Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home WARTA

Berlangsung Panas, Mahfud Md Vs Tiga Anggota Komisi III DPR RI

Redaksi by Redaksi
March 30, 2023
Berlangsung Panas, Mahfud Md Vs Tiga Anggota Komisi III DPR RI

Suasana Rapat Kerja DPR RI (Foto/detik)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Rapat dengar pendapat di ruang komisi bidang hukum, Kompleks Parlemen, Senayan, yang berlangsung Rabu (29/3/2023) sejak sore hingga malam tadi berlangsung alot.

Rapat yang menghadirkan Mahfud Md selaku Ketua Komite Nasional Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (KNK-PP-TPPU) itu diwarnai perdebatan panas melawan tiga anggota Komisi III Arteria Dahlan (PDIP), Arsul Sani (PPP) dan Benny K Harman (Demokrat).

Rapat ini membahas soal transaksi janggal Kementerian Keuangan senilai Rp 349 triliun. Berikut rangkuman, perdebatan panas Mahfud Md melawan tiga anggota Komisi III tersebut yang sayang untuk dilewatkan.

Mahfud Md vs Arteria

Diketahui, pada rapat sebelumnya dengan berpegang pada Pasal 11 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU. Arteria mencecar kepala Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana, bahwa dokumen Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) itu adalah rahasia negara.

Kini giliran Mahfud Md hadir. Ia lantas menyatakan transaksi janggal Rp 349 triliun terkait Kemenkeu yang dia ungkap ke publik tersebut, merupakan informasi intelijen. Mahfud Md bahkan menyebut nama Kepala BIN Budi Gunawan saat mempertegas argumentasinya kepada Arteria.

“Beranikah Saudara Arteria bilang kayak gitu kepada Kepala BIN Bapak Budi Gunawan. Pak Budi Gunawan anak buah langsung Pak Presiden, bertanggung jawab pada Presiden, bukan anak buah Menko Polhukam, tapi setiap minggu laporan resmi info intelijen ke Polhukam,” kata Mahfud di depan rapat Komisi III DPR.

Menurut Mahfud, tidak masalah mengungkap adanya transaksi janggal Rp 349 triliun tersebut ke publik asalkan nama-nama terkait informasi itu tidak ikut disebutkan.

Di lain pihak, Arteria tidak terima dirinya seolah dibenturkan dengan Budi Gunawan.

“Saya karier dari kecil, Prof, saya tidak pernah pakai fasilitas apa-apa. Tiba-tiba Prof mencoba membenturkan saya dengan yang amat saya hormati Pak Budi Gunawan,” ujar Arteria.

Selanjutnya Arteria memprotes terkait ucapan Mahfud bahwa oknum DPR ternyata ada makelar kasus (markus). Arteria berniat memperkarakan Mahfud Md secara hukum bila Mahfud tidak mencabut pernyataan soal ‘anggota DPR markus’.

“Saya minta ini Prof (Mahfud) cabut, atau nanti saya juga perkarakan ini,” ancam Arteria.

Mahfud Md tidak mau mencabut pernyataannya. Dia menyebut ‘markus’ dalam konteks cerita saat dia mengikuti rapat bersama anggota DPR pada periode-periode sebelumnya, namun cerita dari rapat Komisi II dan III tahun 2005 itu keburu disergah interupsi anggota dewan pada Rabu, 29 Maret 2023, sehingga ceritanya tidak lengkap dan akhirnya membuat tersinggung Arteria.

“Oleh sebab itu, saya tidak akan cabut pernyataan itu,” kata Mahfud.

Selanjutnya, Mahfud menjawab pertanyaan Arteria perihal perbedaan data mengenai transaksi janggal yang disampaikan Mahfud dengan data dari Sri Mulyani.

Mahfud menjelaskan, itu hanya soal penafsiran saja. Sri Mulyani mengambil salah satu dari banyak komponen laporan soal dugaan TPPU itu, sehingga angkanya berbeda. Namun, Mahfud menyebut semua angkanya yakni Rp 349 triliun.

Benny K Harman vs Mahfud

Dalam rapat, Benny K Harman menyampaikan kecurigaannya soal motif pelengseran Menteri Keuangan Sri Mulyani lewat isu dugaan TPPU Rp 349 triliun. Soalnya, data yang disampaikan Mahfud dengan Sri Mulyani berbeda angka.

