Dialektis.co – Dukung pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan wilayah tanpa kabel sembrawut, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni langsung menyusun langkah penerapannya.
Menurutnya Kota Taman -sebutan lain Bontang, sangat siap. Hal ini sejatinya bukan hal baru bagi Bontang. Sebab, sudah mulai diterapkan di Jalan MT Haryono. Hanya, belum diterapkan secara menyeluruh.
Tahap awal, dirinya menunjuk dua kelurahan di wilayah Bontang Selatan sebagai percontohan penerapan kabel bawah tanah.
“Kita akan mulai dari Berbas Pantai dan Berebas Tengah,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (4/2) kemarin.
Ia berharap langkah ini mendapat dukungan semua pihak, termasuk dari masyarakat. Wilayah ini dipilih lantaran dinilai paling sedikit tantangan, lantaran wilayah bebas banjir.
Dalam pelaksanaanya, pengalihan kabel menggantung menjadi kabel bawah tanah itu akan dilaksanakan secara bertahap.
Langkah awal dimulai dengan koordinasi lintas instansi, sosialisasi ke masyarakat, menyusun kajian, serta perencanaan teknis yang turut melibatkan pihak PLN dan pihak terkait lainnya.
“Selain menggangu estetika. Kabel menggantung juga berbahaya bagi warga, terlebih saat cuaca ekstem,” paparnya.
Nantinya setelah kawasan Berbas Pantai dan Berebas Tengah rampung. Pelaksanaan kabel bawah tanah bertahap akan diperluas se-Kota Bontang.
Terpisah, Manajer ULP PLN Bontang, Robertus Richard menyatakan pihaknya siap mendukung langkap Pemkot Bontang yang akan menerapkan kabel bawah tanah.
“Iya, kami memahami tujuannya untuk wajah kota yang lebih rapi. Siap mendukung selama perencanaannya jelas dan sesuai aturan,” ucapnya. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post