Dialektis.co
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home KABAR PARLEMEN DPRD Bontang

Winardi: Retribusi Sah, Tapi Jangan Sampai Warga Merasa Dijadikan Objek Bisnis

Redaksi by Redaksi
June 2, 2026
Winardi: Retribusi Sah, Tapi Jangan Sampai Warga Merasa Dijadikan Objek Bisnis

Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi (Foto/Ani)

Share on FacebookShare on Twitter

Dialektis.co – Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi mengapresiasi pemerintah yang memilih menempuh dialog dengan lembaga adat dalam menyikapi polemik retribusi wisata di Pelataran Bontang Kuala.

Pendekatan tersebut dinilai berhasil meredam perbedaan pandangan sekaligus menjaga hubungan baik antara pemerintah dan masyarakat.

Politisi PDI-P itu menyampaikan, bahwa retribusi merupakan instrumen fiskal yang sah dan menjadi bagian dari pendapatan daerah.

Namun, penerapannya harus mempertimbangkan penerimaan publik agar tidak menimbulkan kesan pemerintah sedang berbisnis dengan masyarakat.

“Retribusi itu sah secara fiskal untuk penagihan. Tapi jangan membuat kesan ini seperti kita berbisnis sama publik,” ujarnya dalam rapat gabungan Komisi DPRD Bontang, Selasa (2/5/2026).

Menurutnya, penetapan besaran retribusi memang dapat didasarkan pada kajian ilmiah dan teknis.

Namun, kata dia, ketika kebijakan tersebut diterapkan kepada masyarakat, pemerintah juga harus memperhatikan aspek sosial dan persepsi publik.

“Untuk menentukan itu kita punya kajian ilmiah, kajian teknis. Tapi begitu menerapkan angka per angka, kepala per kepala, ini harus pakai kajian publik. Tidak bisa lagi hanya pakai kajian akademis,” paparnya.

Winardi menilai, pendekatan tersebut penting agar kebijakan yang diterbitkan pemerintah tidak menimbulkan resistensi di lapangan.

Karena itu, keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lokal perlu menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan.

Dalam kesempatan itu, lanjutnya, Winardi secara khusus memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Bontang, yang tetap membuka ruang komunikasi dengan lembaga adat di tengah perdebatan yang sempat muncul.

“Saya apresiasi juga Pak Kadispopar, walau sempat ribut, tapi karena berjibaku sama lembaga adat akhirnya selesai dan bisa diterima,” tutup Winardi. (*).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Dialektis.co. Caranya dengan bergabung saluran Dialektis.co WhatsApp atau telegram di link https://t.me/+CNJcnW6EXdo5Zjg1 kemudian join.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Setwan Bontang 2026
ShareTweet
Previous Post

26 Peserta Terpilih Ikuti Pelatihan Animasi, Daftar Ulang Digelar 5 Juni

Next Post

Aneh, Diduga Mabuk Seorang Pria Manjat Pohon Mangga Tak Turun-turun di Tanjung Laut

Related Posts

Fraksi Golkar Tekankan Fiskal Terbatas Harus Tetap Berorientasi pada Kebutuhan Rakyat
DPRD Bontang

Fraksi Golkar Tekankan Fiskal Terbatas Harus Tetap Berorientasi pada Kebutuhan Rakyat

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PDIP Minta Pemkot Jelaskan Rinci Sumber PAD
DPRD Bontang

RAPBD Bontang 2027 Tertekan, Fraksi PDIP Minta Pemkot Jelaskan Rinci Sumber PAD

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Pemadaman Listrik Tuai Keluhan, Besok DPRD Bontang Panggil PLN

Joni Alla Padang Resmi Dilantik jadi Wakil Ketua DPRD Bontang
DPRD Bontang

Joni Alla Padang Resmi Dilantik jadi Wakil Ketua DPRD Bontang

Khawatir Bebani APBD, Rustam Minta Pemerintah Tidak Rekrut Honorer Lagi
DPRD Bontang

Setuju Biaya Parkir Progresif di Citimall Bontang, Rustam: Perawatan Fasilitas Harus Meningkat

Dewan Tinjau Proyek Polder Tanjung Laut, Kualitas Pengerjaan jadi Perhatian
VIDEO

Dewan Tinjau Proyek Polder Tanjung Laut, Kualitas Pengerjaan jadi Perhatian

Next Post
Aneh, Diduga Mabuk Seorang Pria Manjat Pohon Mangga Tak Turun-turun di Tanjung Laut

Aneh, Diduga Mabuk Seorang Pria Manjat Pohon Mangga Tak Turun-turun di Tanjung Laut

Discussion about this post

Follow Us

DIALEKTIS.CO
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KEBIJAKAN PRIVASI
  • DISCLAIMER
  • PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK
© 2022 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.
No Result
View All Result
  • HOME
  • WARTA
  • KABAR PARLEMEN
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
  • RAGAM
  • VIDEO

© 2021 DIALEKTIS.CO - Managed by Aydan Putra. All rights reserved.