Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home RAGAM KOLOM

AI & Ancaman Dehumanisasi, Djauhar Ingatkan Junalisme Profesional Sangat Penting

Redaksi by Redaksi
August 5, 2023
AI & Ancaman Dehumanisasi, Djauhar Ingatkan Junalisme Profesional Sangat Penting

Ahmad Djauhar (Berdiri) Saat Penutupan UKW di BPU Bontang Barat (Foto/Yudi)

Share on FacebookShare on Twitter

DIALEKTIS.CO – Di atas altar merah, peci asal kupang menutup rapi rambutnya yang memutih.

Tak kurang 2 jam suaranya nyaring, penuh semangat berbagi pengetahuan dengan 19 wartawan peserta Uji Kompetensi (UKW) yang digelar lembaga penguji Bisnis Indonesia di wilayah Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Menariknya, siang itu, Jumat (4/8/2023) pakar komunikasi nasional Ahmad Djauhar yang juga sebagai salah satu penguji tidak sekedar menguji.

Ia seolah memberi diklat, menyeret kesadaran para jurnalis untuk bekerja secara profesional dan melek terhadap perkembangan teknologi komunikasi di dunia.

Terangnya, laju perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dewasa ini justru menimbulkan kecemasan terjadinya bahaya dehumanisasi manusia.

Menurut Djauhar -sapaan akrab pria yang juga dikenal sebagai jurnalis senior itu, kekhawatiran teknologi akan menurunkan derajat perikemanusiaan perlu diantisipasi. Namun tidak boleh berlebihan.

Salah satu cara yang harus dilakukan ialah dengan kembali ke basics komunikasi, seperti menumbuhkan rasa empati kemanusiaan dalam berkomunikasi. Serta mencari inovasi baru untuk mengisi, bagaimana teknologi berguna bagi manusia dan justru mengangkat harkat dan derajat manusia.

“Ini adalah tantangan yang harus dihadapi. Wartawan harus ikut mengedukasi masyarakat,” imbaunya, menekankan.

Dengan suara yang konsisten membakar semangat. Alumnus Wakil Ketua Dewan Pers itu mengingatkan pola komunikasi manusia penting untuk terus diamati.

Dicontohkannya, salah satu orang terkaya di Dunia, Elon Musk tengah melakukan serangkaian riset untuk menanamkan chips di otak manusia, sebagai alat komunikasi.

Arah komunikasi yang diciptakan, mengarah untuk meninggalkan Handphone. Berubah seperti komunikasi telepati berbasis teknologi.

Pentingnya Jurnalisme Profesional

Lebih jauh, Djauhar berpandangan saat ini peran pers tidak akan tergantikan oleh teknologi kecerdasan buatan, seperti ChatGPT. Selama pers mampu menjaga kerja-kerja profesionalisme jurnalistik.

“Pers sangat penting. Sumber keterbukaan informasi antar manusia tidak dapat tergantikan oleh mesin,” jelasnya sambil tersenyum.

ChatGPT sendiri adalah perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan yang dapat menjawab setiap pertanyaan, hingga membuat tulisan. Namun, baginya teknologi tetaplah alat yang tidak punya free will, berbeda dengan manusia yang memiliki perasaan atau rasa kemanusiaan.

Baginya wartawan dapat dengan mudah menggali informasi dari narasumber dengan lebih objektif. Sebab memiliki keterhubungan secara langsung sebagai manusia.

Namun begitu ia kembali berulang mengingatkan pentingnya wartawan untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan menjalankan profesi secara profesional. (Yud/DT).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan klik link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1  kemudian join. Agar lebih mudah install aplikasi telegram dulu di ponsel Anda.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bisnis Indonesia
ShareTweet
Previous Post

Simpan 5 Bungkus Sabu Seberat 1, 73 gram di Rumah, Warga Loktuan Ditangkap

Next Post

Terharu Dapat Bantuan Kebakaran, Kosmas Doakan Bontang Diberkahi Tuhan

Related Posts

Menyibak Dunia Wildlife dari Balik Teropong SMA IT DHBS di Nusantara Bird Race
GAYA HIDUP

Menyibak Dunia Wildlife dari Balik Teropong SMA IT DHBS di Nusantara Bird Race

Warga Keluhkan Lumpur Kotori Jalan Karimata Akibat Proyek Folder Tanjung Laut
WARTA

Warga Keluhkan Lumpur Kotori Jalan Karimata Akibat Proyek Folder Tanjung Laut

Kasus Laporan Palsu Nelayan Hilang di Bonles Berbuntut Panjang, Diperiksa Polisi
WARTA

Kasus Laporan Palsu Nelayan Hilang di Bonles Berbuntut Panjang, Diperiksa Polisi

Laporan Palsu, Nelayan Asal Bonles Ternyata Lagi Sembunyi Hindari Tagihan Utang
WARTA

Laporan Palsu, Nelayan Asal Bonles Ternyata Lagi Sembunyi Hindari Tagihan Utang

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang
WARTA

Pupuk Kaltim Salurkan Rp858,7 Juta untuk Pengendalian Stunting di Kota Bontang

Soal Lampu PJU Nyaris Roboh, Lurah Bonles: Sudah Kordinasi ke Dishub, Segera Ditangani
WARTA

Soal Lampu PJU Nyaris Roboh, Lurah Bonles: Sudah Kordinasi ke Dishub, Segera Ditangani

Next Post
Terharu Dapat Bantuan Kebakaran, Kosmas Doakan Bontang Diberkahi Tuhan

Terharu Dapat Bantuan Kebakaran, Kosmas Doakan Bontang Diberkahi Tuhan

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.