Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM

Bantuan Rumah Ibadah Terbatas, Basri Segera Revisi Perwali

Redaksi by Redaksi
February 7, 2022
Bantuan Rumah Ibadah Terbatas, Basri Segera Revisi Perwali

Wali Kota, Basri Rase Saat Beri Sambutan Peresmian Salah Satu Pesantren

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Wacana revisi Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 6/2018 Tentang Tata Cara Pemberian dan Pertanggung Jawaban Dana Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang, tengah bergulir.

Salah satu point utama yang akan diubah. Yakni, Pasal 9 dalam Perwali tersebut yang mengatur perihal bantuan sosial (bansos) untuk rumah ibadah.

Diketahui, tertuang dalam pasal itu bahwa dana hibah untuk bansos sarana prasarana pendidikan dan rumah ibadah maksimal Rp150 juta per dua tahun. Serta bantuan tidak bisa disalurkan setiap tahun berturut-turut.

Wali Kota Bontang Basri Rase menyatakan pihaknya akan turut melibatkan sejumlah pihak termasuk akademisi untuk memastikan revisi Perwali tersebut berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Dulu kita bisa maksimal membantu tempat ibadah dan pondok pesantren. Saya ingin Perwali hibah direvisi,” kata Basri saat peresmian bedah Pondok Pesantren Darul Qurra’, Kamis (31/1/2022) lalu.

Terangnya masih banyak tempat ibadah yang secara sarana dan prasarana perlu mendapatkan bantuan. Kata dia, pembatasan nilai bantuan dalam Perwali hibah akan menjadi perhatian dalam revisi.

Sementara sebelumnya, desakan untuk merevisi Perwali Hibah tersebut juga disuarakan oleh Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Bontang Sumaryono.

Menurutnya pembangunan rumah ibadah dengan pembatasan dana Rp150 juta per dua tahun dinilai sangat tidak optimal. Maka tak heran ditemukan sejumlah rumah ibadah, utamanya Masjid ada yang belum selesai namun terpaksa difungsikan.

“Bansos untuk rumah ibadah yang diberikan dibatasi nilainya oleh perwali, sehingga banyak rumah ibadah yang terbengkalai pembangunannya. Di antaranya Masjid Al-Hidayah Gunung Sari dan Masjid An-Nur Gunung Telihan,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang), Amiruddin membenarkan revisi Perwali Hibah itu sedang dikerjakan.

Pasal 9 poin c, terkait nominal bantuan hibah sarana dan prasarana pendidikan dan rumah ibadah menjadi poin yang akan direvisi. Rencananya, jumlah maksimal bantuan tidak boleh melebihi 50 persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Misalnya, PAD senilai Rp 200 miliar. Artinya tidak boleh melebihi Rp 100 miliar.

“Hibahnya tidak boleh melebihi batas maksimal. Namun, hingga kini revisi masih terus dilakukan,” kata Amiruddin.

Dilanjutkan Amir, tahapan saat ini ialah, konsultasi publik dilingkungan Pemerintah Kota Bontang. Selanjutnya, proses tersebut menunggu persetujuan Wali Kota dan konsultasi biro hukum Provinsi Kaltim.

“Targetnya 2022 ini rampung. Dan bisa segera diberlakukan,” pungkasnya (Yud/DT).

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

Hari Ini Sekolah di Bontang Mulai Terapkan PTMT 50%

Next Post

Kunjungi OPD, Najirah: ASN Tak Boleh Santai Saat Jam Kerja

Related Posts

Bertemu Michael Chopra, Pogba Bontang FC Jajaki Kerjasama dengan Ajax Academy
OLAHRAGA

Bertemu Michael Chopra, Pogba Bontang FC Jajaki Kerjasama dengan Ajax Academy

Dewan Tinjau Proyek Polder Tanjung Laut, Kualitas Pengerjaan jadi Perhatian
VIDEO

Dewan Tinjau Proyek Polder Tanjung Laut, Kualitas Pengerjaan jadi Perhatian

Kodim 0908/Bontang Salurkan Bansos Kepada Ojol dan Petugas Kebersihan 
WARTA

Kodim 0908/Bontang Salurkan Bansos Kepada Ojol dan Petugas Kebersihan 

Menyibak Dunia Wildlife dari Balik Teropong SMA IT DHBS di Nusantara Bird Race
GAYA HIDUP

Menyibak Dunia Wildlife dari Balik Teropong SMA IT DHBS di Nusantara Bird Race

Kasus Laporan Palsu Nelayan Hilang di Bonles Berbuntut Panjang, Diperiksa Polisi
WARTA

Kasus Laporan Palsu Nelayan Hilang di Bonles Berbuntut Panjang, Diperiksa Polisi

Laporan Palsu, Nelayan Asal Bonles Ternyata Lagi Sembunyi Hindari Tagihan Utang
WARTA

Laporan Palsu, Nelayan Asal Bonles Ternyata Lagi Sembunyi Hindari Tagihan Utang

Next Post
Kunjungi OPD, Najirah: ASN Tak Boleh Santai Saat Jam Kerja

Kunjungi OPD, Najirah: ASN Tak Boleh Santai Saat Jam Kerja

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.