“Tentang ini, macam-macam juga, Pak. Yang tadi saya katakan jangan-jangan memang ada motif politik ingin menyingkirkan Sri Mulyani,” kata Benny.

Dia melanjutkan prasangkanya soal dugaan motif pelengseran Sri Mulyani, yakni gara-gara Sri Mulyani ingin impor minyak murah Rusia namun banyak pembantu Presiden Jokowi tidak suka. Begitulah spekulasi Benny. Mahfud menyatakan antara dirinya dan Sri Mulyani tidak ada masalah.

“Apakah Pak Mahfud sudah jadi bagian dari oposisi pemerintahan? Sewaktu jatuh karena ada anggota kabinetnya yang melakukan perlawanan dari dalam, ya maka saya waktu itu, saya mendukung, tapi ini kan prasangka saya, betul atau tidak saya nggak tahu ini,” kata Benny. Mahfud hanya tertawa saja mendengar pertanyaan Benny.

Benny juga menyinggung momen masa lalu saat Mahfud Md hampir menjadi cawapres untuk Jokowi pada 2019. Saat itu, Mahfud sudah mengenakan kemeja warna putih untuk dijadikan cawapres Jokowi. Benny kini juga curiga, jangan-jangan kehebohan Rp 349 triliun ini adalah panggung Mahfud Md untuk menjadi capres atau cawapres.

“Membuat saya punya penilaian terhadap Pak Mahfud, interpretasi terhadap apa yang beliau lakukan, jangan-jangan, jangan-jangan, jangan-jangan. Sampai ada yang menyampaikan, ‘Jangan-jangan, Pak BKH, Pak Mahfud ini mau jadikan ini panggung untuk calon wakil presiden atau calon presiden’, bagi saya itu biasa,” jelasnya.

Benny juga sempat ‘duet’ dengan Arteria dalam melancarkan kritisi ke Mahfud Md. Sekilas, pola ‘serangan’ ini mirip debat namun sebenarnya Arteria dan Benny satu arah. Ini terjadi saat Arteria menyatakan keberatannya soal omongan Mahfud mengenai ‘anggota DPR markus’. Benny kemudian menginterupsi.

“Sangat tidak setuju (pernyataan Mahfud soal Markus) dan jangan lupa juga selama Pak Mahfud jadi ketua MK, Hakim MK, selama beliau masuk bui, jangan dong selalu. Kalau begitu kita katakan Hakim MK juga calo, Pak Mahfud juga calo, jangan, jaga martabat. Saya juga sakit hati, sedih, saya tahu Pak Mahfud siapa dulu. Mau buka kita semua? Mau saya buka?,” kata Benny.

Selanjutnya, setelah Mahfud menjelaskan bahwa ‘anggota DPR markus’ yang dia sebut merupakan cerita peristiwa rapat 2005, Benny kemudian membenarkan bahwa dirinya ikut rapat yang dimaksud Mahfud kala itu. Benny menyatakan konteks saat ini tidak pas bagi Mahfud untuk mengungkapkan cerita itu sehingga istilah ‘markus’ itu menjadi sensitif bagi anggota DPR.

Arsul Sani vs Mahfud

Mahfud Md sempat menyinggung anggota Komisi III DPR Arsul Sani yang menyebut dirinya tak mempunyai kewenangan untuk membuka ke publik soal Rp 349 T. Mahfud lantas memberikan dalil yang disebutnya cukup familiar dengan kalangan pondok pesantren.

“Pak Arsul bicara kewenangan, menurut Pepres kewenangan Polhukam itu a,b,c,d tidak berwenang mengumumkan. Saya tanya, apa dilarang mengumumkan, kalau tidak berwenang apa dilarang? Kalau di dalam hukum itu sesuatu yang tidak dilarang itu boleh dilakukan,” ujar Mahfud Md.

“Anda dari pesantren nih, saya bacakan dalilnya,” kata Mahfud, disambut suara interupsi anggota dewan, namun akhirnya Mahfud menyelesaikan penjelasannya.

“Saya mohon izin ke pimpinan boleh nggak saya bicara, jadi setiap urusan itu kalau tidak ada larangan boleh, kecuali sampai timbul hukum yang melarang. Itu pesantren kan, dalil di pesantren waktu kecil sudah menghafal kayak gini,” ungkap Mahfud.

