-rata 32 hingga 36 siswa.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Nuryadi Bachtiar, menjelaskan penetapan ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara jumlah siswa dan kapasitas ruang kelas.
Ia menegaskan, distribusi kuota sudah mempertimbangkan kebutuhan tiap wilayah. Hal ini juga untuk menghindari penumpukan siswa di sekolah favorit.
Beberapa sekolah memiliki daya tampung lebih besar, seperti SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 4. Sekolah tersebut memiliki jumlah rombel yang lebih banyak dibandingkan sekolah lain. Kondisi ini disesuaikan dengan ketersediaan ruang belajar.
Di sisi lain, sekolah dengan jumlah rombel terbatas tetap mendapatkan alokasi siswa yang proporsional.
“Pemerataan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara merata. Tidak ada lagi sekolah yang kelebihan kapasitas,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Kata dia, penentuan kuota tidak dilakukan secara sembarangan. Semua berdasarkan data riil di lapangan. Termasuk jumlah guru dan fasilitas pendukung lainnya.
Selain itu, kebijakan ini juga mengacu pada standar nasional pendidikan. Setiap kelas diupayakan tetap ideal agar proses belajar mengajar berjalan efektif. Guru dapat lebih fokus dalam membimbing siswa.
Disdikbud juga mengantisipasi lonjakan pendaftar pada sekolah tertentu. Sistem seleksi akan memastikan distribusi siswa tetap merata. Hal ini penting untuk menjaga kualitas layanan pendidikan.
“Daya tampung sudah kami hitung secara matang, agar tidak ada kelas yang terlalu padat,” tutupnya. (*/Adv).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.







Discussion about this post