Dialektis.co – Rencana Pemerintah Kota Bontang untuk memaksimalkan fungsi waduk di Kelurahan Kanaan tampkanya segera dimulai. Pengerjaan proyek senilai Rp274 Miliar ini, akan dilakukan dengan skema Multi Years Contrak (MYC).
Menariknya, dana jumbo tersebut tidak sepenuhnya akan membebani APBD Bontang.
Pasalnya, Gubernur Kaltim, Rudi Mas’ud memastikan Bantuan Keuangan (Bankeu) melalui APBD Provinsi telah dikucurkan untuk peningkatan saluran drainase senilai Rp55 miliar. Dan kaan terus berlanjut.
Baca juga: Waduk Kanaan Akan Disulap jadi Urban Tourism, Dilengkapi Jooging Track & Penginapan
Seperti diketahui, pembangunan waduk di Kelurahaan Kanaan saat ini masih dalam tahap perencanaan dan persiapan. Pekerjaan fisik utama dijadwalkan segera dimulai pada 2026 ini.
“Bankeu kita tidak seberapa. Tapi semoga bisa maksimal mempercepat pembangunan waduk untuk mengatasi masalah banjir di Bontang ini,” ujarnya kepada Wakil Walikota Bontang Agus Haris, seperti dikutip dari unggahan resmi Pemprov Kaltim di Instagram.
Rudi menyebut perubahan iklim dan kondisi lingkungan berdampak pada Kota Bontang. Terutama banjir yang terjadi ketika intensitas hujan cukup tinggi. Butuh langkah penanganan bersama.
“Bertahap kita kerjakan. Dan kami komitmen untuk pembangunan infrastruktur termasuk waduk. Selain mengatasi banjir juga pengairan kawasan pertanian untuk mendukung target swasembada pangan kita,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Bontang Agus Haris mengatakan waduk Kanaan menjadi bagian strategi utama Pemkot Bontang dalam meredam luapan air hujan di kawasan padat penduduk.
“Kami menyiapkan proyek besar untuk mengatasi banjir dengan membangun waduk akan mulai pada 2026 di Kelurahan Kanaan,” sebutnya. (*).
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.








Discussion about this post