Arsul Sani menyalakan mikropon. Mendeteksi Mahfud yang seperti mulai keras menyampaikan pernyataan, dia menukil hadits Nabi Muhammad SAW soal menahan amarah.

“Bukhori dan Muslim, orang yang kuat itu bukan karena dia jago gulat, baik jago gulat fisik maupun gulat mulut. Tapi orang yang kuat itu yang dapat menahan diri ketika dia sedang marah,” kata legislator PPP ini.

Pernyataan Arsul mengundang gelak tawa dari anggota yang hadir. Arsul kemudian mengingatkan Mahfud Md tak perlu marah-marah.

“Karena itu, saya ingin sampaikan, janganlah engkau marah untuk diri sendiri, he-he-he,” kata dia. (detik).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join. Agar lebih mudah instal aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Mahfud Md
ShareTweet
Previous Post

Respon Cepat Kejadian Bencana, Begini Tugas BPBD Bontang

Next Post

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Polres Bontang Bangun 6 Posko Pengamanan

Related Posts

Pegawai Disnaker Bontang Kerja Bakti di Tanjung Laut, Dorong Budaya Hidup Bersih
WARTA

Pegawai Disnaker Bontang Kerja Bakti di Tanjung Laut, Dorong Budaya Hidup Bersih

Syarat Masuk SMP di Bontang, Berikut Ketentuan Umum dan Dokumen 
PARIWARA

Syarat Masuk SMP di Bontang, Berikut Ketentuan Umum dan Dokumen 

Daya Tampung SMP Negeri di Bontang Capai 1.646 Siswa pada SPMB 2026
PARIWARA

Daya Tampung SMP Negeri di Bontang Capai 1.646 Siswa pada SPMB 2026

Rutin Gelar Salat Duha dan Mengaji, Cara SMPN 8 Bontang Bangun Karakter Religius
PARIWARA

Rutin Gelar Salat Duha dan Mengaji, Cara SMPN 8 Bontang Bangun Karakter Religius

Bupati Open Kutim jadi Sirkuit Nasional C, Digelar 11 Mei Kesempatan Atel Badminton Lokal
OLAHRAGA

Bupati Open Kutim jadi Sirkuit Nasional C, Digelar 11 Mei Kesempatan Atel Badminton Lokal

Tiga Pelaku Kekerasan Guru di Bukit Kusnodo Tertangkap, Ternyata Bukan Begal
WARTA

Seorang Pelaku Kekerasan di Bukit Kusnodo Ternyata Warga Guntung, Berakhir Damai

Next Post
7 Titik Rawan Macet saat Arus Mudik, Polres Bontang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Polres Bontang Bangun 6 Posko Pengamanan

