Dialektis.co – Arus lalu lintas jalan wilayah pesisir, yang menghubungkan Muara Badak – Bontang, tepatnya di wilayah Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara kembali lancar.
Pantauan, Ahad (4/1/2026) pukul 09.00 Wita, arus kendaran di desa Santan Ilir dan Santang Tengah sudah kembali normal.
Badan jalan yang beberapa hari terakhir terendam banjir setinggi betis orang dewasa kini sudah surut.
“Iya, alhamdulillah sudah dapat dilalui. Arus lalu lintas kembali norma,” ujar Hariyadi, salah satu pengendara mobil asal Bontang yang melintas.
Sebelumnya diwartakan Desa Santan Ilir, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara dikepung banjir.
Genangan banjir terjadi di 10 RT dengan ketinggian beragam. Mulai dari 10 sentimeter (CM), hingga 1 meter.
“Sudah tiga hari, jalan sudah terendam setinggi ban mobil Avanza. Harus ekstra hati-hati kalau nekat dilewati,” kata Dika, salah satu warga kepada media ini, Jumat (2/1) kemarin.
Menurutnya banjir kali terbilang parah dibanding sebelumnya. Ia pun berharap banjir cepat surut. Agar aktivitas warga dapat normal kembali.
Terpisah sebelumnya, Kepala Desa Santan Ilir Mursalin mengatakan sedikitnya 2.700 warga terdampak langsung banjir.
Kata dia, intensitas hujan yang tinggi dan meluapnya air sungai serta banyak saluran drainase yang mampet. Menjadi sebab dampak banjir meluas.
Terangya hingga kini perangkat desa terus siaga. Menyiapkan personil untuk mengevakuasi warga yang dalam kondisi emergency.
“Sebagian memang ada yang mengungsi. Tapi banyak yang juga bertahan. Kami memang butuh pasokan sembako,” ucap Mursalin.
Selain ketinggian air yang terus diwaspadai. Perangkat desa bersama warga juga terus mengantisipasi bahaya kemunculan buaya di sekitar pemukiman. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post