Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM

Aznem Akan Mundur dari Kepala Dinas Tenaga Kerja

Redaksi by Redaksi
October 29, 2020
Aznem Akan Mundur dari Kepala Dinas Tenaga Kerja

Kepala Disnaker Bontang Ahmad Aznem (baju batik), Foto:IST

Share on FacebookShare on Twitter

Mantan Ketua DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bontang priode 2006-2009, Ahmad Aznem menyatakan diri akan mundur dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bontang bila tudingan tidak becus bekerja yang dialamatkan pada dirinya dapat dibuktikan dengan data.

Hal tersebut disampaikan Aznem guna menanggapi peryataan Ketua KNPI Bontang, Ahmad Faisal (Ichal) yang sebelumnya terbuka menyoroti kinerja senionya itu.

“Ngak mungkin lah saya permalukan junior saya. Tulis saja, ngak perlu suruh Wali Kota non-jobkan atau ganti saya. Aznem, akan mundur sendiri jika benar tidak becus bekerja. Tapi ya itu jangan asbun (asal bunyi) mesti disertai data,” ujarnya kepada dialektis.co, Kamis (29/10) Siang.

Baca juga: Dianggap Tak Becus, Ketua KNPI Bontang Minta Kepala Disnaker Diganti

Terkait ketidak hadirannya dalam RDP Komisi I beberapa waktu lalu pun menurutnya telah diselesaikan dengan baik. Pihaknya juga telah menjelaskan hal tersebut kepada anggota dewan, klarifikasi terbuka pun telah dilakukan.

“Kalau soal RDP Komisi I itu sudah clear, saya juga sudah minta maaf. Tapi masa baru sekali tidak hadir langsung dibilang tidak becus kerja, kan ngak benar juga,” ucapnya.

Aznem menyayangkan pernyataan Ichal yang dinilainya kebablasan berbicara tugas dan fungsi (Tufoksi) Disnaker. Ia balik menuding, juniornya itu tidak paham betul terkait tufoksi Disnaker.

Dijelaskannya, pengawasan itu kewenangan Provinsi. Terkait sejumlah mediasi yang dilakukan Disnaker kemudian tidak menemui titik temu kemudian diberikan anjuran, putusan anjuran itu menjadi urusan kedua belah pihak (pengusaha dan pekerja) dijalankan apa tidak.

Kewenangan Disnaker sebatas anjuran, bukan eksekutor. Ditegaskan Aznem, Disnaker bekerja tidak seperti pengadilan memiliki kewenangan memutuskan dan eksekusi. Sesuai aturan, mediasi yang dilakukan melalui mediator Disnaker hanya bersifat anjuran.

“Saya senanglah dikritik, tapi harus dengan data. Jadi dua itu sertakan data dan bicara harus mengerti tufoksi yang dia kritik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Aznem mengaku telah berkomunikasi dengan Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI terkait pernyataan juniornya tersebut. Ia menilai hal tersebut murni semangat anak muda.

Sekedar diketahui, sebelumnya diwartakan media ini Ketua DPD II KNPI Kota Bontang, Ahmad Faisal menyoroti kinerja Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota setempat. Ichal menilai, Ahmad Aznem selaku Kadisnaker Kota Bontang tak becus dalam menjalankan tugasnya.

Saat itu Ichal mengkritik Ahmad Aznem tidak memahami tugas pokok dan fungsinya (tufoksi). Lantaran, dinilai lamban dalam setiap pencegahan dan penyelesaian persoalan ketenaga kerja.

Kembali ke Aznem, ia belik meminta Ichal untuk menunjukkan masalah ketenaga kerjaan yang tidak diselesaikan sesuai kewenangan Disnaker. (Yud/DT).

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweet
Previous Post

Dianggap Tak Becus, Ketua KNPI Bontang Minta Kepala Disnaker Diganti

Next Post

Keren, Biro SDM Polda Kaltim Rilis Singel Lagu Pencegahan Covid-19, Simak Liriknya

Related Posts

Fa’i Ziqri Rampungkan Hafalan 30 Juz di Usia SMP, Ingin Lanjut Belajar ke Luar Negeri
PARIWARA

Fa’i Ziqri Rampungkan Hafalan 30 Juz di Usia SMP, Ingin Lanjut Belajar ke Luar Negeri

RTQ Taman Firdaus Sukses Cetak Penghafal Al-Qur’an, Murojaah jadi Kunci Utama
PARIWARA

RTQ Taman Firdaus Sukses Cetak Penghafal Al-Qur’an, Murojaah jadi Kunci Utama

Disdikbud Apresiasi Prestasi Tahfidz Taman Firdaus, Dorong Penguatan Akademik dan Karakter
PARIWARA

Disdikbud Apresiasi Prestasi Tahfidz Taman Firdaus, Dorong Penguatan Akademik dan Karakter

Bakal jadi Kenangan, Satgas TMMD Bontang dan Warga Ngecor Jalan Hingga Malam
WARTA

Bakal jadi Kenangan, Satgas TMMD Bontang dan Warga Ngecor Jalan Hingga Malam

Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh
EKBIS

Mentan Amran: Ekspor Pupuk ke Australia Tembus Rp7 Triliun, Selanjutnya India, Filipina, Brazil, dan Bangladesh

Baru Dua Pekan Latihan, Siswi SMPN 4 Tembus O2SN Tingkat Provinsi
OLAHRAGA

Baru Dua Pekan Latihan, Siswi SMPN 4 Tembus O2SN Tingkat Provinsi

Next Post
Keren, Biro SDM Polda Kaltim Rilis Singel Lagu Pencegahan Covid-19, Simak Liriknya

Keren, Biro SDM Polda Kaltim Rilis Singel Lagu Pencegahan Covid-19, Simak Liriknya

Discussion about this post

Follow Us

dialektis-logo-1
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2022 DIALEKTIS.CO – Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

news-1701