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

berita 128000726

berita 128000727

berita 128000728

berita 128000729

berita 128000730

berita 128000731

berita 128000732

berita 128000733

berita 128000734

berita 128000735

berita 128000736

berita 128000737

berita 128000738

berita 128000739

berita 128000740

berita 128000741

berita 128000742

berita 128000743

berita 128000744

berita 128000745

berita 128000746

berita 128000747

berita 128000748

berita 128000749

berita 128000750

berita 128000751

berita 128000752

berita 128000753

berita 128000754

berita 128000755

artikel 128000821

artikel 128000822

artikel 128000823

artikel 128000824

artikel 128000825

artikel 128000826

artikel 128000827

artikel 128000828

artikel 128000829

artikel 128000830

artikel 128000831

artikel 128000832

artikel 128000833

artikel 128000834

artikel 128000835

artikel 128000836

artikel 128000837

artikel 128000838

artikel 128000839

artikel 128000840

artikel 128000841

artikel 128000842

artikel 128000843

artikel 128000844

artikel 128000845

artikel 128000846

artikel 128000847

artikel 128000848

artikel 128000849

artikel 128000850

article 138000756

article 138000757

article 138000758

article 138000759

article 138000760

article 138000761

article 138000762

article 138000763

article 138000764

article 138000765

article 138000766

article 138000767

article 138000768

article 138000769

article 138000770

article 138000771

article 138000772

article 138000773

article 138000774

article 138000775

article 138000776

article 138000777

article 138000778

article 138000779

article 138000780

article 138000781

article 138000782

article 138000783

article 138000784

article 138000785

article 138000816

article 138000817

article 138000818

article 138000819

article 138000820

article 138000821

article 138000822

article 138000823

article 138000824

article 138000825

article 138000826

article 138000827

article 138000828

article 138000829

article 138000830

article 138000831

article 138000832

article 138000833

article 138000834

article 138000835

article 138000836

article 138000837

article 138000838

article 138000839

article 138000840

article 138000841

article 138000842

article 138000843

article 138000844

article 138000845

article 138000786

article 138000787

article 138000788

article 138000789

article 138000790

article 138000791

article 138000792

article 138000793

article 138000794

article 138000795

article 138000796

article 138000797

article 138000798

article 138000799

article 138000800

article 138000801

article 138000802

article 138000803

article 138000804

article 138000805

article 138000806

article 138000807

article 138000808

article 138000809

article 138000810

article 138000811

article 138000812

article 138000813

article 138000814

article 138000815

story 138000816

story 138000817

story 138000818

story 138000819

story 138000820

story 138000821

story 138000822

story 138000823

story 138000824

story 138000825

story 138000826

story 138000827

story 138000828

story 138000829

story 138000830

story 138000831

story 138000832

story 138000833

story 138000834

story 138000835

story 138000836

story 138000837

story 138000838

story 138000839

story 138000840

story 138000841

story 138000842

story 138000843

story 138000844

story 138000845

article 138000726

article 138000727

article 138000728

article 138000729

article 138000730

article 138000731

article 138000732

article 138000733

article 138000734

article 138000735

article 138000736

article 138000737

article 138000738

article 138000739

article 138000740

article 138000741

article 138000742

article 138000743

article 138000744

article 138000745

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

article 228000356

article 228000357

article 228000358

article 228000359

article 228000360

article 228000361

article 228000362

article 228000363

article 228000364

article 228000365

article 228000366

article 228000367

article 228000368

article 228000369

article 228000370

article 228000371

article 228000372

article 228000373

article 228000374

article 228000375

article 228000376

article 228000377

article 228000378

article 228000379

article 228000380

article 228000381

article 228000382

article 228000383

article 228000384

article 228000385

article 228000386

article 228000387

article 228000388

article 228000389

article 228000390

article 228000391

article 228000392

article 228000393

article 228000394

article 228000395

article 228000396

article 228000397

article 228000398

article 228000399

article 228000400

article 228000401

article 228000402

article 228000403

article 228000404

article 228000405

article 228000406

article 228000407

article 228000408

article 228000409

article 228000410

article 228000411

article 228000412

article 228000413

article 228000414

article 228000415

article 228000416

article 228000417

article 228000418

article 228000419

article 228000420

article 228000421

article 228000422

article 228000423

article 228000424

article 228000425

article 228000426

article 228000427

article 228000428

article 228000429

article 228000430

article 228000431

article 228000432

article 228000433

article 228000434

article 228000435

article 238000461

article 238000462

article 238000463

article 238000464

article 238000465

article 238000466

article 238000467

article 238000468

article 238000469

article 238000470

article 238000471

article 238000472

article 238000473

article 238000474

article 238000475

article 238000476

article 238000477

article 238000478

article 238000479

article 238000480

article 238000481

article 238000482

article 238000483

article 238000484

article 238000485

article 238000486

article 238000487

article 238000488

article 238000489

article 238000490

article 238000491

article 238000492

article 238000493

article 238000494

article 238000495

article 238000496

article 238000497

article 238000498

article 238000499

article 238000500

article 238000501

article 238000502

article 238000503

article 238000504

article 238000505

article 238000506

article 238000507

article 238000508

article 238000509

article 238000510

article 238000511

article 238000512

article 238000513

article 238000514

article 238000515

article 238000516

article 238000517

article 238000518

article 238000519

article 238000520

update 238000492

update 238000493

update 238000494

update 238000495

update 238000496

update 238000497

update 238000498

update 238000499

update 238000500

update 238000501

update 238000502

update 238000503

update 238000504

update 238000505

update 238000506

update 238000507

update 238000508

update 238000509

update 238000510

update 238000511

update 238000512

update 238000513

update 238000514

update 238000515

update 238000516

update 238000517

update 238000518

update 238000519

update 238000520

update 238000521

sumbar-238000396

sumbar-238000397

sumbar-238000398

sumbar-238000399

sumbar-238000400

sumbar-238000401

sumbar-238000402

sumbar-238000403

sumbar-238000404

sumbar-238000405

sumbar-238000406

sumbar-238000407

sumbar-238000408

sumbar-238000409

sumbar-238000410

news-1701